8 Tanaman yang Membuat Kelabang dan Kalajengking Enggan Masuk Rumah Lembap

Tanaman pengusir kelabang dan kalajengking untuk rumah lembap, lengkap dengan cara menata dan merawatnya.

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman dapat ditempatkan di halaman rumah untuk menghias area sekitar. Kehadirannya dinilai ampuh menciptakan suasana teduh, bahkan untuk mengusir sejumlah hewan berbahaya seperti kalajengking dan kelabang sekalipun.

Rumah lembap memang perlu diperhatikan karena kedua serangga menjijikkan dan berbahaya itu cenderung mencari tempat yang sedikit basah, suasana gelap, serta memiliki sumber makanan berupa hewan yang jauh lebih kecil.

Agar keduanya tidak masuk dan menyerang penghuni rumah, Liputan6 akan membagikan 8 jenis tanaman yang bisa dibudidayakan guna mengusir kelabang dan kalajengking. Simak informasi selengkapnya, kami hadirkan Rabu (26/8).

1. Serai

Serai menjadi salah satu tanaman yang dapat dipertimbangkan karena kelompok Cymbopogon memiliki senyawa yang dapat dikenali oleh sistem penciuman kalajengking. Penelitian terhadap kalajengking Mesobuthus martensii menemukan respons menghindar terhadap senyawa penolak yang berasal dari Cymbopogon.

Tanaman ini dapat diletakkan dalam pot di dekat teras, jendela, atau jalur yang menghubungkan halaman dengan bagian dalam rumah. Beri jarak dari dinding agar pot tidak menjadi tempat berkumpulnya daun kering dan air yang dapat mempertahankan kelembapan.

Serai membutuhkan penyiraman yang teratur, tetapi tanah sebaiknya tidak dibiarkan terus basah. Pangkas daun yang mengering dan buang sisa tanaman di sekitar pot agar area tersebut tetap bersih dan tidak menyediakan tempat persembunyian bagi hewan kecil.

2. Serai Wangi

Serai wangi juga dapat digunakan sebagai tanaman di sekitar rumah karena termasuk kelompok Cymbopogon yang memiliki kandungan minyak beraroma. Namun, tanaman ini sebaiknya dipahami sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan, bukan jaminan bahwa kalajengking atau kelabang tidak akan masuk.

Letakkan beberapa pot di sisi teras, dekat pintu belakang, atau pada batas halaman yang berdekatan dengan dinding rumah. Hindari menempatkan pot terlalu rapat dengan tembok karena ruang sempit dan lembap dapat menjadi tempat persembunyian hewan.

Perawatannya dilakukan dengan menjaga media tanam tidak tergenang, membersihkan daun yang jatuh, dan memangkas bagian tanaman yang terlalu rimbun. Area di sekitar pot juga perlu tetap terbuka agar tidak menjadi tempat penumpukan daun, kayu, atau benda lain.

3. Mint

Mint dapat dipilih untuk melengkapi penataan tanaman di sekitar rumah karena daunnya menghasilkan aroma yang kuat ketika diremas atau tergesek. Aroma tersebut dapat menjadi salah satu unsur yang membantu mengurangi ketertarikan sebagian hewan terhadap area tertentu, meskipun bukti khusus untuk kelabang dan kalajengking masih terbatas.

Mint lebih mudah dikendalikan jika ditanam dalam pot karena pertumbuhannya dapat menyebar. Tempatkan pot di dekat pintu, jendela, atau sudut teras yang sering menjadi jalur keluar-masuk, tetapi jangan sampai pot menempel langsung pada dinding.

Siram ketika media mulai mengering dan pastikan pot memiliki lubang pembuangan air. Daun yang terlalu tua dapat dipangkas secara berkala agar tanaman tetap terawat, sementara genangan pada tatakan pot perlu segera dibuang.

4. Peppermint

Peppermint memiliki aroma yang berasal dari kandungan minyak pada daunnya. Minyak tanaman dari kelompok mint telah banyak diteliti sebagai bahan penolak berbagai artropoda, sehingga tanaman ini dapat digunakan sebagai salah satu pilihan dalam pengelolaan area sekitar rumah.

Gunakan pot peppermint di dekat pintu atau ventilasi yang mengarah ke halaman, terutama pada bagian rumah yang sering mengalami kelembapan. Penataan seperti ini membuat tanaman tetap mudah diperiksa tanpa menciptakan ruang sempit di antara pot dan dinding.

Peppermint memerlukan air, tetapi tanah tidak perlu terus-menerus basah. Pangkas batang yang tumbuh terlalu panjang dan pindahkan tanaman jika pot sudah terlalu penuh. Kebersihan area sekitar pot tetap perlu diperhatikan karena tanaman saja tidak menghilangkan sumber tempat berlindung kelabang.

5. Kemangi

Kemangi dapat ditanam di sekitar dapur atau teras karena mudah ditempatkan dalam pot dan memiliki aroma dari daun. Kehadiran tanaman beraroma dapat menjadi bagian dari upaya mengatur lingkungan rumah, tetapi belum ada bukti bahwa kemangi secara khusus mampu mengusir kelabang atau kalajengking.

