Liputan6.com, Jakarta Resep Tumis Buncis bisa menjadi pilihan praktis saat membutuhkan lauk sayur yang cepat dibuat, sehat, dan hemat. Buncis yang renyah dengan cita rasa gurih cocok disajikan bersama nasi hangat maupun berbagai lauk berprotein. Di dapur rumahan, hidangan ini juga dikenal sebagai cah buncis atau oseng buncis, dengan variasi bumbu yang bisa disesuaikan selera keluarga.
Agar hasil tumisan lebih menarik, ada satu langkah sederhana yang bisa diterapkan, yakni memblansir buncis sebentar sebelum ditumis. Teknik ini membantu buncis matang lebih merata sekaligus mempertahankan warna hijau dan teksturnya agar tetap renyah. Selain itu, pemilihan buncis segar dan pengaturan api selama memasak turut menentukan hasil akhir tumisan.
Dengan langkah yang tepat, tumis buncis dapat tersaji dalam waktu singkat tanpa kehilangan tekstur dan rasa alaminya. Berikut panduan mengolahnya dari Liputan6.com agar buncis tetap segar, renyah, dan berpadu sempurna dengan bumbu tumisan.
Advertisement
Sekilas tentang Tumis Buncis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353934/original/070407200_1789983651-01M31MN5CGT2QTT4KJ2VBGFFQR.jpg)
Tumis buncis merupakan olahan sederhana yang dimasak cepat dengan sedikit minyak dan bumbu aromatik, seperti bawang putih dan bawang merah. Teknik menumis sendiri berasal dari tradisi kuliner Tiongkok dan mengandalkan api besar agar bahan matang dengan cepat dan merata, seperti dijelaskan MasterClass. Buncis yang digunakan juga memiliki tekstur renyah dan relatif mudah diolah karena kultivar modern umumnya tidak lagi memiliki serat kasar, sebagaimana diterangkan Purdue Extension.
Beda Tumis Buncis dengan Cah dan Oseng
Sekilas, tumis buncis, cah buncis, dan oseng buncis terlihat serupa, tetapi karakter masakannya berbeda. Cah biasanya memiliki lebih banyak kuah atau cairan, sedangkan oseng cenderung lebih kering dengan cita rasa bumbu yang lebih kuat. Sementara itu, buncis rebus umumnya disajikan lebih sederhana sebagai lalapan.
Kandungan Gizi dan Manfaat Buncis
Buncis juga menarik dijadikan pilihan sayuran sehari-hari karena rendah kalori dan mengandung serat, vitamin C, vitamin A, serta sejumlah mineral. Healthline menyebut buncis juga mengandung berbagai senyawa tanaman yang mendukung nilai gizinya. Kandungan folat di dalamnya turut berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan, sementara serat membantu menjaga fungsi pencernaan, seperti dijelaskan WebMD dan Cleveland Clinic.
Info Resep Ringkas
- Porsi: 4 porsi
- Waktu persiapan: 15 menit
- Waktu masak: 10 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Advertisement
Resep Tumis Buncis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288143/original/030974900_1783304441-buncis.jpg)
Resep tumis buncis ini menghasilkan sayuran dengan warna hijau segar, tekstur tetap renyah, dan bumbu yang gurih. Sebelum ditumis, buncis diblansir sebentar agar lebih cepat matang saat dimasak bersama bumbu. Setelah itu, proses penumisan dilakukan dengan api besar dan waktu singkat supaya buncis tidak terlalu lembek.
Bahan-bahan Tumis Buncis
Bahan utama:
- 300 gram buncis segar, buang ujung dan seratnya, lalu potong serong sekitar 4 cm
- 3 siung bawang putih, iris tipis
- 5 butir bawang merah, iris tipis
- 2 buah cabai merah keriting, iris serong, opsional
- 2 sdm minyak goreng untuk menumis
Bumbu dan pelengkap:
- 2 sdm saus tiram
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu bubuk, opsional
- 100 ml air atau kaldu
Cara Membuat Tumis Buncis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493238/original/093330400_1770198385-Buncis_Bawang_Putih_Mentega_Kid-Friendly.jpg)
- Blansir buncis. Didihkan air dalam panci, kemudian tambahkan 1/2 sdt garam dan 1 sdt minyak. Masukkan buncis dan blansir selama sekitar 2 menit hingga warnanya berubah menjadi hijau cerah.
