Resep Buncis Cumi Saus Tiram Gurih yang Anti Alot

0(0)

Resep buncis cumi saus tiram yang gurih dan anti alot, lengkap dengan trik cumi empuk dan buncis renyah.

Diterbitkan 10 September 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta Resep buncis cumi saus tiram bisa menjadi pilihan praktis saat ingin menyajikan lauk yang gurih, kaya protein, sekaligus mengandung serat. Hidangan ini merupakan tumisan bergaya Tionghoa-Indonesia yang memadukan cumi bertekstur kenyal, buncis yang renyah, dan saus tiram dengan cita rasa gurih yang legit.

Kunci membuat menu ini terletak pada cara memasaknya. Cumi sebaiknya dimasak dalam waktu singkat agar tetap empuk dan tidak alot, sedangkan buncis cukup ditumis hingga matang tetapi tetap renyah dan berwarna segar. Bahannya pun mudah ditemukan sehingga cocok dijadikan menu makan siang atau makan malam keluarga.

Saus tiram, salah satu kunci cita rasa dalam resep ini, berasal dari tradisi kuliner Kanton di Tiongkok selatan dan kini banyak digunakan sebagai bumbu dalam masakan Asia. Perpaduan rasa asin, manis, dan umami yang kuat membuat tumisan cumi dan buncis terasa lebih gurih, bahkan ketika dibuat sendiri di rumah.

Sebelum mulai menyiapkan bahan, penting untuk mengetahui hal yang membuat tumis buncis cumi saus tiram berbeda dari olahan cumi lainnya. Perpaduan tekstur cumi yang kenyal, buncis yang renyah, serta saus yang gurih menjadi daya tarik utama hidangan ini.

Bahan-Bahan Buncis Cumi Saus Tiram

Bahan utama

  • 300 gram cumi segar, bersihkan dan potong cincin 1 cm
  • 200 gram buncis, siangi dan potong serong 3 cm
  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya

Bumbu dan saus

  • 4 sdm saus tiram
  • 1 sdm saus sambal (opsional)
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/4 buah bawang bombay, iris kasar
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • 1/2 sdt lada putih bubuk
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 sdt minyak wijen
  • 100 ml air
  • 1 sdt tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air
  • 1/4 sdt garam
  • 2 sdm minyak goreng

Pelengkap

  • 1 batang daun bawang, iris serong
  • 1 buah cabai merah besar, iris serong (opsional)

Cara Membuat Buncis Cumi Saus Tiram

  1. Lumuri cumi dengan air jeruk nipis dan 1/4 sdt garam, diamkan 10 menit, lalu bilas dan tiriskan hingga benar-benar kering.
  2. Didihkan air, masukkan buncis, dan blansing selama 2-3 menit hingga warnanya hijau cerah.
  3. Angkat buncis, segera rendam dalam air es beberapa menit, lalu tiriskan.
  4. Panaskan 1 sdm minyak dengan api besar, tumis cumi cepat selama 1-2 menit hingga berubah warna dan matang, lalu angkat dan sisihkan.
  5. Panaskan sisa minyak, tumis bawang putih, bawang bombay, dan jahe hingga harum.
  6. Masukkan saus tiram, saus sambal, lada putih, dan gula, aduk rata.
  7. Tuang air, masak hingga mendidih, lalu tuang larutan maizena sambil diaduk hingga saus mengental.
  8. Masukkan kembali cumi bersama buncis, aduk cepat hingga seluruh bahan terbalut saus, sekitar 1 menit.
  9. Tambahkan minyak wijen, daun bawang, dan irisan cabai merah, aduk sebentar lalu koreksi rasa.
  10. Angkat dan sajikan Buncis Cumi Saus Tiram selagi hangat bersama nasi putih.

Tips agar Cumi Empuk dan Buncis Tetap Renyah

Rahasia agar cumi tidak alot

Tekstur cumi sangat dipengaruhi oleh durasi memasak. Jika dimasak terlalu lama, protein pada cumi dapat mengencang sehingga teksturnya menjadi alot dan menyerupai karet. Untuk tumisan, cumi sebaiknya dimasak dalam waktu singkat dengan api besar, sekitar 1–2 menit, kemudian segera diangkat.

Melansir dari La Cucina Italiana, kesegaran bahan juga menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan cumi yang empuk dan tidak alot. Pilih cumi yang matanya bening, dagingnya kenyal, dan beraroma laut, bukan amis menyengat. Keringkan cumi sebelum ditumis supaya cepat matang dan tidak berair.

