Liputan6.com, Jakarta - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih hingga September 2026.
Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI),Senin, (26/10/2026), PT AKR Corporindo Tbk meraup pendapatan Rp 46,53 triliun hingga September 2026. Pendapatan Perseroan naik 43,63% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 32,39 triliun.
Beban pokok penjualan dan pendapatan naik 44,86% menjadi Rp 42,92 triliun hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 29,62 triliun. Seiring hal itu, laba bruto Perseroan bertambah 30,48% menjadi Rp 3,61 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,76 triliun.
Advertisement
Perseroan mencatat laba selisih kurs Rp 37,28 miliar hingga September 2026. Pada periode sama tahun sebelumnya, laba selisih kurs Perseroan Rp 7,08 miliar. Pendapatan usaha lainnya naik menjadi Rp 34,28 miliar hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 24,33 miliar. Beban usaha lainnya naik menjadi Rp 5,59 miliar dari sebelumnya Rp 3,59 miliar.
PT AKR Corporindo Tbk mencatat laba usaha naik 31,79% menjadi Rp 2,70 triliun hingga kuartal III 2026 dari kuartal III 2025 sebesar Rp 2,05 triliun.
Laba neto periode berjalan Perseroan naik 32,37% menjadi Rp 2,44 triliun hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,84 triliun.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 32,37% menjadi Rp 2,26 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,67 triliun.
Perseroan meraup laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 111,83 hingga September 2026 dari September 2025 sebesar Rp 83,50.
Total ekuitas Perseroan naik menjadi Rp 16,24 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 15,60 triliun. Liabilitas Perseroan naik menjadi Rp 22,38 triliun hingga 30 September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 20,95 triliun. Aset Perseroan naik menjadi Rp 38,63 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 36,56 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 5,97 triliun hingga 30 September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 6,40 triliun.
Direktur AKR Corporindo Lepas Saham AKRA, Ini Rinciannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
Sebelumnya, sejumlah direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melepas saham AKRA secara bertahap pada September 2026. Hal ini dilakukan dalam rangka divestasi.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, (9/9/2026), Direktur AKR Corporindo Bambang Soetino melepas saham AKRA secara bertahap dalam tiga kali transaksi pada 7 September dan 8 September 2026.
Pertama, ia melepas 538.000 saham AKRA dengan harga Rp 1.445 per saham pada 7 September 2026. Selanjutnya, pada 8 September 2026, ia melepas saham AKRA dalam dua kali transaksi masing-masing 199.700 dan 271.500 dengan saham Rp 1.480-Rp 1.475 per saham. Dengan demikian, total penjualan saham 999.200 dengan nilai Rp 1,47 miliar.
Setelah transaksi penjualan saham AKRA, ia memiliki 10.030.000 saham AKRA atau setara 0,05%. Sebelumnya, ia mengenggam 11.039.200 saham AKRA atau setara 0,055%.
Â
Advertisement
Transaksi Saham AKRA Lainnya
Selain itu, Direktur PT AKR Corporindo Tbk Nery Polim melepas saham AKRA dengan dua kali transaksi pada 8 September 2026. Pertama, ia melepas 250.000 dengan harga Rp 1.540 per saham. Kedua, Nery menjual 300.000 saham AKRA dengan harga Rp 1.530 per saham dengan harga Rp 1.530 per saham. Seiring aksi itu, Nery melepas 550.000 saham AKRA dengan nilai Rp 844 juta.
Setelah transaksi penjualan saham, ia memiliki 6.015.000 saham AKRA atau setara 0,03%. Sebelumnya, ia mengenggam 6.565.000 saham AKRA atau setara 0,033%.
Selanjutnya Direktur PT AKR Corporindo Tbk Jimmy Tandyo melepas saham AKRA dalam dua kali transaksi pada 7 dan 8 September 2026. Pada 7 September 2026, ia menjual 1.614.000 saham AKRA dengan harga Rp 1.450 per saham. Selanjutnya pada 8 September 2026, ia melepas 1.000.000 saham AKRA dengan harga Rp 1.500 per saham. Sehingga total saham AKRA yang dilepas 2.614.000 dengan nilai penjualan Rp 3,84 miliar.
Usai melepas saham AKRA, Jimmy Tandyo mengenggam 0,259% saham AKRA atau setra 52 juta saham. Sebelumnya, ia memiliki 54.614.000 saham AKRA atau 0,272%.
Adapun tujuan transaksi pelepasan saham AKRA itu untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3499496/original/097213200_1625220439-akra_2Utility_center_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274409/original/021986200_1672159993-8f557a33-f781-40cd-8613-36073eb01c65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4635089/original/050952500_1699055704-Peleburan_2.jpg)