9 Tanaman yang Beraroma Wangi di Malam Hari, Intip Tips Penataan dan Perawatannya

Tanaman yang beraroma wangi di malam hari bisa ditata di teras dan taman dengan cara perawatan sederhana.

Diterbitkan 09 September 2026, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman yang beraroma wangi di malam hari bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan aroma alami di sekitar rumah. Beberapa jenis tanaman mulai mengeluarkan aroma lebih kuat setelah matahari terbenam, sementara jenis lain membuka bunga pada malam hari. Karena itu, pemilihan dan penempatan tanaman menjadi penting agar aromanya bisa dinikmati di waktu yang tepat.

Untuk menanamnya juga tidak selalu membutuhkan halaman luas. Pot, rak tanaman, pagar, teras, hingga area dekat jendela bisa dimanfaatkan sesuai ukuran dan karakter pertumbuhannya. Namun, setiap jenis memiliki kebutuhan cahaya, air, serta waktu berbunga yang berbeda sehingga penempatannya perlu disesuaikan dengan kondisi rumah.

Lantas, tanaman apa saja yang mengeluarkan aroma wangi pada malam hari dan bagaimana cara menempatkannya agar aromanya lebih mudah dinikmati? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya, Rabu (9/9).

1. Sedap Malam Bisa Ditempatkan Dekat Teras

Sedap malam termasuk tanaman yang aromanya semakin terasa pada malam hari. Bunganya tumbuh pada tangkai dan dapat ditempatkan dalam pot atau langsung di area tanam. Aroma bunga biasanya menjadi salah satu alasan tanaman ini dipilih untuk taman rumah. Sumber hortikultura juga mencatat bahwa aroma sedap malam menguat pada malam hari.

Untuk rumah dengan lahan terbatas, gunakan pot yang cukup untuk perkembangan akarnya. Letakkan di area yang memperoleh cahaya matahari dan tidak terhalang benda tinggi sepanjang hari. Posisi dekat teras bisa dipilih agar aromanya lebih mudah dinikmati ketika keluarga berada di luar ruangan.

Perawatan dapat dilakukan dengan menjaga media tanam tidak terus-menerus basah. Siram ketika kondisi media mulai mengering dan buang bagian tanaman yang sudah tidak diperlukan. Setelah berbunga, perhatikan kembali kondisi tanaman sebelum menentukan penyiraman berikutnya.

2. Melati Cocok Diletakkan Dekat Jendela

Melati dikenal sebagai salah satu tanaman yang memiliki aroma bunga dan dapat ditanam di sekitar rumah. Beberapa jenis melati mengeluarkan aroma yang lebih terasa menjelang malam. Tanaman ini bisa diarahkan tumbuh pada pagar atau penyangga sehingga tidak mengambil banyak ruang di lantai.

Jika ingin menikmati aromanya dari dalam rumah, letakkan tanaman dekat jendela atau pintu yang sering dibuka pada malam hari. Hindari menempatkannya di jalur lalu lintas agar ranting tidak mudah tersenggol. Posisi tersebut juga memudahkan proses pemangkasan.

Penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi media. Pastikan air tidak menggenang di dalam pot. Pangkas bagian yang tumbuh terlalu panjang agar bentuk tanaman tetap terarah dan ruang di sekitar jendela tidak tertutup.

3. Arumdalu Mengeluarkan Aroma Setelah Gelap

Arumdalu atau Cestrum nocturnum dikenal sebagai tanaman dengan aroma yang lebih kuat setelah malam tiba. Tanaman ini berbeda dari melati meskipun kerap disebut night-blooming jasmine. Aromanya dapat menyebar cukup jauh sehingga penempatan perlu dipikirkan sebelum tanaman ditanam di dekat ruang duduk.