Menjaga buncis tetap renyah dan hijau

Rahasia buncis tetap renyah bisa dilakukan dengan teknik blansing. Melansir dari The Kitchn, buncis direbus sebentar selama sekitar 2–3 menit, kemudian segera dipindahkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan. Cara ini membantu mempertahankan warna hijau cerah sekaligus menjaga teksturnya tetap renyah dan tidak lembek.

Setelah direndam dalam air es, tiriskan buncis hingga tidak terlalu berair. Untuk tumisan, masukkan buncis menjelang akhir proses memasak agar teksturnya tetap renyah saat disajikan.

Menakar saus tiram agar pas

Melansir dari Lee Kum Kee, saus tiram dan saus lainnya sebaiknya ditambahkan menjelang akhir proses memasak, setelah bahan-bahan utama cukup matang. Cara ini memungkinkan saus tercampur dan meresap dengan baik ke dalam bahan.

Sementara itu, Food Republic menjelaskan bahwa saus tiram memiliki perpaduan rasa asin, manis, dan umami yang kuat sehingga dapat memberikan kedalaman rasa pada tumisan. Karena sudah memiliki rasa asin, sebaiknya jangan langsung menambahkan garam. Cicipi masakan terlebih dahulu, kemudian koreksi rasa jika masih diperlukan.

Beberapa kesalahan umum yang perlu Anda hindari:

  • Memasak cumi terlalu lama sehingga alot; cukup 1-2 menit lalu angkat.
  • Menumis cumi dalam keadaan basah yang membuat wajan berair dan cumi sulit matang merata.
  • Merebus buncis kelewat lama hingga warnanya pudar dan teksturnya lembek.
  • Menuang saus tiram terlalu awal sampai gosong dan aromanya hilang.
  • Menggarami di awal padahal saus tiram sudah membawa rasa asin.

Variasi dan Substitusi

Resep ini fleksibel dan mudah disesuaikan dengan isi kulkas maupun selera keluarga.

  • Versi pedas: tambahkan 5-6 cabai rawit atau satu sendok makan saus sambal untuk mendekati profil cumi saus Padang buncis. Cukup satu sentuhan agar rasa saus tiram tidak tertutup.
  • Versi tanpa saus tiram hewani: ganti dengan saus tiram nabati berbahan jamur supaya tetap ramah untuk vegetarian. Rasanya tetap umami meski sedikit lebih ringan.
  • Ganti atau tambah sayur: buncis bisa dipadukan atau diganti brokoli, kapri, atau paprika. Sesuaikan waktu blansing mengikuti ketebalan sayur.

Cara Menyimpan Sisa Buncis Cumi Saus Tiram

Simpan sisa tumisan dalam wadah tertutup di dalam kulkas dan sebaiknya segera dihabiskan karena cumi termasuk seafood yang kualitasnya mudah menurun. Saat akan dihangatkan, panaskan sebentar dengan api sedang hingga tinggi agar cumi tidak terlalu lama terkena panas dan teksturnya tetap nyaman dimakan.

Jika saus mulai mengering, tambahkan sedikit air saat memanaskannya kembali agar tumisan tidak terlalu kering. Hindari memanaskan makanan berulang kali karena paparan panas berulang dapat membuat tekstur cumi semakin keras.

Dengan bahan sederhana dan teknik memasak yang tepat, resep buncis cumi saus tiram dapat menjadi menu praktis, gurih, dan bergizi untuk keluarga. Sesuaikan takaran saus dengan selera dan sajikan selagi hangat agar rasanya lebih nikmat.

Pertanyaan Seputar Resep Buncis Cumi Saus Tiram Gurih

Bagaimana agar cumi tidak alot saat dimasak?

Cumi sebaiknya dimasak dalam waktu singkat dengan api besar. Setelah teksturnya matang, segera angkat agar tidak terlalu lama terkena panas.

Apakah buncis perlu direbus sebelum ditumis?

Buncis bisa diblansing terlebih dahulu selama sekitar 2–3 menit, kemudian direndam dalam air es. Cara ini membantu mempertahankan warna dan teksturnya agar tetap renyah.

Kapan saus tiram sebaiknya ditambahkan?

Saus tiram sebaiknya dimasukkan menjelang akhir proses memasak. Dengan begitu, bumbu dapat tercampur dan meresap dengan baik ke dalam cumi serta buncis.

Apakah perlu menambahkan garam ke dalam tumisan?

Tidak selalu. Saus tiram sudah memiliki rasa asin dan gurih, sehingga sebaiknya cicipi masakan terlebih dahulu sebelum menambahkan garam.

Apa yang membuat buncis cumi saus tiram terasa lebih gurih?

Perpaduan cumi, buncis, saus tiram, bawang, dan bumbu pelengkap menghasilkan rasa gurih yang kuat. Penggunaan saus tiram secukupnya juga membantu memberikan cita rasa umami pada tumisan.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6