Liputan6.com, Jakarta - Area di bawah kasur sering dianggap sebagai tempat penyimpanan tambahan yang praktis, terutama ketika kamar memiliki ruang terbatas. Daripada dibiarkan kosong, bagian tersebut kerap digunakan untuk menyimpan berbagai barang seperti pakaian, sepatu, koper, buku, hingga barang-barang yang jarang digunakan. Kebiasaan ini memang bisa membantu menghemat tempat, tetapi bukan berarti semua benda aman diletakkan di bawah kasur. Kondisi yang minim sirkulasi udara, mudah berdebu, dan terkadang lembap membuat area ini tidak cocok untuk menyimpan barang tertentu dalam waktu lama.
Jika salah memilih barang, penyimpanan di bawah kasur justru dapat menimbulkan masalah yang tidak langsung terlihat. Barang tertentu bisa lebih cepat berdebu, berjamur, berbau apek, mengalami kerusakan, atau bahkan menarik perhatian serangga dan hama. Selain itu, terlalu banyak barang yang disimpan di bawah kasur juga dapat membuat area tersebut sulit dibersihkan sehingga debu dan kotoran semakin menumpuk. Karena itu, penting untuk memilah barang sebelum menjadikan kolong kasur sebagai ruang penyimpanan.
Mengetahui benda yang sebaiknya tidak diletakkan di bawah kasur dapat membantu menjaga barang tetap awet sekaligus membuat kamar lebih bersih dan nyaman. Beberapa di antaranya mungkin terdengar sepele dan bahkan sering dilakukan tanpa menyadari risikonya. Lantas apa saja benda yang sebaiknya tidak diletakkan di bawah kasur? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (9/9/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Pakaian yang Masih Lembap atau Belum Benar-Benar Kering
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4195939/original/047001800_1666105536-pexels-cottonbro-6069544.jpg)
Pakaian yang masih lembap sebaiknya tidak disimpan di bawah kasur, meskipun hanya untuk sementara. Area kolong kasur umumnya memiliki sirkulasi udara yang lebih terbatas dibandingkan ruang terbuka sehingga kelembapan dari pakaian dapat terperangkap di dalamnya. Jika kondisi tersebut berlangsung cukup lama, kain dapat menjadi berbau apek dan lebih sulit dikeringkan. Terlebih jika pakaian langsung dimasukkan ke dalam kantong atau kotak tertutup sebelum benar-benar kering, kelembapan akan semakin sulit keluar.
Jika ingin menyimpan pakaian cadangan di bawah kasur, pilih pakaian yang sudah bersih dan kering sempurna. Gunakan kotak penyimpanan yang memiliki penutup untuk mengurangi paparan debu, tetapi tetap pastikan barang tidak memiliki kandungan air sebelum dimasukkan. Untuk pakaian yang jarang digunakan, seperti jaket tebal atau pakaian musiman, Anda juga bisa menggunakan kantong penyimpanan khusus yang bersih dan kering. Dengan begitu, ruang bawah kasur tetap bisa dimanfaatkan tanpa menjadikannya tempat yang lembap dan berbau.
Advertisement
2. Sepatu yang Masih Kotor atau Basah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499794/original/019152000_1770794776-sepatu_bersih_siap_disimpan.jpg)
Sepatu merupakan salah satu benda yang sebaiknya tidak langsung diletakkan di bawah kasur, terutama jika kondisinya masih basah, lembap, atau penuh kotoran. Setelah digunakan di luar rumah, sepatu dapat membawa tanah, pasir, debu, keringat, dan berbagai kotoran lain yang menempel pada sol maupun bagian dalamnya. Jika langsung disimpan di bawah kasur, kotoran tersebut dapat mengotori area penyimpanan dan membuat bau tidak sedap bertahan lebih lama. Kondisi ini semakin tidak ideal jika sepatu disimpan tanpa wadah.
