Cara Memanfaatkan Lorong Sempit di Samping Rumah untuk Menanam Sayuran dan Tanaman Hias

Lorong sempit di samping rumah bisa disulap menjadi kebun mini yang asri dengan rak vertikal, pot gantung, serta sayuran dan tanaman hias yang hemat tempat.

Diterbitkan 09 September 2026, 12:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Punya lorong sempit di samping rumah yang selama ini hanya menjadi tempat menyimpan barang atau dibiarkan kosong? Jangan buru-buru menganggap area tersebut tidak bisa dimanfaatkan. Dengan penataan yang tepat, lorong sempit justru dapat diubah menjadi kebun mini yang dipenuhi sayuran segar sekaligus tanaman hias.

Tidak perlu memiliki halaman luas untuk membuat area hijau di rumah. Rak bertingkat, pot gantung, hingga wadah bekas yang masih layak pakai bisa menjadi solusi untuk memaksimalkan ruang terbatas. Selain membuat rumah terlihat lebih asri, tanaman sayuran juga bisa dipanen untuk kebutuhan dapur sehari-hari. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Rabu (9/9/2026). 

Ukur Lorong Sebelum Mulai Menanam

Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah mengukur lebar dan panjang lorong. Hal ini penting agar pot, rak, maupun media tanam tidak membuat jalan menjadi terlalu sempit.

Sisakan ruang yang cukup untuk berjalan dan merawat tanaman. Jika lorong hanya memiliki lebar terbatas, pilih sistem tanam vertikal sehingga area ke atas dapat dimanfaatkan tanpa mengambil terlalu banyak ruang di lantai.

Manfaatkan Rak Bertingkat untuk Menghemat Tempat

Rak bertingkat menjadi salah satu pilihan praktis untuk lorong sempit. Beberapa pot dapat disusun secara vertikal sehingga satu area kecil mampu menampung lebih banyak tanaman.

Bagian bawah rak bisa digunakan untuk tanaman yang membutuhkan ruang lebih besar, sedangkan tingkat atas dapat diisi tanaman kecil. Pilih rak yang kokoh dan tahan terhadap air agar dapat digunakan dalam waktu lama.

Gunakan Pot Gantung untuk Memanfaatkan Dinding

Dinding kosong di samping rumah juga jangan dibiarkan begitu saja. Pot gantung atau planter yang dipasang secara vertikal dapat membuat lorong lebih hijau tanpa mengurangi banyak ruang untuk berjalan.

Tanaman seperti sirih gading, lili paris, atau tanaman hias berukuran kecil dapat ditempatkan di bagian ini. Untuk sayuran, beberapa jenis tanaman yang tidak membutuhkan ruang terlalu besar juga dapat ditanam menggunakan wadah vertikal.

Pilih Sayuran yang Cocok untuk Lahan Sempit

Tidak semua sayuran membutuhkan lahan luas. Untuk lorong samping rumah, pilih tanaman yang masa panennya relatif cepat dan dapat tumbuh dalam pot.

Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain kangkung, bayam, sawi, pakcoy, daun bawang, cabai, dan selada. Gunakan pot atau wadah yang sesuai dengan ukuran tanaman agar akar tetap memiliki ruang untuk berkembang.

Jika ingin lebih hemat, wadah bekas seperti ember, botol plastik besar, atau kotak bekas dapat dimanfaatkan sebagai tempat menanam selama sudah dibersihkan dan memiliki lubang drainase.

 

Sisipkan Tanaman Hias agar Lorong Tidak Terlihat Kaku

Selain sayuran, tambahkan tanaman hias untuk membuat lorong terasa lebih hidup. Tanaman dengan bentuk daun menarik dapat menjadi elemen dekorasi alami tanpa membutuhkan banyak perabot tambahan.

Tanaman seperti aglaonema, sirih gading, monstera berukuran kecil, atau lidah mertua dapat menjadi pilihan, tergantung kondisi cahaya di lorong.

Kombinasikan tanaman berdaun hijau dengan beberapa tanaman yang memiliki warna daun berbeda agar tampilan kebun mini tidak monoton.

Perhatikan Cahaya Matahari

Sebelum menentukan jenis tanaman, perhatikan seberapa banyak cahaya matahari yang masuk ke lorong. Ada lorong yang mendapatkan sinar matahari hampir sepanjang hari, tetapi ada pula yang hanya memperoleh cahaya beberapa jam.

Tanaman sayuran umumnya membutuhkan cahaya yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Sementara itu, beberapa tanaman hias lebih toleran terhadap kondisi teduh.

Dengan menyesuaikan tanaman berdasarkan kondisi cahaya, perawatan akan lebih mudah dan tanaman memiliki peluang tumbuh lebih baik.