- Hentikan proses pemasakan. Angkat buncis dan segera rendam dalam air es selama 1 menit. Cara ini membantu menghentikan proses pemasakan sehingga tekstur buncis tetap renyah. Setelah itu, tiriskan hingga tidak ada banyak air yang tersisa.
- Panaskan minyak. Tuang 2 sdm minyak goreng ke dalam wajan, lalu panaskan dengan api besar hingga minyak terasa cukup panas dan tampak berkilau.
- Tumis bumbu aromatik. Masukkan bawang putih dan bawang merah. Tumis sambil terus diaduk hingga harum dan mulai layu.
- Masukkan cabai. Tambahkan irisan cabai merah keriting jika digunakan. Aduk sebentar hingga aromanya keluar.
- Masukkan buncis. Tambahkan buncis yang sudah ditiriskan. Aduk cepat dengan api besar selama sekitar 1 menit agar buncis tetap renyah.
- Bumbui. Tuangkan saus tiram, kemudian tambahkan garam, merica bubuk, gula pasir, dan kaldu bubuk jika digunakan. Aduk hingga seluruh bumbu tercampur rata.
- Tambahkan cairan. Tuang air atau kaldu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Masak hingga cairan menyusut dan bumbu meresap ke dalam buncis.
- Koreksi rasa. Cicipi tumisan dan sesuaikan rasa jika diperlukan. Hindari memasak terlalu lama agar buncis tidak kehilangan tekstur renyah dan warna hijaunya.
- Sajikan. Matikan api, lalu angkat tumis buncis. Sajikan segera selagi hangat bersama nasi putih dan lauk pendamping sesuai selera.
Tips agar Tumis Buncis Renyah dan Hijau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4994694/original/3500_1730956721-DALL__E_2024-11-07_12.10.22_-_A_pile_of_fresh_green_beans_on_a_clean_white_background._The_beans_are_bright_green__crisp__and_arranged_in_a_natural_pile._Some_beans_have_slight_wat.jpg)
Tekstur renyah dan warna hijau segar menjadi dua hal yang membuat tumis buncis terlihat lebih menggugah selera. Selain teknik memasak, kualitas buncis dan cara menyiapkannya sebelum masuk wajan juga berpengaruh pada hasil akhir. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
-
Pilih buncis yang benar-benar segar.
Pilih buncis yang terasa keras, ramping, dan patah dengan bunyi renyah saat dibengkokkan. Hindari buncis yang lemas, memiliki bercak cokelat, atau tampak menggembung karena bijinya sudah tua dan teksturnya cenderung lebih alot.
-
Blansir sebelum menumis.
Rebus buncis selama sekitar 2 menit dalam air mendidih, kemudian segera rendam dalam air es. Teknik ini membantu mempertahankan warna hijau sekaligus menjaga tekstur buncis tetap renyah. Neoh, dikutip dari Food Network, menjelaskan bahwa blansir dapat membantu mencegah sayuran berubah warna dan menjadi lembek sekaligus membuatnya matang lebih merata.
-
Keringkan buncis sebelum masuk wajan.
Setelah diblansir, pastikan buncis sudah ditiriskan dengan baik sebelum ditumis. Buncis yang masih terlalu basah dapat menghasilkan banyak uap ketika bertemu minyak panas sehingga proses menumis menjadi kurang optimal dan teksturnya lebih mudah lembek.
-
Gunakan api besar dan jangan memenuhi wajan.
Masak buncis dengan api besar agar panas wajan tetap terjaga. Hindari memasukkan terlalu banyak bahan sekaligus karena suhu wajan bisa turun dan buncis justru lebih banyak matang karena uap. The Woks of Life juga menekankan pentingnya menjaga wajan tetap panas untuk menghasilkan karakter aroma dan rasa khas dari proses menumis.
-
Aduk cepat dan hindari memasak terlalu lama.
Aduk buncis secara cepat dan merata agar seluruh bagian terkena panas serta bumbu. Segera angkat ketika buncis sudah matang tetapi masih terasa renyah dan warnanya tetap hijau cerah. Dengan begitu, tumis buncis tidak berubah menjadi terlalu lunak atau kehilangan kesegarannya.
