Liputan6.com, Jakarta Resep pecel tempe tahu pedas bisa menjadi pilihan saat Anda ingin menyajikan hidangan rumahan yang sederhana, hemat, tetapi tetap kaya rasa. Pecel memadukan sayuran rebus dengan siraman bumbu kacang yang gurih dan pedas. Tambahan tempe serta tahu goreng membuat hidangan ini lebih mengenyangkan sekaligus menambah sumber protein nabati.
Pecel merupakan bagian dari tradisi kuliner Jawa yang memiliki beragam versi di setiap daerah. Perbedaannya dapat terlihat dari racikan bumbu, jenis sayuran, hingga lauk yang disajikan sebagai pendamping. Madiun, Jawa Timur, misalnya, dikenal luas sebagai salah satu daerah yang memiliki sajian pecel khas. Di rumah, Anda pun dapat membuat bumbu pecel dengan cita rasa pedas yang disesuaikan dengan selera.
Menariknya, hidangan ini cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan bahan yang tersedia di dapur. Tingkat kepedasan, jenis sayuran, maupun jumlah tempe dan tahu dapat diatur sesuai kebutuhan. Berikut resep pecel tempe tahu pedas lengkap dengan bahan, langkah pembuatan, dan tips agar bumbu kacangnya gurih serta menyatu dengan bahan pelengkap, seperti dirangkum Liputan6.com pada Kamis (1/10/2026).Â
Advertisement
Sekilas tentang Pecel Tempe Tahu Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363112/original/080489300_1790840286-pecel_tahu_tempe_2.jpeg)
Pecel merupakan hidangan sayuran dengan siraman bumbu kacang yang masih satu rumpun dengan gado-gado, lotek, dan karedok. Salah satu ciri yang membuat bumbu pecel berbeda adalah penggunaan kencur yang memberikan aroma segar dan khas. Racikan kacang tanah, cabai, kencur, serta bumbu lainnya menghasilkan rasa gurih, pedas, dan aromatik yang menjadi karakter utama bumbu pecel khas Jawa Timur.
Tempe dan tahu sebagai pelengkap
Tempe dan tahu membuat pecel terasa lebih lengkap, terutama karena keduanya memiliki tekstur yang saling melengkapi. Tempe yang padat dan gurih berpadu dengan tahu yang lebih lembut, lalu semakin nikmat setelah disiram bumbu kacang pedas. Tempe juga dikenal sebagai sumber protein nabati dari kedelai fermentasi, sehingga kombinasi sayuran, tempe, dan tahu membuat hidangan ini cukup mengenyangkan.
Dalam resep rumahan, tempe dan tahu dapat digoreng hingga bagian luarnya kecokelatan sebelum disajikan bersama sayuran. Anda juga bisa menyesuaikan jumlah cabai pada bumbu kacang agar tingkat pedasnya sesuai selera. Setelah semua bahan siap, pecel tempe tahu pedas dapat langsung disajikan bersama nasi hangat sebagai menu sederhana untuk makan siang atau malam.
Info Resep Ringkas
- Porsi: 4 porsi
- Waktu persiapan: 20 menit
- Waktu masak: 25 menit
- Total waktu: 45 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Advertisement
Bahan-Bahan Pecel Tempe Tahu Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505269/original/024434400_1771382950-unnamed__5_.jpg)
Bahan utama
- 250 gram tempe, potong dadu
- 4 buah tahu putih, potong dadu
- 200 gram tauge, siangi dan cuci bersih
- 150 gram kacang panjang, potong sepanjang 3 cm
- 200 gram kol, iris kasar
- 1 ikat bayam, petiki daunnya dan cuci bersih
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu kacang pedas
- 200 gram kacang tanah
- 8 buah cabai rawit merah
- 3 buah cabai merah keriting
- 4 siung bawang putih
- 2 cm kencur
- 3 lembar daun jeruk
- 3 sdm gula merah, sisir halus
- 1 sdm air asam jawa
- 1 sdt garam
- 250 ml air matang hangat
Pelengkap
- Nasi hangat atau lontong secukupnya
- Rempeyek kacang secukupnya
- Mentimun, iris secukupnya
Cara Membuat Pecel Tempe Tahu Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363113/original/089009200_1790840286-bumbu_pecel.jpeg)
- Goreng tempe dan tahu. Panaskan minyak secukupnya dengan api sedang. Goreng potongan tempe dan tahu hingga permukaannya berwarna keemasan dan bagian luarnya sedikit renyah. Angkat, lalu tiriskan agar minyak berlebih berkurang.