Atur Tanaman Berdasarkan Kebutuhan Air

Jangan menempatkan semua tanaman secara sembarangan. Kelompokkan tanaman berdasarkan kebutuhan airnya agar penyiraman lebih praktis.

Tanaman yang membutuhkan penyiraman lebih sering dapat diletakkan berdekatan. Sementara tanaman yang tidak terlalu membutuhkan banyak air sebaiknya ditempatkan di area berbeda.

Cara sederhana ini dapat menghemat waktu sekaligus mencegah tanaman mengalami kelebihan air.

Buat Lorong Tetap Rapi dan Tidak Becek

Area samping rumah biasanya menjadi jalur air hujan sehingga masalah genangan perlu diperhatikan. Pastikan setiap pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang di sekitar akar.

Jangan menutup seluruh permukaan lantai dengan pot. Sisakan jalur untuk berjalan dan pastikan saluran air tetap terbuka.

Jika menggunakan banyak pot, susun dengan jarak yang cukup agar area mudah dibersihkan dan tidak menjadi tempat menumpuknya daun kering atau kotoran.

Gunakan Konsep Kebun Vertikal untuk Lorong Super Sempit

Jika luas lantai benar-benar terbatas, konsep kebun vertikal bisa menjadi solusi utama. Manfaatkan rak, dinding, pagar, atau struktur vertikal untuk menempatkan tanaman.

Susun tanaman dari bawah ke atas dengan mempertimbangkan ukuran dan kebutuhan cahaya masing-masing. Selain hemat tempat, kebun vertikal juga bisa menjadi dekorasi yang membuat sisi rumah terlihat lebih menarik.

Tambahkan Lampu agar Lorong Lebih Menarik di Malam Hari

Lorong samping rumah juga bisa dibuat lebih nyaman dengan tambahan lampu sederhana. Lampu dinding atau lampu dekorasi berukuran kecil dapat membuat area terlihat lebih rapi ketika malam.

Namun, jangan memasang terlalu banyak dekorasi karena tujuan utama lorong tetap sebagai jalur akses dan area perawatan tanaman. Pilih elemen yang sederhana agar tidak membuat ruang terasa semakin sempit.

Tips agar Kebun Mini di Lorong Samping Rumah Tidak Merepotkan

Kunci utama memanfaatkan lorong sempit adalah jangan terlalu banyak memasukkan tanaman. Area yang terlalu penuh justru membuat perawatan sulit dan rumah terlihat berantakan.

Pilih beberapa jenis tanaman yang benar-benar dibutuhkan. Gunakan wadah dengan ukuran seragam jika menginginkan tampilan lebih rapi dan manfaatkan ruang vertikal sebanyak mungkin.

Dengan penataan yang tepat, lorong kecil di samping rumah tidak hanya menjadi area kosong. Ruang tersebut dapat berubah menjadi kebun mini yang menghasilkan sayuran sekaligus mempercantik suasana rumah.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Menanam di Lorong Sempit

Apakah lorong sempit bisa digunakan untuk menanam sayuran?

Bisa. Lorong sempit dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran menggunakan pot, polybag, rak bertingkat, maupun sistem vertikal. Pilih tanaman yang sesuai dengan ukuran ruang dan kondisi cahaya.

Sayuran apa yang cocok ditanam di lorong rumah?

Kangkung, bayam, sawi, pakcoy, selada, daun bawang, dan cabai dapat menjadi beberapa pilihan. Sesuaikan jenis tanaman dengan intensitas cahaya matahari yang tersedia.

Bagaimana cara menanam banyak tanaman di lahan sempit?

Gunakan rak bertingkat, pot gantung, dan sistem kebun vertikal. Cara tersebut memungkinkan tanaman disusun ke atas sehingga tidak terlalu banyak menggunakan area lantai.

Apakah tanaman hias bisa dicampur dengan sayuran? 

Bisa. Tanaman hias dapat ditempatkan di antara tanaman sayuran selama kebutuhan cahaya, air, dan ruangnya sesuai. Kombinasi tersebut juga membuat lorong terlihat lebih hijau dan dekoratif.

Bagaimana agar lorong tidak terlihat berantakan?

Gunakan pot dengan ukuran atau model yang seragam, susun tanaman berdasarkan tinggi, dan sisakan jalur berjalan. Hindari menempatkan terlalu banyak tanaman dalam satu area.

Apakah wadah bekas bisa digunakan untuk menanam?

Bisa, selama wadah masih aman digunakan, sudah dibersihkan, dan memiliki lubang drainase. Wadah bekas dapat menjadi alternatif hemat untuk membuat kebun mini di lorong rumah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6