Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mulai terbatas pada perdagangan saham sepekan, tepatnya pada 26-30 Oktober 2026. Laju IHSG sepekan akan dipengaruhi sentimen internal dan eksternal, salah satunya the Federal Reserve (the Fed).
"Sepekan ke depan,kami memperkirakan pergerakan IHSG mulai terbatas dengan level support 5.185 dan resistance 5.563,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana saat dihubungi Liputan6.com, ditulis Senin,(26/10/2026).
Ia menuturkan, IHSG sepekan akan dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, rilis kinerja emiten perbankan. Ia melihat dari sisi kinerja masih cenderung moderate tetapi diharapkan bisa memperbaiki dari pergerakan IHSG. Kedua, pasar masih mencermati dan memantau perkembangan MSCI terhadap Indonesia serta kinerja Self Regulatory Organization (SRO) apakah akan cenderung menjadikan sentimen positif ke depan.
Advertisement
“Ketiga, pada pekan ini ada FOMC Meeting, secara konsensus masih ada peluang untuk mempertahankan suku bunga, namun demikian seperti yang telah disampaikan the Federal Reserve masih hawkish bahkan akan menaikkan Fed Fund Rate setidaknya satu kali pada 2026,” tutur dia.
Sementara itu, Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji mengungkapkan sejumlah sentimen yang akan pengaruhi IHSG sepekan.
"Ada sejumlah sentimen yang perlu dicermati, terutama perkembangan komunikasi antara otoritas Indonesia dan MSCI, implementasi reformasi tata kelola pasar modal, serta pergerakan arus dana asing,” kata Nafan.
Selain itu, ia menuturkan, investor juga perlu mencermati stabilitas nilai tukar rupiah, October's Fed Funds Rate decision, pergerakan imbal hasil US Treasury, serta perkembangan inflasi domestik juga akan memengaruhi persepsi risiko investor terhadap aset Indonesia.
“Dari sisi domestik, investor perlu mencermati realisasi kinerja keuangan emiten kuartal III 2026 untuk menilai apakah pertumbuhan laba dan prospek fundamental perusahaan masih mampu menopang valuasi saham,” kata Nafan.
Sementara dari sisi global, ia mengatakan, dinamika geopolitik, pergerakan dolar Amerika Serikat (AS), dan harga komoditas juga berpotensi memengaruhi arus modal serta kinerja sejumlah sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG Sepekan Melonjak 4,9%, Investor Asing Lepas Saham Rp 6,67 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182878/original/054164800_1744109078-20250408-Penutupan_IHSG-HER_7.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan saham 19-23 Oktober 2026. Lonjakan IHSG sepekan ini, menurut analis terjadi di tengah ketidakpastian di pasar setelah penyedia indeks global MSCI membuka konsultasi soal potensi perubahan status pasar saham Indonesia.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu, (24/10/2026), IHSG sepekan menguat 4,9% menjadi 5.439,25 dari penutupan pekan lalu di 5.185,10. Sementara itu, kapitalisasi pasar saham melompat 4,66% menjadi Rp 9.583 triliun dari Rp 9.157 triliun pada pekan lalu.
Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji menuturkan, pergerakan IHSG pekan lalu masih diwarnai tingginya ketidakpastian pasar. Hal ini terutama setelah MSCI mengumumkan konsultasi terkait usulan reklasifikasi Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.
"Pengumuman itu meningkatkan kekhawatiran terhadap prospek arus modal asing, likuiditas perdagangan, serta daya tarik pasar saham Indonesia di mata investor global,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.
Meski demikian, ia menuturkan, IHSG sempat mengalami technical rebound usai terkoreksi tajam pada pekan lalu. Penguatan IHSG ini menunjukkan mulai munculnya aksi beli pada saham-saham yang telah mengalami penurunan signifikan, meski belum sepenuhnya mengindikasikan pulihnya kepercayaan investor.
Terkait pengumuman MSCI, ia menilai isu ini perlu dicermati secara serius karena berpotensi menimbulkan dampak struktural terhadap pasar modal Indonesia. Apabila Indonesia benar-benar direklasifikasi menjadi Standalone Market, terdapat risiko berkurangnya alokasi dana dari investor institusi global yang menggunakan indeks MSCI sebagai acuan investasi.
"Kondisi tersebut berpotensi memicu penyesuaian portofolio, meningkatkan tekanan jual asing, serta menekan likuiditas dan valuasi saham-saham berkapitalisasi besar. Namun, keputusan final belum diambil. MSCI masih membuka periode konsultasi hingga 30 April 2027 dan dijadwalkan mengumumkan keputusan final paling lambat 30 Juni 2027,” ujar Nafan.
Advertisement
Faktor Penting Memulihkan Kepercayaan Investor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755472/original/086144900_1778657370-2.jpg)
Oleh karena itu, ia menegaskan, langkah konkret pemerintah, OJK, dan BEI dalam meningkatkan transparansi kepemilikan saham, memperbaiki keterbukaan informasi, memperkuat pengawasan transaksi, serta menegakkan aturan secara konsisten akan menjadi faktor penting dalam memulihkan kepercayaan investor.
Hal senada dikatakan Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana. Ia menuturkan, pengumuman usulan MSCI bagi Indonesia yang akan diturunkan dari emerging market ke standalone market di mana hal ini membuat aksi jual besar-besaran di IHSG sehingga pada awal pekan lalu sempat mengalami trading halt. Ia menuturkan, dalam hal ini, OJK beserta BEI telah merespons dan menyatakan akan melanjutkan reformasi pasar modal dan juga transparansi tata kelola.
“Pemulihan IHSG setelah koreksi tajam yang kami perkirakan merupakan relief rebound setelah ada perubahan aturan Auto Rejecton Bawah atau ARB, di mana mulai adanya aksi buyback dari emiten-emiten khususnya perbankan dan juga mulai masuknya Danantara ke IHSG,” ujar Herditya.
Keputusan BI Membayangi IHSG
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755715/original/093935600_1778657614-1.jpg)
Ia menambahkan, sentimen IHSG lainnya berasal dari keputusan Bank Indonesia yang masih mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate masih bertahan pada level 5,75% dengan ada kenaikan deposit facility menjadi 5% di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.
Namun demikian, BI berkomitmen akan menjaga stabilitas nilai tukar dengan memperkuat instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan juga pasar spot.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga melompat 13,80% menjadi 1,95 juta kali transaksi, dibandingkan 1,72 juta kali transaksi pada pekan lalu. Kenaikan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang menguat 25,42% menjadi Rp 20,34 triliun dari Rp 16,22 triliun pada pekan lalu.
Di sisi lain, rata-rata volume transaksi harian tercatat 39,96 miliar saham, merosot 9,39% dibandingkan pekan lalu 44,10 miliar saham.
Investor asing masih mencatat aksi jual saham sepanjang pekan ini. Tercatat aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 6,67 triliun. Aksi jual saham oleh investor asing ini lebih besar dibandingkan pekan lalu Rp 3,19 triliun.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2935917/original/056992200_1570705752-20191010-IHSG-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4635089/original/050952500_1699055704-Peleburan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182873/original/071417500_1744109076-20250408-Penutupan_IHSG-HER_2.jpg)