- Siapkan sayuran. Didihkan air dalam panci, lalu rebus kacang panjang dan kol selama sekitar 2–3 menit. Masak hingga sayuran matang tetapi teksturnya masih renyah. Angkat dan tiriskan.
- Layukan tauge dan bayam. Seduh tauge dan bayam dengan air panas selama beberapa saat hingga sedikit layu. Jangan terlalu lama memasaknya agar tekstur sayuran tidak lembek. Setelah itu, segera tiriskan dan sisihkan.
- Sangrai kacang tanah. Masukkan kacang tanah ke dalam wajan tanpa minyak, lalu sangrai dengan api sedang selama sekitar 4–6 menit. Aduk secara berkala hingga kacang matang, harum, dan berwarna keemasan. Angkat dan biarkan agak dingin, kemudian singkirkan kacang yang gosong agar tidak membuat bumbu terasa pahit.
- Tumis bumbu aromatik. Goreng sebentar cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan bawang putih hingga layu. Angkat dan tiriskan. Langkah ini membantu mengurangi aroma langu sekaligus membuat cabai dan bawang lebih mudah dihaluskan.
- Haluskan bumbu kacang. Masukkan kacang tanah sangrai, cabai, bawang putih, kencur, daun jeruk, gula merah, dan garam ke dalam cobek atau alat penghalus. Haluskan hingga kacang menjadi butiran lembut dengan tekstur sedikit kasar.
- Larutkan bumbu. Tambahkan air asam jawa, kemudian tuangkan air matang hangat sedikit demi sedikit sambil bumbu diaduk. Hentikan penambahan air ketika bumbu sudah mencapai kekentalan yang diinginkan. Jika menyukai bumbu pecel yang lebih encer, tambahkan sedikit air lagi.
- Koreksi rasa. Cicipi bumbu kacang dan sesuaikan rasanya. Tambahkan sedikit gula merah jika ingin rasa lebih manis atau cabai jika menginginkan sensasi pedas yang lebih kuat. Pastikan rasa gurih, manis, pedas, dan sedikit asam terasa seimbang.
- Tata bahan pecel. Susun sayuran yang sudah direbus atau diseduh di atas piring. Tambahkan tempe dan tahu goreng di bagian atas atau di sisi sayuran agar setiap bahan mudah diambil saat disantap.
- Sajikan. Siram pecel dengan bumbu kacang pedas secukupnya. Sajikan segera bersama nasi hangat atau lontong, kemudian lengkapi dengan rempeyek kacang dan irisan mentimun.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363114/original/097001900_1790840286-pecel_tahu_tempe_3.jpeg)
- Sangrai kacang hingga matang merata. Gunakan kacang tanah yang masih segar, lalu sangrai dengan api sedang hingga harum dan berwarna keemasan. Hindari kacang yang gosong karena dapat membuat bumbu terasa pahit. Setelah dingin, haluskan hingga teksturnya lembut tetapi masih sedikit berbutir.
- Jangan menghaluskan kacang terlalu lembut. Bumbu pecel akan terasa lebih berkarakter jika kacang masih memiliki sedikit tekstur. Haluskan hingga mulai mengeluarkan minyak alaminya, tetapi jangan sampai berubah menjadi pasta yang terlalu licin. Anda juga dapat mempelajari trik resep sambal pecel untuk mendapatkan bumbu yang gurih dan pas kekentalannya.
- Jangan terlalu lama memasak sayuran. Kacang panjang dan kol cukup direbus hingga matang tetapi masih renyah, sedangkan tauge dan bayam hanya perlu diseduh sebentar. Cara ini membantu mempertahankan tekstur serta membuat sayuran tidak mudah lembek ketika dicampur dengan bumbu kacang.
- Sesuaikan rasa secara bertahap. Tingkat kepedasan cabai dapat berbeda-beda, sehingga sebaiknya masukkan cabai sedikit demi sedikit sesuai selera. Setelah bumbu tercampur, cicipi kembali dan seimbangkan rasa gurih, manis, pedas, serta sedikit asam dari air asam jawa.
