Liputan6.com, Banyumas - Polisi membongkar makam Syarif Hidayat, pelajar korban pemukulan menggunakan balok hingga tewas oleh warga saat membubarkan aksi balap liar. Pembongkaran itu terpaksa dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian bocah malang tersebut.Â
Kepala Satuan Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA-PPO) Polresta Banyumas AKBP Sitowati mengatakan, ekshumasi dilakukan di Tempat Pemakaman Umum Desa Kembaran, Kabupaten Banyumas, Rabu (9/9/2026).
"Ekshumasi dilanjutkan autopsi ini dimaksudkan untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban yang diduga menjadi korban kekerasan," katanya.
Advertisement
Silowati juga mengatakan, berdasarkan pemeriksaan tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, polisi menemukan dugaan peristiwa kekerasan berupa pemukulan menggunakan bilah kayu atau balok.
Akan tetapi, penyidik masih mendalami apakah kekerasan tersebut menjadi penyebab kematian korban.
"Kami telah menetapkan satu orang sebagai tersangka berdasarkan fakta hasil penyelidikan dan pemeriksaan dengan dukungan sains forensik," katanya.
Menurut dia, korban sebelumnya dibawa ke rumah dalam kondisi tidak sadarkan diri, kemudian dibawa ke rumah sakit.
Namun setibanya di rumah sakit, kata dia, korban dinyatakan sudah tidak bernapas sehingga keluarga memakamkan jenazah Syarif karena belum ada koordinasi dengan pihak terkait.
Pihaknya melakukan penyelidikan setelah memperoleh informasi mengenai dugaan kekerasan yang dialami korban di sekitar wilayah Berkoh.
"Keluarga menemukan luka di kepala korban ketika jenazah dimandikan sebelum dimakamkan. Luka tersebut berupa benjolan dengan darah yang telah mengering," kata Sitowati.
Â
Sang Ayah Tuntut Keadilan
Sementara ayah korban, Setyo Agung Prihatno mengaku mengetahui kondisi anaknya setelah korban ditemukan tergeletak di depan rumah pada Sabtu (5/9/2026), sekitar pukul 02.00 WIB, dalam kondisi tidak sadarkan diri dan seperti mengalami kejang.
"Saya bangun, tahu-tahu anak sudah tergeletak di depan rumah. Kondisinya terlentang dan seperti kejang," katanya.
Setyo mengatakan korban sebelumnya keluar rumah dan menggunakan sepeda motor milik temannya.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya kemudian, korban diduga mengalami kekerasan saat berada di sekitar Berkoh.
Oleh karena itu, kata dia, keluarga mengizinkan ekshumasi dan autopsi meskipun awalnya merasa tidak tega.
Dirinya mengharapkan proses hukum berjalan adil dan mengungkap penyebab kematian anaknya.
"Harapan saya minta keadilan yang seadil-adilnya," katanya.
Setyo juga mengatakan Syarif merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dan masih duduk di kelas tiga SMP.
Menurut Setyo, korban tidak terbiasa bepergian jauh pada malam hari dan tidak pernah diketahui mengikuti aksi balap liar.
Â
Advertisement
Kronologi Kejadian
Sebelumnya, Satres PPA-PPO Polresta Banyumas menetapkan RM alias U (25), warga Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, sebagai tersangka dalam kasus tersebut dan telah menahannya.
Kepala Polresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi di Purwokerto, Selasa (8/9/2026), mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Gerilya Timur, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Sabtu (5/9/2026) dini hari, dengan korban Syarif, warga Kecamatan Kembaran, Banyumas.
Korban yang berboncengan dengan seorang temannya diduga menjadi sasaran warga saat melintas di Bundaran Berkoh karena knalpot sepeda motor yang mereka kendarai mengeluarkan suara bising (brong).
Korban diduga terkena pukulan balok kayu sepanjang sekitar 1,5 meter pada bagian atas kepala. Setelah kejadian, korban mengalami muntah-muntah dan kemudian tidak sadarkan diri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320371/original/018798600_1786347441-Stella.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3339591/original/000480600_1609737725-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329565/original/022781600_1787284896-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-21T105934.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307986/original/033339200_1785125047-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T110150.449.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343275/original/021528800_1788849717-pelajar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4577119/original/061536500_1694777744-20230915-Bantar_Gebang-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344157/original/004265400_1788937896-1001647548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344144/original/083612300_1788937180-IMG-20260909-WA0063_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344138/original/020392000_1788936139-IMG-20260909-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3982433/original/004756800_1648857836-WhatsApp-Image-2022-03-29-at-12.07.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344111/original/042529500_1788935003-kantor_komnas_ham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344124/original/048696200_1788935584-417351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344033/original/080563900_1788931513-TPA_Galuga_Bogor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344005/original/096950000_1788930671-IMG-20260909-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343999/original/028224500_1788930611-MATERI_5__1_.jpg)