Kronologi Dua Pendaki Hilang di Gunung Agung

Satu-satunya petunjuk pencarian adalah tongkat milik salah satu pendaki.

Diterbitkan 09 September 2026, 13:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR gabungan mengerahkan tiga unit operasi untuk melacak keberadaan dua pendaki muda yang dilaporkan hilang saat menuruni Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali. Kedua korban adalah Piqri Zaenal Abidin (20) dan Lorenzo Regiraldo Tawang (23). Keduanya diperkirakan terjebak di kawasan hutan pada ketinggian 2.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

​Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Kedua pendaki memulai perjalanan via jalur Pura Pasar Agung, Kecamatan Selat, pada Selasa (8/9/2026) pukul 02.00 WITA. Diduga kuat kehilangan arah saat perjalanan turun pukul 17.30 WITA. Upaya komunikasi dengan korban hingga kini masih nihil.

"Laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari pelapor A. A. Sg. Istri Paramita pada Rabu (9/9/2026) pukul 08.25 WITA," ujar Sidakarya, Rabu (9/9/2026).

Sidakarya melanjutkan, satu-satunya petunjuk awal di lapangan adalah ditemukannya tongkat milik salah satu pendaki di ketinggian 2.854 mdpl. Guna mempercepat evakuasi, operasi penyisiran membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

"Regu pertama, bergerak dari jalur pendakian utama menyisir ke arah puncak. Sedangkan regu ke dua, menyisir dari area Embung Telung Buana ke arah atas gunung. Dan regu ke tiga siaga dan menyokong pemetaan area berpotensi tinggi lainnya," tambahnya

Operasi pencarian ini dihadapkan pada cuaca yang dinamis, dibayangi hujan ringan, awan tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar 8 kilometer, serta kontur Gunung Agung yang amat terjal.

​"Pencarian terhadap kedua pendaki terus difokuskan dengan mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang ada di lapangan, sambil tetap memperhitungkan keselamatan personel dari ancaman medan terjal dan cuaca ekstrem," tegas Sidakarya

​Operasi SAR berskala besar ini mengintegrasikan kekuatan Pos SAR Karangasem, BPBD Karangasem, TNI/Polri lokal, Damkar, Puskesmas Selat, hingga pemandu KUPS lokal Pasar Agung.