Advertisement
Variasi Tumis Buncis yang Bisa Kamu Coba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311610/original/084329700_1785410487-8655442800893972778.jpeg)
Resep dasar tumis buncis cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan selera dan bahan yang tersedia di rumah. Teknik memasaknya tidak perlu diubah banyak, cukup tambahkan bahan atau bumbu sesuai variasi yang diinginkan.
-
Tambah protein.
Masukkan udang, bakso sapi, telur puyuh rebus, atau daging cincang setelah bumbu harum dan sebelum buncis ditambahkan. Selain memperkaya rasa, tambahan protein membuat tumis buncis lebih mengenyangkan dan cocok dijadikan lauk utama.
-
Versi pedas ala Sichuan.
Untuk rasa yang lebih berani, masak buncis hingga permukaannya sedikit berkerut dan kecokelatan sebelum menambahkan bumbu. Menurut Saveur, tumisan buncis bergaya Sichuan mengandalkan perpaduan rasa pedas dan aroma khas dari buncis yang dimasak hingga sedikit gosong.
-
Versi vegetarian.
Ganti saus tiram dengan saus jamur atau kecap asin, kemudian tambahkan tahu atau tempe goreng. Perpaduan tersebut tetap menghasilkan rasa gurih sekaligus membuat hidangan lebih mengenyangkan tanpa menggunakan bahan hewani.
Cara Menyimpan Tumis dan Buncis Mentah
Jika masih ada sisa tumis buncis, masukkan ke dalam wadah tertutup dan simpan di kulkas. Sebaiknya habiskan dalam dua hingga tiga hari dan panaskan kembali sebentar menggunakan wajan agar teksturnya tidak semakin lembek.
Sementara itu, buncis mentah sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan. Masukkan dalam kantong berlubang atau bungkus dengan tisu, kemudian letakkan di laci sayur kulkas agar kelembapannya tetap terkontrol dan buncis lebih tahan segar.
Dengan pemilihan buncis yang tepat, teknik blansir, dan proses menumis menggunakan api besar, kamu bisa mendapatkan tumis buncis yang tetap renyah, hijau, dan gurih. Resep dasarnya pun mudah dikembangkan menjadi berbagai variasi sesuai bahan yang tersedia di dapur.
Pertanyaan Seputar Buncis
1. Apakah buncis perlu direbus sebelum ditumis?
Buncis tidak wajib direbus sebelum ditumis, tetapi proses blansir selama sekitar 2 menit dapat membantu mempertahankan warna hijau dan membuat teksturnya lebih renyah. Setelah diblansir, segera rendam buncis dalam air es dan tiriskan sebelum dimasak.
2. Bagaimana cara memilih buncis yang masih segar?
Pilih buncis yang terasa keras, tampak segar, dan memiliki warna hijau merata. Buncis yang baik biasanya patah dengan mudah dan terasa renyah. Hindari buncis yang layu, berlendir, memiliki banyak bercak, atau terlihat terlalu menggembung.
3. Berapa lama buncis bisa disimpan di kulkas?
Buncis mentah sebaiknya disimpan dalam kondisi kering dan tidak dicuci terlebih dahulu. Masukkan ke dalam kantong berlubang atau bungkus dengan tisu, lalu simpan di laci sayur kulkas agar tetap segar. Sementara itu, tumis buncis yang sudah matang sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dihabiskan dalam dua hingga tiga hari.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426401/original/044620800_1764304062-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-28T112538.162.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360171/original/015599500_1790593922-Cek_Fakta_-_Sri_Mulyani_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290555/original/019424000_1753145219-1000011471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493236/original/031043500_1770198385-Buncis_Bawang_Putih_Goreng_Kriuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311607/original/050927900_1785410486-Gemini_Generated_Image_s2sbuos2sbuos2sb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360175/original/057798500_1790593976-DSC05331.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360177/original/066434800_1790594084-collage-1790593644574.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348426/original/025877700_1789442801-9c1d513f-eee9-4b65-bfe0-b2b966b31fda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349347/original/015874300_1789523576-anton-nikolov-A9LvHrHmiWo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360049/original/020657000_1790588604-kam-myers-V0u6h6BHwLU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760686/original/028550500_1709519432-fresh-squid_1339-6215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360133/original/000982400_1790592015-L1940337-F.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302553/original/050368900_1784593827-72ece33b-86ec-446f-a450-457c77f9b788.jpg)