Jika memang ingin menggunakan area bawah kasur untuk menyimpan sepatu, bersihkan dan keringkan sepatu terlebih dahulu. Gunakan kotak atau wadah khusus yang memiliki ventilasi dan pisahkan sepatu berdasarkan jenisnya. Sepatu yang sering digunakan sebaiknya tetap ditempatkan di rak yang mudah dijangkau dan memiliki sirkulasi udara lebih baik. Sementara itu, kolong kasur dapat digunakan untuk menyimpan sepatu yang jarang dipakai dengan syarat kondisinya sudah bersih, kering, dan terlindungi dari debu.
3. Makanan dan Camilan
Menyimpan makanan atau camilan di bawah kasur mungkin terlihat praktis, terutama jika kamar digunakan sebagai tempat beristirahat sekaligus bersantai. Namun, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena sisa makanan dan remah-remah dapat menarik perhatian semut, kecoa, maupun serangga lainnya. Bahkan makanan yang masih berada dalam kemasan dapat menimbulkan masalah jika kemasannya bocor, terbuka, atau rusak. Area bawah kasur yang gelap dan jarang diperiksa justru dapat membuat sisa makanan tidak segera diketahui.
Sebaiknya makanan tetap disimpan di dapur atau tempat khusus yang bersih dan tertutup. Jika ingin menyimpan camilan di kamar, gunakan wadah kedap udara dan letakkan di area yang mudah diperiksa serta dibersihkan.Â
Advertisement
4. Barang Berharga dan Dokumen Penting
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3383855/original/039951900_1613991354-pexels-anete-lusina-4792285.jpg)
Bawah kasur memang sering dianggap sebagai tempat tersembunyi yang aman untuk menyimpan barang penting. Namun, menyimpan uang tunai, perhiasan, dokumen penting, atau benda berharga lainnya di sana bukan pilihan yang ideal. Meskipun tidak terlihat dari luar, area tersebut sebenarnya bukan tempat penyimpanan dengan sistem keamanan khusus. Jika seseorang mengetahui kebiasaan tersebut, barang yang disimpan di bawah kasur justru dapat menjadi sasaran yang mudah ditemukan. Selain itu, pemilik rumah sendiri juga bisa lupa dengan barang yang pernah disimpan di sana.
Untuk dokumen penting, gunakan map atau wadah kedap air dan simpan di tempat yang lebih aman serta mudah dikontrol. Barang berharga sebaiknya memiliki tempat penyimpanan yang lebih terlindungi, misalnya brankas atau lokasi lain yang tidak mudah ditebak. Jika area bawah kasur tetap digunakan untuk menyimpan barang, sebaiknya prioritaskan benda yang tidak bernilai tinggi dan tidak terlalu sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan. Dengan begitu, kolong kasur tetap berfungsi sebagai ruang penyimpanan tanpa menempatkan barang penting pada lokasi yang kurang ideal.
5. Barang Elektronik dan Kabel yang Tidak Terpakai
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5491049/original/058969400_1770078963-Tecno_Spark_Go_3_08.jpg)
Menyimpan barang elektronik atau kabel di bawah kasur merupakan salah satu kebiasaan yang cukup sering dilakukan. Ketika charger, kabel USB, power bank, earphone, remote, atau perangkat elektronik kecil sudah tidak digunakan, benda-benda tersebut sering kali dimasukkan begitu saja ke kolong kasur agar kamar terlihat lebih rapi. Padahal, area ini bukan selalu tempat terbaik untuk menyimpan perangkat elektronik, terutama jika barang tersebut sensitif terhadap panas, kelembapan, debu, atau tekanan dari benda lain.
Daripada memasukkan semua kabel dan perangkat ke kolong kasur, gunakan kotak organizer khusus elektronik. Pisahkan kabel berdasarkan jenis dan beri label agar mudah ditemukan ketika diperlukan. Perangkat yang membutuhkan ventilasi atau mudah menghasilkan panas sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tidak tertutup rapat. Dengan sistem tersebut, kamar tetap rapi tanpa menjadikan bawah kasur sebagai tempat menumpuk perangkat elektronik yang tidak terorganisir.