Letakkan kemangi di tempat yang mendapat cahaya cukup dan memiliki sirkulasi udara. Pilih lokasi yang tidak terlalu dekat dengan saluran air, tumpukan barang, atau celah dinding agar tanaman tidak justru berada di area yang menjadi tempat persembunyian hewan.

Siram sesuai kondisi tanah dan buang air yang menggenang pada tatakan. Pangkas bunga atau bagian tanaman yang sudah tua bila diperlukan agar pertumbuhan tetap terarah, kemudian bersihkan daun yang jatuh dari permukaan tanah.

6. Rosemary

Rosemary dapat menjadi pilihan lain karena daunnya menghasilkan aroma dari minyak yang terdapat pada jaringan tanaman. Penggunaan tanaman ini lebih tepat dipandang sebagai tambahan dalam pengaturan halaman, sebab belum ada dasar yang cukup untuk menyatakan rosemary dapat mencegah kelabang atau kalajengking secara langsung.

Tempatkan rosemary dalam pot di dekat pintu, jendela, atau jalur menuju halaman. Jangan membuat deretan pot terlalu rapat dengan fondasi rumah karena area yang tertutup dapat menyimpan daun, tanah, dan air.

Rosemary lebih cocok dirawat pada media yang tidak menahan air terlalu lama. Siram ketika media mulai mengering, pangkas bagian yang tumbuh tidak terarah, dan bersihkan daun yang jatuh. Penataan yang mudah diperiksa juga membantu pemilik rumah menemukan celah atau tempat persembunyian di sekitar tanaman.

7. Lavender

Lavender memiliki aroma yang berasal dari minyak pada bagian tanaman, sehingga sering dimanfaatkan sebagai tanaman beraroma di sekitar rumah. Namun, klaim bahwa lavender dapat mengusir kelabang dan kalajengking secara pasti belum memiliki dasar penelitian yang cukup.

Tanaman ini dapat diletakkan di dekat jendela atau teras dalam pot yang memiliki saluran pembuangan. Berikan jarak dari dinding dan lantai agar bagian bawah pot mudah dibersihkan dan tidak menciptakan ruang gelap yang dapat digunakan hewan untuk berlindung.

Penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi media dan tidak dilakukan ketika tanah masih basah. Buang daun yang gugur, bersihkan tatakan pot, dan lakukan pemangkasan seperlunya agar area sekitar tanaman tidak menjadi tempat penumpukan bahan organik.

8. Daun Salam

Daun salam dapat ditanam di halaman dalam pot atau langsung di tanah selama tersedia ruang yang cukup. Aroma daun berasal dari minyak tanaman dan dapat menjadi bagian dari pilihan tanaman beraroma untuk ditempatkan di sekitar rumah.

Pilih lokasi dekat halaman depan atau samping rumah yang tetap mudah dibersihkan. Jangan menanam terlalu rapat dengan fondasi karena area tersebut perlu dijaga agar kering dan tidak dipenuhi daun atau benda yang dapat menjadi tempat berlindung.

Perawatan dilakukan dengan menyiram sesuai kebutuhan, memangkas cabang yang mengganggu akses, dan membersihkan daun yang jatuh. Jika tanaman berada dekat rumah, pastikan pertumbuhannya tidak menutup ventilasi atau menciptakan ruang lembap di sekitar dinding.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman yang Bisa Mengusir Kelabang dan Kalajengking

1. Apakah tanaman bisa mengusir kelabang dari rumah?

Tanaman beraroma dapat digunakan sebagai pelengkap, tetapi tidak ada jaminan tanaman tertentu dapat mengusir kelabang. Mengurangi kelembapan, sumber makanan, tempat persembunyian, dan celah masuk lebih penting.

2. Tanaman apa yang dapat menjauhkan kalajengking?

Serai dari kelompok Cymbopogon memiliki dasar penelitian yang menunjukkan senyawanya dapat memicu respons menghindar pada kalajengking tertentu. Namun, menanamnya di halaman tidak dapat dianggap sebagai metode tunggal untuk mencegah kalajengking masuk.

3. Mengapa kelabang sering masuk rumah lembap?

Kelabang mencari tempat yang memiliki kelembapan dan sumber makanan berupa serangga atau artropoda kecil. Kondisi seperti kamar mandi, ruang bawah tanah, celah, dan area gelap dapat mendukung keberadaannya.

4. Bagaimana cara mencegah kelabang masuk rumah?

Kurangi kelembapan, perbaiki kebocoran, bersihkan area sekitar rumah, kurangi tempat persembunyian, dan tutup celah pada pintu, jendela, serta dinding.

5. Apakah tanaman saja cukup untuk mengusir kalajengking?

Tidak. Tanaman dapat menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan, sedangkan pencegahan masuk membutuhkan pemeriksaan celah, kebersihan halaman, pengurangan tempat berlindung, dan pengelolaan kondisi lembap.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6