Untuk halaman kecil, arumdalu bisa dipelihara dalam pot agar pertumbuhannya lebih mudah dikendalikan. Letakkan beberapa langkah dari tempat duduk atau pintu masuk. Dengan begitu, aroma tetap bisa dinikmati tanpa terlalu terkonsentrasi pada satu titik.

Perhatikan pertumbuhan cabangnya secara berkala. Pangkas bagian yang mulai memenuhi jalur atau mengarah ke area yang tidak diinginkan. Tanaman yang ditanam dalam pot juga perlu diperiksa kondisi medianya agar kebutuhan air tetap sesuai.

4. Wijaya Kusuma Bisa Menjadi Tanaman Pengisi Sudut

Wijaya kusuma memiliki pola berbunga yang berbeda dari banyak tanaman taman. Bunganya dapat mekar pada malam hari dan biasanya bertahan dalam waktu terbatas. Kondisi tersebut membuat tanaman ini menarik bagi orang yang ingin menikmati proses bunga membuka setelah malam tiba.

Tanaman ini dapat ditempatkan dalam pot di teras atau sudut halaman yang mendapat cahaya cukup. Pilih lokasi yang mudah dilihat karena bunga hanya muncul dalam waktu tertentu. Area yang tidak terlalu sering dilewati juga membantu mengurangi risiko tanaman tersenggol.

Karena termasuk kelompok kaktus, penyiraman tidak perlu dilakukan terus-menerus. Periksa kondisi media sebelum memberikan air. Gunakan wadah yang memiliki lubang pembuangan agar air tidak tertahan terlalu lama di sekitar akar.

5. Moonflower Cocok untuk Pagar dan Pergola

Moonflower atau Ipomoea alba merupakan tanaman merambat yang bunganya dapat membuka pada malam hari dan memiliki aroma. Tanaman ini bisa digunakan pada pagar, pergola, atau penyangga sederhana. Pola tumbuhnya membuat tanaman lebih sesuai untuk area yang memiliki ruang vertikal.

Sediakan penyangga sejak awal agar arah pertumbuhannya mudah diatur. Jangan membiarkan sulur menyebar ke kabel, talang, atau bagian rumah yang sulit dijangkau. Penempatan dekat area duduk dapat membantu aroma lebih mudah dinikmati.

Penyiraman dilakukan dengan memperhatikan kondisi media dan cuaca. Bagian yang tumbuh keluar dari area penyangga bisa diarahkan kembali atau dipangkas. Perawatan rutin membuat tanaman tidak mengambil ruang yang seharusnya digunakan untuk aktivitas lain.

6. Bunga Pukul Empat Bisa Mengisi Halaman Rumah

Bunga pukul empat atau Mirabilis jalapa dikenal dengan bunga yang mulai terbuka menjelang sore hingga malam. Tanaman ini bisa dipilih untuk area halaman karena waktu berbunga sesuai dengan saat keluarga mulai beraktivitas setelah pekerjaan selesai. Aroma bunganya juga dapat menjadi bagian dari taman malam.

Tanam dalam kelompok kecil jika ingin mengisi bagian tertentu dari halaman. Berikan jarak agar setiap tanaman memiliki ruang untuk tumbuh. Pot juga bisa digunakan jika jumlah tanaman ingin dibatasi dan lokasi tanam sering berubah.

Setelah bunga dan bagian tanaman mulai mengering, bersihkan bagian tersebut agar area tetap mudah dirawat. Penyiraman dilakukan sesuai kondisi media. Hindari memberikan air berlebihan ketika media masih basah.

7. Gardenia Bisa Ditempatkan Dekat Area Duduk

Gardenia atau kacapiring memiliki bunga dengan aroma yang dapat terasa lebih kuat pada malam hari. Tanaman ini bisa ditempatkan dekat teras, jendela, atau jalur menuju pintu rumah. Beberapa sumber menyebut gardenia sebagai salah satu tanaman yang aromanya lebih terasa setelah matahari terbenam.