Advertisement
6. Buku dan Dokumen dalam Jumlah Banyak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331990/original/011302600_1787615875-Ilustrasi_buku-UnsplashGulfer_Ergin.jpg)
Buku memang terlihat seperti barang yang aman disimpan di bawah kasur, tetapi area tersebut tidak selalu ideal untuk menyimpan koleksi buku dalam jumlah banyak. Buku berbahan kertas sangat sensitif terhadap kelembapan dan debu. Jika kolong kasur memiliki kondisi yang kurang kering, halaman buku dapat menjadi lembap, berbau apek, atau bahkan mengalami pertumbuhan jamur. Risiko tersebut semakin besar jika buku disimpan langsung di lantai tanpa alas atau wadah pelindung.
Jika ruang kamar terbatas, buku yang jarang dibaca memang dapat disimpan dalam kotak tertutup yang bersih dan kering. Namun, sebaiknya tetap gunakan rak buku atau lemari sebagai tempat utama untuk koleksi yang sering digunakan.Â
7. Barang Berbahan Kulit yang Tidak Terlindungi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3173907/original/020453000_1594203029-brown-isolated-leather-pocket-with-white-background_1258-47.jpg)
Tas, sepatu, dompet, ikat pinggang, dan berbagai barang berbahan kulit membutuhkan kondisi penyimpanan yang tepat agar materialnya tetap awet. Menaruhnya begitu saja di bawah kasur dapat membuat barang lebih mudah terpapar debu dan kelembapan. Jika area tersebut kurang memiliki sirkulasi udara, material kulit dapat mengalami perubahan kondisi, terutama ketika disimpan dalam waktu lama. Permukaan barang juga dapat menjadi kusam atau berbau jika tidak dirawat dan disimpan dengan benar.
Untuk barang yang cukup mahal atau sering digunakan, lemari dengan kondisi kering dan sirkulasi yang baik tetap menjadi pilihan yang lebih aman. Perawatan rutin juga penting agar material tidak mudah rusak meskipun jarang digunakan.
Advertisement
8. Tanaman atau Benda yang Masih Mengandung Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1424310/original/047023700_1480676656-tanaman_rambat_2.jpg)
Tanaman hidup, vas bunga berisi air, atau benda lain yang memiliki kandungan air sebaiknya tidak diletakkan di bawah kasur. Area tersebut bukan tempat yang cocok untuk benda yang berpotensi menetes atau meningkatkan kelembapan. Sedikit saja air tumpah tanpa segera diketahui dapat membuat lantai menjadi lembap dan menciptakan kondisi yang kurang baik bagi kebersihan kamar. Jika kasur berada cukup dekat dengan lantai, kelembapan juga dapat memengaruhi area sekitar tempat tidur.
Untuk tanaman, pilih area yang mendapatkan cahaya sesuai kebutuhannya dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sementara itu, benda yang mengandung air sebaiknya ditempatkan pada permukaan yang stabil dan mudah dipantau.Â
9. Barang yang Mudah Mengeluarkan Bau Menyengat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333662/original/000666200_1787801502-6652f956-c8c4-4ad2-9fb6-aa6c03970420.jpg)
Barang yang memiliki bau kuat sebaiknya tidak disimpan di bawah kasur, terutama jika barang tersebut belum dibersihkan. Contohnya adalah pakaian bekas olahraga, sepatu yang belum dicuci, perlengkapan tertentu yang terkena keringat, atau benda lain yang menyimpan aroma kuat. Kolong kasur yang tertutup dapat membuat bau lebih sulit hilang karena sirkulasi udaranya terbatas. Akibatnya, aroma tidak sedap dapat bertahan lebih lama dan membuat kamar terasa kurang nyaman.
