IHSG Diprediksi Melesat, Cek Rekomendasi Saham 26 Oktober 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berpotensi menguat jika menembus level resistance 5.458. Berikut strategi rekomendasi saham-nya.

Diterbitkan 26 Oktober 2026, 07:13 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Senin, (26/10/2026). IHSG hari ini diprediksi naik jika mampu menembus level resistance 5.458. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melanjutkan kenaikan 0,95% ke 5.439, dan telah mencapai target penguatan minimal sebelumnya pada Jumat, 23 Oktober 2026, dan telah mencapai target penguatan minimal sebelumnya. Pada timeframe mingguan, IHSG naik 4,9%.

“Peluang penguatan lanjutan terbuka jika IHSG mampu menembus resistance 5.458, dengan target berikutnya di 5.561,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.

Ia mengatakan, untuk mewaspadai potensi koreksi ke posisi 5.350-5.827. Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.185,4.915 dan level resistance 5.460,5.563.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 5.185-5.590.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Buy on Weakness

Saham AMMN menguat 2,03% ke 4.030, didukung dominasi volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi AMMN saat ini berada pada bagian awal dari wave [i] dari wave C,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 3.770-3.990

Target Price: 4.270, 4.510

Stoploss: below 3.560

 

2.PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Buy on Weakness

Saham BULL menguat 6,21% ke 308, dengan volume pembelian yang masih dominan. Herditya menuturkan, saat ini, posisi BULL diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).

Buy on Weakness: 270-294

Target Price: 330, 358

Stoploss: below 246

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Buy on Weakness

Saham ENRG menguat 7,98% ke 880, dengan volume pembelian yang masih dominan meskipun mulai mengecil. “Selama masih mampu berada di atas 805 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave 1 dari wave (C),” kata Herditya.

Buy on Weakness: 835-860

Target Price: 910, 990

Stoploss: below 805

 

4.PT Gudang Garam Tbk (GGRM) - Trading Buy

Saham GGRM menguat 1,19% ke 16.950, didukung dominasi volume pembelian dan pergerakan harga di atas MA20. “Kami memperkirakan, posisi GGRM sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B),” ujar dia.

Trading Buy: 16.850-16.925

Target Price: 17.425, 17.850

Stoploss: below 16.750

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.