Untuk area kecil, gunakan pot dan letakkan di tempat yang memperoleh cahaya sesuai kebutuhan tanaman. Hindari memindahkan pot terlalu sering karena perubahan lokasi dapat membuat tanaman membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

Perhatikan kelembapan media tanpa membuat air tertahan. Bersihkan bunga yang sudah selesai dan periksa daun secara berkala. Perawatan seperti ini membantu tanaman tetap terjaga tanpa membutuhkan perlakuan yang rumit.

8. Kenanga Bisa Menjadi Pilihan untuk Halaman

Kenanga merupakan tanaman yang bunganya dikenal memiliki aroma dan sering digunakan sebagai bahan pewangi. Tanaman ini lebih sesuai ditempatkan di halaman yang memiliki ruang karena pertumbuhannya bisa membutuhkan area lebih luas dibanding tanaman pot berukuran kecil.

Jika halaman terbatas, pilih lokasi yang tidak mengganggu jalur masuk atau tempat menjemur pakaian. Jarak dari pintu dan jendela bisa disesuaikan agar aroma tidak terkumpul pada satu ruangan.

Periksa kondisi tanah dan kebutuhan air secara berkala. Bagian yang tumbuh terlalu panjang dapat dipangkas untuk mengarahkan bentuk tanaman. Daun atau bunga yang jatuh juga sebaiknya segera dibersihkan agar halaman tetap mudah digunakan.

9. Melati Madagaskar Cocok untuk Area Vertikal

Melati Madagaskar atau Stephanotis floribunda merupakan tanaman merambat dengan bunga yang memiliki aroma. Tanaman ini bisa diarahkan pada penyangga sehingga cocok untuk area vertikal seperti pagar atau pergola. Gardening Australia memasukkannya sebagai salah satu tanaman dengan bunga beraroma untuk taman yang dinikmati setelah matahari terbenam.

Pilih penyangga yang kokoh dan atur arah sulur sejak tanaman mulai tumbuh. Jangan membiarkan tanaman menjalar ke bagian rumah yang sulit dijangkau. Penempatan dekat area duduk dapat membantu penghuni rumah menikmati aromanya ketika malam.

Perawatan utamanya dilakukan dengan memperhatikan cahaya, air, dan arah pertumbuhan. Pot perlu memiliki lubang pembuangan. Pangkas bagian yang terlalu panjang dan arahkan sulur kembali ke penyangga agar tanaman tetap berada pada ruang yang sudah disiapkan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman yang Beraroma Wangi di Malam Hari

Apa tanaman yang paling wangi di malam hari?

Sedap malam dan arumdalu termasuk tanaman yang dikenal mengeluarkan aroma kuat pada malam hari. Melati dan beberapa tanaman berbunga malam juga bisa menjadi pilihan.

Tanaman apa yang mengeluarkan wangi pada malam hari?

Beberapa pilihannya adalah sedap malam, melati, arumdalu, wijaya kusuma, moonflower, bunga pukul empat, gardenia, kenanga, kacapiring, dan melati Madagaskar.

Di mana sebaiknya tanaman wangi malam diletakkan?

Letakkan dekat teras, jendela, pintu, atau jalur yang sering dilewati. Tanaman dengan aroma kuat sebaiknya diberi jarak dari area duduk agar aromanya tidak terlalu terkonsentrasi.

Apakah tanaman wangi malam bisa ditanam dalam pot?

Bisa. Sedap malam, wijaya kusuma, gardenia, dan beberapa jenis melati dapat dipelihara dalam pot dengan menyesuaikan ukuran wadah dan kebutuhan tanaman.

Bagaimana cara merawat tanaman yang beraroma wangi?

Perawatan dimulai dari memilih lokasi yang sesuai, memberikan air berdasarkan kondisi media, memastikan pembuangan air berjalan baik, serta memangkas bagian yang tumbuh tidak terarah. Setiap jenis tanaman tetap memiliki kebutuhan yang berbeda.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6