Â
Advertisement
10. Barang yang Terlalu Berat atau Berukuran Besar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306483/original/023844100_1784880011-Desain_Kamar_Kos_yang_Bikin_Penghuninya_Bangun_Pagi_yang_Cocok_untuk_Pekerja_dan_Mahasiswa_yang_Sering_Kesiangan_Model_Penyimpanan_Bawah_Tempat_Tidur.jpg)
Kolong kasur memang dapat memberikan ruang tambahan, tetapi bukan berarti semua barang berukuran besar dan berat bisa dimasukkan ke sana. Menyimpan benda yang terlalu berat dapat membuat Anda kesulitan ketika hendak mengambilnya, terutama jika ruang di bawah kasur sangat rendah. Proses menarik atau mengeluarkan benda berat secara paksa juga dapat membuat lantai tergores atau menyebabkan bagian bawah tempat tidur mengalami tekanan yang tidak diperlukan.
Jika ingin menggunakan bawah kasur sebagai ruang penyimpanan, pilih barang yang relatif ringan dan mudah dipindahkan. Gunakan beberapa wadah berukuran sedang daripada satu wadah yang terlalu besar dan berat.Â
Pertanyaan & Jawaban Seputar Benda yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Bawah Kasur
1. Apa saja benda yang sebaiknya tidak diletakkan di bawah kasur?
Beberapa benda yang sebaiknya tidak diletakkan di bawah kasur antara lain pakaian lembap, sepatu kotor atau basah, makanan, barang berharga, perangkat elektronik yang tidak terlindungi, buku dalam jumlah banyak, barang berbahan kulit, benda yang mengandung air, barang berbau menyengat, serta benda yang terlalu berat atau berukuran besar.
2. Apakah aman menyimpan pakaian di bawah kasur?
Pakaian yang bersih dan benar-benar kering masih dapat disimpan di bawah kasur menggunakan wadah yang sesuai. Namun, pakaian yang masih lembap atau belum kering sempurna sebaiknya tidak disimpan di sana karena kondisi minim sirkulasi udara dapat membuat pakaian lebih mudah berbau apek dan lembap.
3. Mengapa makanan tidak boleh disimpan di bawah kasur?
Makanan dan camilan dapat menarik semut, kecoa, serta serangga lainnya, terutama jika kemasannya terbuka atau rusak. Remah makanan yang jatuh di kolong kasur juga sulit terlihat dan dibersihkan sehingga dapat membuat area tersebut menjadi kotor.
4. Apakah boleh menyimpan sepatu di bawah kasur?
Sepatu yang bersih dan kering dapat disimpan sementara dalam wadah yang sesuai, tetapi sepatu yang masih basah, lembap, atau kotor sebaiknya tidak diletakkan di bawah kasur. Kondisi tersebut dapat menimbulkan bau tidak sedap dan membuat area penyimpanan menjadi lebih lembap.
5. Mengapa barang elektronik sebaiknya tidak disimpan sembarangan di bawah kasur?
Barang elektronik dan kabel yang disimpan sembarangan dapat tertindih, tertekuk, terkena debu, atau berada dalam kondisi penyimpanan yang kurang baik. Perangkat seperti power bank atau baterai juga perlu disimpan dengan lebih hati-hati, terutama jika sudah mengalami kerusakan fisik atau perubahan bentuk.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3339591/original/000480600_1609737725-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329565/original/022781600_1787284896-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-21T105934.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307986/original/033339200_1785125047-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T110150.449.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414739/original/008691500_1763347745-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-17T094821.756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343978/original/058437100_1788929639-Gemini_Generated_Image_nu8z7snu8z7snu8z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3018102/original/093620400_1578636974-nursultan-bakyt-Y0YYO_oelIo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343949/original/087092100_1788927507-850092f6-ca17-4e13-b903-ecc6ec6c646c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3286241/original/042725300_1604457960-pexels-japheth-mast-569170__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4812625/original/047453500_1714032458-IMG_2196.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343820/original/057650100_1788919013-ChatGPT_Image_9_Sep_2026__08.55.48.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340408/original/008202300_1788504660-B7dq6NL9S1VyzV4r10J9n3v2UY5yxgGjUBiVrxWA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5330810/original/054199300_1756368009-ChatGPT_Image_28_Agu_2025__14.58.30.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339571/original/022705600_1788420102-01M1JPWTCK73AEE8GEQER6NQ1G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339572/original/025527200_1788420103-01M1JPXAH0A00DTR5KQBTHTMSK.jpg)