- Simpan bumbu secara terpisah. Jika membuat dalam jumlah banyak, bumbu kacang dapat disimpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas hingga sekitar dua minggu. Pisahkan bumbu dari sayuran agar tekstur dan kesegarannya tetap terjaga. Untuk penyimpanan lebih lanjut, Anda dapat mengikuti panduan bumbu pecel tahan lama.
Variasi dan Substitusi
Versi tanpa santan. Pecel pada dasarnya tidak menggunakan santan sehingga rasa gurihnya berasal dari kacang tanah dan bumbu. Jika ingin sajian yang lebih ringan, gunakan minyak secukupnya dan pertahankan karakter bumbu kacang seperti pada sambal pecel tanpa santan.
Versi ekstra pedas. Tambahkan cabai rawit merah saat menghaluskan bumbu kacang. Jumlahnya dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan, sehingga bumbu tetap nikmat tanpa menutupi rasa gurih kacang dan aroma kencur.
Versi lebih lengkap. Untuk sajian yang lebih mengenyangkan, pecel dapat dilengkapi telur rebus, lontong, atau tambahan rempeyek. Susun sayuran dan lauk sesaat sebelum disajikan agar teksturnya tetap baik dan bumbu kacang tidak membuat sayuran terlalu cepat layu.
Kencur sebaiknya tetap digunakan jika tersedia karena memberikan aroma khas pada bumbu pecel yang sulit digantikan oleh rempah lain. Sementara itu, untuk persediaan bumbu, Anda dapat mengikuti panduan sambal kacang pecel tahan lama agar bumbu dapat disimpan dan digunakan kembali saat diperlukan.
Dengan bahan yang sederhana dan bumbu kacang yang mudah disesuaikan, pecel tempe tahu pedas dapat menjadi menu rumahan yang praktis sekaligus mengenyangkan. Sajikan selagi segar bersama nasi hangat atau lontong, lalu atur tingkat kepedasannya sesuai selera keluarga.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Pecel
Apakah bumbu pecel bisa dibuat tanpa kencur?
Bisa, tetapi aroma dan cita rasanya akan sedikit berbeda. Kencur memberikan karakter khas pada bumbu pecel, sehingga sebaiknya tetap digunakan jika tersedia. Jika tidak ada, bumbu tetap dapat dibuat dengan bahan lainnya sesuai resep.
Berapa lama bumbu pecel bisa disimpan?
Bumbu pecel yang sudah dibuat dapat disimpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Agar kualitasnya tetap terjaga, ambil bumbu secukupnya dengan sendok bersih dan hindari mencampurkannya langsung dengan sayuran jika belum akan disantap.
Sayuran apa saja yang cocok untuk pecel?
Selain bayam, tauge, kacang panjang, dan kol, pecel dapat dibuat dengan berbagai sayuran lain seperti wortel, daun singkong, kenikir, atau kecipir. Pilih sayuran yang mudah ditemukan dan sesuaikan tingkat kematangannya agar tetap enak saat disantap bersama bumbu kacang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342712/original/038739300_1757399162-PHOTO-2025-09-08-18-15-00__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362845/original/009810400_1790832367-cek_fakta_-_bibit_ikan_tawar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362823/original/015208400_1790831366-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-01T120806.334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363111/original/072015600_1790840286-pecel_tahu_tempe_1.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359564/original/012193500_1790563144-pentol_tempe.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359155/original/018018600_1790486328-de47b7f4-f631-4419-93a9-4ffda566c9af.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357221/original/006650600_1790237536-Gemini_Generated_Image_g5g52kg5g52kg5g5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357105/original/084476200_1790233980-tempe_krispi1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316103/original/028109100_1785913120-ChatGPT_Image_Aug_5__2026__01_57_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293900/original/007896700_1783759764-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__03_45_39_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339738/original/015456800_1788426802-tumis_tempe_tanpa_kecap_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328370/original/016249800_1787191868-4b1a5fed-43c7-42c9-85d8-f5e4f9e6660b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323124/original/008208500_1786602029-cover_tem.jpg)