Resep Ketan Lapis Srikaya yang Lembut dan Legit

0(0)

Resep ketan lapis srikaya lembut dengan lapisan santan pandan yang legit. Ikuti langkah, tips, dan variasinya agar hasilnya mulus dan anti gagal di rumah.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 20:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta Resep ketan lapis srikaya bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan kue tradisional Nusantara di meja keluarga. Kudapan ini memadukan dua lapisan dengan karakter berbeda, yakni beras ketan yang pulen dan gurih serta srikaya yang lembut, legit, dan kaya rasa dari perpaduan santan, telur, dan gula. Tekstur kenyal pada bagian bawah berpadu dengan lapisan atas yang creamy, membuatnya cocok disajikan sebagai camilan teman ngopi di sore hari.

Ketan lapis srikaya dikenal di sejumlah daerah di Sumatra, termasuk ranah Minang, dan kerap disajikan dalam berbagai acara keluarga, hajatan, maupun kenduri. Beras ketan sendiri telah lama menjadi bahan penting dalam aneka jajanan pasar, seperti lemper, lupis, dan wajik. Dalam buku Kue-Kue Indonesia: 165 Resep Penganan Populer Nusantara karya Yasa Boga, kue-kue tradisional Nusantara disebut sebagai bagian dari warisan kuliner yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Panduan ini membahas takaran bahan, tahapan pembuatan, serta beberapa trik sederhana agar lapisan srikaya matang lembut dan permukaannya tetap mulus. Setelah menguasai resep ini, Anda juga dapat mengeksplorasi berbagai resep berbahan ketan lainnya untuk sajian keluarga, berikut ulasan Liputan6.com.

Sekilas tentang Ketan Lapis Srikaya

Ketan lapis srikaya memiliki ciri khas berupa dua lapisan dengan rasa dan tekstur yang berbeda. Bagian bawah terdiri dari beras ketan yang pulen dan gurih dengan aroma santan, sedangkan bagian atas berupa srikaya manis dan lembut yang umumnya diberi aroma pandan. Salah satu versi yang populer di dapur rumahan adalah ketan srikaya pandan dengan warna hijau alami.

Sajian ini memiliki kemiripan dengan kuih seri muka atau kueh salat yang dikenal dalam kuliner Malaysia, Singapura, dan Peranakan. Namun, ketan lapis srikaya tetap memiliki karakter tersendiri dari perpaduan ketan gurih dan lapisan srikaya yang lembut. Tekstur inilah yang membuatnya berbeda dari wajik ketan gula merah maupun kue pulut. Dengan mengenali karakter kedua lapisannya, proses membuat ketan lapis srikaya di rumah pun akan lebih mudah.

Info Resep Ringkas

  • Porsi: 12 potong
  • Waktu persiapan: 20 menit (di luar waktu perendaman ketan)
  • Waktu masak: 1 jam 40 menit
  • Tingkat kesulitan: Sedang

Bahan-Bahan Ketan Lapis Srikaya

Lapisan srikaya pada resep ini memiliki tekstur lebih lembut dan cair dibandingkan selai srikaya yang biasa digunakan sebagai olesan roti. Adonan dibuat khusus untuk dikukus sehingga dapat membentuk lapisan yang lembut dan menyatu dengan ketan. Sebelum mulai memasak, siapkan bahan berikut.

Lapisan Ketan

  • 500 gram beras ketan putih, rendam minimal 2 jam
  • 250 ml santan sedang
  • 1 sendok teh garam
  • 2 lembar daun pandan, ikat simpul

Lapisan Srikaya

  • 400 ml santan kental
  • 4 butir telur
  • 150 gram gula pasir
  • 4 sendok makan tepung terigu
  • 1 sendok makan tepung maizena
  • 8 lembar daun pandan, untuk menghasilkan 100 ml sari pandan
  • 1/4 sendok teh garam

 

Cara Membuat Ketan Lapis Srikaya

Membuat Lapisan Ketan

  1. Cuci beras ketan hingga air bilasan terlihat jernih. Rendam selama minimal 2 jam, kemudian tiriskan hingga tidak ada air yang menggenang.
  2. Panaskan kukusan. Setelah air mendidih dan uap cukup banyak, kukus beras ketan selama sekitar 20 menit hingga setengah matang.
  3. Sementara itu, didihkan santan bersama garam dan daun pandan menggunakan api sedang. Aduk sesekali agar santan tetap tercampur dan tidak pecah.
  4. Pindahkan ketan setengah matang ke dalam wadah. Tuang santan panas secara bertahap sambil diaduk hingga merata dan seluruh santan terserap.
  5. Kukus kembali ketan selama 25–30 menit atau sampai butirannya matang, pulen, dan terasa lembut.
  6. Selagi masih panas, pindahkan ketan ke loyang berukuran 20 x 20 cm yang sudah dialasi kertas roti dan diolesi sedikit minyak. Tekan dan ratakan ketan hingga padat dengan ketebalan yang merata.

Membuat Lapisan Srikaya

  1. Potong-potong daun pandan, kemudian blender dengan sedikit air. Saring dan ukur hingga mendapatkan sekitar 100 ml sari pandan.
  2. Masukkan telur dan gula pasir ke dalam wadah. Kocok lepas hingga gula larut. Tidak perlu mengocoknya sampai mengembang agar lapisan srikaya tidak berongga.
  3. Tambahkan santan, tepung terigu, tepung maizena, garam, dan sari pandan. Aduk perlahan sampai seluruh bahan tercampur rata.
  4. Saring adonan untuk memastikan tidak ada gumpalan tepung atau bagian telur yang belum tercampur.
  5. Masak adonan dengan teknik tim menggunakan api kecil sambil terus diaduk hingga sedikit mengental dan teksturnya licin. Jangan memasaknya sampai terlalu kental karena adonan masih akan dikukus.

Menyatukan dan Mengukus Lapisan

  1. Selagi ketan masih hangat, tusuk-tusuk permukaannya secara merata menggunakan garpu. Langkah ini membantu lapisan srikaya menempel lebih baik pada ketan.
  2. Tuang adonan srikaya yang masih panas secara perlahan di atas permukaan ketan. Ratakan dengan spatula jika diperlukan.
  3. Panaskan kembali kukusan hingga menghasilkan uap yang cukup. Bungkus tutup kukusan dengan serbet bersih agar air kondensasi tidak menetes ke permukaan srikaya.
  4. Kukus dengan api kecil selama 30–40 menit atau hingga lapisan srikaya set dan permukaannya tidak lagi terlihat cair.
  5. Angkat dan biarkan ketan lapis srikaya dingin sepenuhnya agar kedua lapisan mengeras dan lebih mudah dipotong.
  6. Potong menggunakan pisau yang dibasahi air agar hasil potongan lebih rapi dan lapisan srikaya tidak banyak menempel pada pisau.

Tips agar Hasil Maksimal

Tekstur ketan dan lapisan srikaya sangat menentukan hasil akhir kue. Beberapa hal sederhana berikut dapat membantu menghasilkan ketan yang pulen serta lapisan srikaya yang lembut, set, dan tidak berair.

  • Gunakan beras ketan yang masih bagus. Pilih ketan yang segar dan tidak terlalu lama disimpan. Ketan yang kualitasnya sudah menurun dapat lebih sulit menyerap cairan sehingga hasil akhirnya kurang pulen.
  • Tusuk permukaan ketan. Sebelum menuangkan srikaya, tusuk-tusuk permukaan ketan menggunakan garpu atau sumpit. Cara ini membantu kedua lapisan melekat dengan lebih baik dan tidak mudah terpisah saat dipotong.
  • Tuang srikaya saat ketan masih hangat. Lapisan srikaya sebaiknya dituangkan segera setelah ketan dipadatkan. Kondisi ketan yang masih hangat membantu adonan srikaya menempel lebih merata.
  • Jangan membuat adonan srikaya terlalu kental. Masak adonan sebentar hingga mulai mengental dan teksturnya licin. Setelah dikukus, adonan akan kembali mengeras sehingga tidak perlu dimasak sampai kental sebelum masuk kukusan.
  • Gunakan api kecil saat mengukus. Api yang terlalu besar dapat membuat permukaan srikaya bergelembung atau tidak rata. Bungkus tutup kukusan dengan serbet bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan kue. Teknik pengukusan yang stabil juga penting seperti saat membuat resep bolu kukus.
  • Dinginkan sebelum dipotong. Biarkan kue benar-benar dingin agar lapisan srikaya lebih kokoh. Gunakan pisau tajam yang dibasahi air untuk mendapatkan potongan yang rapi.

Variasi Ketan Lapis Srikaya

Resep dasar ini juga bisa disesuaikan dengan selera. Perubahan paling mudah dilakukan pada lapisan srikaya, terutama bagian rasa dan aromanya.

Srikaya Gula Merah atau Gula Aren

Untuk rasa yang lebih legit dengan aroma karamel, ganti gula pasir dengan gula merah atau gula aren asli yang sudah disisir. Larutkan gula dengan sedikit air, kemudian saring sebelum dicampurkan ke adonan telur dan santan. Hasilnya adalah lapisan srikaya berwarna cokelat dengan rasa yang lebih dalam.

Versi Pandan yang Lebih Ringan

Jika menyukai rasa manis yang tidak terlalu kuat, gunakan takaran gula pasir sesuai resep. Warna lapisan akan tetap cerah sehingga aroma pandan lebih menonjol, dengan karakter yang mirip pada wajik pandan gula pasir.

Varian Durian

Durian dapat ditambahkan untuk memberikan aroma yang lebih kuat dan rasa khas buah tropis. Masukkan beberapa sendok daging durian yang sudah dihaluskan ke dalam adonan srikaya, lalu aduk hingga tercampur rata. Gunakan secukupnya agar adonan tetap memiliki tekstur yang cukup kokoh setelah dikukus.

Cara Menyimpan dan Pertanyaan Umum

Berapa lama ketan lapis srikaya bisa disimpan?

Simpan di wadah kedap udara pada suhu ruang dan nikmati dalam 1-2 hari saat teksturnya masih terbaik. Jika terpaksa disimpan di kulkas, ketan cenderung mengeras, jadi kukus atau hangatkan sebentar sebelum disajikan agar lembut kembali.

Apa pengganti tepung terigu pada lapisan srikaya?

Tepung terigu bisa dikurangi atau diganti sebagian dengan tepung maizena atau tepung beras. Teksturnya akan sedikit berubah; terigu membuat srikaya lebih padat, sedangkan maizena menghasilkan lapisan yang lebih lembut dan kenyal.

Kenapa permukaan srikaya berlubang atau tidak mulus?

Penyebab tersering adalah api kukusan terlalu besar dan tetesan uap air yang jatuh ke permukaan. Gunakan api kecil, bungkus tutup kukusan dengan serbet, dan pastikan adonan srikaya sudah mengental sebelum dituang ke atas ketan.

Ketan lapis srikaya membuktikan bahwa bahan sederhana seperti beras ketan, santan, dan pandan bisa jadi sajian istimewa kalau tekniknya tepat. Setelah mahir membuatnya, Anda bisa menjelajah sajian manis tradisional lain seperti bubur grendul gula merah, kue bugis mandi, cendol sagu gula merah, hingga es kolang kaling santan untuk melengkapi meja camilan keluarga.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu