Resep Tepung Goreng Tempe Renyah ala Tukang Gorengan, Gurih dan Kriuk Tahan Lama

Pelajari resep tempe goreng tepung renyah tahan lama dengan kombinasi tepung, bumbu, dan teknik penggorengan yang tepat, termasuk tips menjaga kerenyahan.

Liputan6.com, Jakarta - Tempe goreng menjadi salah satu camilan sekaligus lauk sederhana yang mudah dijumpai di Indonesia. Rasanya gurih, harganya terjangkau, dan cocok dinikmati bersama nasi hangat maupun cabai rawit. Agar hasilnya semakin nikmat, resep tepung goreng tempe renyah perlu memperhatikan perpaduan bahan pelapis, bumbu, dan teknik menggoreng yang tepat.

Rahasia tempe goreng yang kriuk terletak pada komposisi tepung beras, tapioka, dan sedikit tepung terigu. Tepung beras membantu menghasilkan lapisan garing, sedangkan tapioka memberikan tekstur renyah dengan sedikit sensasi kenyal. Tepung terigu melengkapi adonan agar lapisan tepung tidak terlalu rapuh.

Selain bahan tepung, penggunaan air dingin, bumbu yang merata, serta minyak dengan suhu stabil turut menentukan hasil akhirnya. Dengan takaran yang sesuai, tempe goreng rumahan bisa memiliki lapisan tipis, gurih, dan renyah seperti gorengan yang dijual di pinggir jalan. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (22/10/2026).

Resep Tepung Goreng Tempe Renyah

Resep ini menggunakan campuran tiga jenis tepung dengan tambahan telur dan sedikit minyak goreng untuk membantu membentuk lapisan pelapis. Bumbu bawang putih, ketumbar, dan kaldu bubuk memberikan cita rasa gurih yang meresap pada adonan.

Informasi resep:

  • Porsi: sekitar 10–15 potong, tergantung ukuran irisan tempe

  • Waktu persiapan: 10–15 menit

  • Waktu memasak: sekitar 15–20 menit

  • Tingkat kesulitan: mudah

Bahan-bahan

  • 1 papan tempe ukuran sedang

  • 155 gram tepung beras

  • 15 gram tepung tapioka

  • 15 gram tepung terigu

  • 6 gram tepung maizena, opsional

  • 1 butir telur, sekitar 45 gram

  • 220–250 ml air es

  • 1 sdm minyak goreng untuk adonan

  • 8 gram garam atau secukupnya

  • 1 sdt ketumbar bubuk

  • 2 siung bawang putih, parut halus, atau bawang putih bubuk secukupnya

  • 1 sdt kaldu ayam atau jamur bubuk

  • 1/4 sdt lada bubuk, opsional

  • Sejumput gula, opsional

  • 2 lembar daun jeruk, iris sangat tipis, opsional

  • Daun bawang secukupnya, iris tipis, opsional

  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Tepung maizena bersifat opsional dan dapat ditambahkan untuk membantu menghasilkan lapisan yang lebih ringan. Jika tidak tersedia, resep tetap bisa dibuat dengan tiga jenis tepung utama.

Cara Membuat Tepung Goreng Tempe Renyah

1. Potong tempe menjadi irisan tipis

Iris tempe dengan ketebalan sekitar 3–5 milimeter agar mudah matang dan lapisan tepungnya terasa garing. Usahakan setiap potongan memiliki ketebalan yang relatif sama sehingga dapat matang secara merata ketika digoreng.

Jika tempe terlalu tebal, bagian tengahnya cenderung lebih padat dan membutuhkan waktu memasak lebih lama. Sebaliknya, irisan yang terlalu tipis bisa mudah patah ketika dicelupkan ke adonan.

2. Campurkan semua bahan kering

Siapkan wadah berukuran cukup besar, lalu masukkan tepung beras, tepung tapioka, tepung terigu, dan tepung maizena jika digunakan. Tambahkan garam, ketumbar bubuk, bawang putih, kaldu bubuk, lada, serta gula.

Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata. Tahap ini penting agar bumbu tidak menggumpal di satu bagian dan rasa gurih tersebar merata pada setiap potongan tempe.

3. Tambahkan air es secara bertahap

Tuangkan air es sedikit demi sedikit sambil mengaduk adonan. Jangan langsung memasukkan seluruh air karena kemampuan menyerap cairan setiap jenis tepung bisa berbeda.

Masukkan telur, kemudian aduk kembali hingga adonan tercampur rata. Tambahkan satu sendok makan minyak goreng dan aduk sampai tidak ada bagian tepung kering yang tersisa.

Adonan idealnya cukup encer untuk melapisi tempe, tetapi tidak terlalu cair hingga langsung menetes seluruhnya. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit air dingin. Jika terlalu encer, tambahkan sedikit tepung beras.

4. Masukkan irisan daun jeruk dan daun bawang

Jika ingin aroma yang lebih harum, tambahkan daun jeruk yang sudah diiris sangat tipis. Daun bawang juga bisa digunakan untuk memberikan aroma segar dan rasa gurih tambahan.

Kedua bahan ini tidak wajib. Untuk menghasilkan tempe goreng dengan rasa sederhana seperti gorengan tradisional, bumbu bawang putih dan ketumbar saja sudah cukup.

5. Panaskan minyak goreng

Tuangkan minyak ke dalam wajan dengan jumlah yang cukup banyak agar tempe dapat terendam sebagian besar atau seluruhnya. Panaskan menggunakan api sedang hingga minyak siap digunakan.

Hindari minyak yang belum cukup panas karena adonan dapat menyerap lebih banyak minyak dan menghasilkan lapisan yang kurang garing. Namun, minyak yang terlalu panas juga bisa membuat bagian luar cepat kecokelatan sebelum tempe matang dengan baik.

6. Celupkan tempe ke dalam adonan

Masukkan irisan tempe ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terlapisi. Angkat satu per satu, lalu biarkan kelebihan adonan menetes sebentar sebelum memasukkannya ke wajan.

Jangan menumpuk terlalu banyak irisan dalam satu kali penggorengan. Berikan jarak antarpotongan agar lapisan tepung tidak saling menempel dan suhu minyak tetap stabil.

7. Goreng hingga kuning keemasan

Goreng tempe dengan api sedang hingga lapisan tepung berubah menjadi kuning keemasan dan terasa kering. Balik sesekali agar kedua sisinya matang merata.

Waktu penggorengan bergantung pada ketebalan tempe, jumlah adonan yang menempel, dan suhu minyak. Karena itu, perhatikan perubahan warna serta teksturnya, bukan hanya mengandalkan waktu.

8. Tiriskan sebelum disajikan

Angkat tempe yang sudah matang, kemudian tiriskan di atas rak kawat atau saringan agar minyak berlebih turun. Hindari langsung menumpuk tempe dalam keadaan panas karena uap yang terperangkap dapat membuat lapisan tepung cepat melempem.

Sajikan selagi hangat bersama cabai rawit, sambal kecap, atau saus favorit.

Rahasia Membuat Tepung Goreng Tempe Tetap Renyah

Membuat tempe goreng yang garing bukan hanya soal memilih tepung. Cara mengolah adonan dan mengatur proses penggorengan juga menentukan apakah teksturnya bertahan setelah diangkat dari wajan.

Gunakan Tepung Beras sebagai Bahan Utama

Tepung beras menjadi komponen utama dalam resep ini karena membantu menghasilkan lapisan yang kering dan renyah. Jumlahnya dibuat jauh lebih banyak daripada tepung tapioka dan terigu.

Tepung tapioka berfungsi melengkapi tekstur, sedangkan tepung terigu membantu menyeimbangkan karakter adonan. Perbandingan tersebut bisa disesuaikan sedikit sesuai selera, tetapi sebaiknya jangan menambahkan terlalu banyak tepung terigu jika menginginkan lapisan yang ringan dan garing.

Pertahankan Suhu Adonan Tetap Dingin

Air es dapat membantu menjaga adonan tetap dingin sebelum digoreng. Gunakan air dingin langsung dari lemari es atau air yang diberi es batu, kemudian ukur cairannya sesuai kebutuhan adonan.

Meski begitu, air es bukan satu-satunya penentu kerenyahan. Komposisi tepung, ketebalan lapisan, suhu minyak, dan kadar air bahan juga berpengaruh terhadap hasil akhir.

Sebaiknya buat adonan sesaat sebelum digunakan. Jika adonan didiamkan terlalu lama, tekstur dan kekentalannya bisa berubah sehingga lapisan tepung tidak lagi menempel dengan hasil yang sama.

Jangan Terlalu Sering Mengaduk Tempe di Wajan

Setelah tempe dimasukkan ke dalam minyak, biarkan lapisan tepung mulai mengeras sebelum membaliknya. Membolak-balik terlalu cepat dapat membuat lapisan terlepas atau pecah.

Gunakan penjepit atau spatula berlubang untuk membalik tempe dengan hati-hati. Pastikan setiap potongan memiliki ruang yang cukup agar panas dapat menyebar secara merata.

Hindari Menggoreng Terlalu Banyak Sekaligus

Memasukkan terlalu banyak tempe dalam satu waktu dapat menurunkan suhu minyak. Akibatnya, lapisan tepung membutuhkan waktu lebih lama untuk kering dan berisiko menyerap lebih banyak minyak.

Lebih baik menggoreng dalam beberapa kelompok kecil. Jaga suhu minyak tetap stabil dan tunggu hingga kembali panas sebelum memasukkan kelompok berikutnya.

Gunakan Rak Kawat untuk Meniriskan Tempe

Tempe yang baru diangkat masih mengeluarkan uap panas. Jika diletakkan bertumpuk di piring, bagian bawahnya bisa menjadi lembap akibat uap dan minyak yang terkumpul.

Rak kawat memungkinkan udara mengalir di sekitar tempe sehingga lapisannya lebih mudah mempertahankan kerenyahan. Jika ingin menyimpannya sementara, tunggu hingga uap panas berkurang sebelum memasukkan tempe ke wadah.

Perlu diingat, kerenyahan tidak akan bertahan selamanya, terutama jika tempe disimpan dalam wadah tertutup saat masih panas atau berada di lingkungan yang lembap.

Variasi Bumbu untuk Tempe Goreng yang Gurih

Racikan tepung dasar dapat disesuaikan dengan selera keluarga. Perubahan kecil pada bumbu bisa memberikan karakter rasa berbeda tanpa perlu mengganti komposisi tepung utama.

Tepung Tempe Bawang Putih dan Ketumbar

Untuk rasa klasik seperti gorengan tradisional, gunakan bawang putih, ketumbar, dan garam sebagai bumbu utama. Bawang putih memberikan rasa gurih yang kuat, sedangkan ketumbar menambahkan aroma khas yang cocok dipadukan dengan tempe.

Jika menggunakan bawang putih segar, parut atau haluskan hingga lembut agar tidak meninggalkan potongan besar di adonan. Bawang putih bubuk juga bisa digunakan untuk menghasilkan campuran bumbu yang lebih praktis.

Tepung Tempe Daun Jeruk

Iris daun jeruk setipis mungkin, lalu masukkan ke dalam adonan. Aroma segarnya membuat tempe goreng terasa lebih harum dan cocok dijadikan camilan sore.

Jangan menggunakan terlalu banyak daun jeruk karena aromanya dapat mendominasi rasa bumbu lainnya. Dua lembar daun jeruk untuk satu adonan sudah cukup sebagai titik awal.

Tepung Tempe dengan Kaldu Jamur

Kaldu jamur bisa digunakan sebagai alternatif kaldu ayam untuk memberikan rasa gurih. Perhatikan kandungan garam pada bumbu bubuk yang digunakan agar rasa akhir tidak terlalu asin.

Jika sudah menambahkan kaldu bubuk, kurangi garam bila diperlukan. Sebaiknya cicipi sedikit adonan sebelum digunakan dengan memastikan bahan mentah yang mengandung telur tidak dikonsumsi langsung.

Cara Menyimpan Tempe Goreng agar Tidak Cepat Melempem

Tempe goreng paling nikmat disantap segera setelah matang. Namun, jika masih ada sisa, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitasnya.

Pertama, tiriskan tempe dengan baik dan biarkan uap panas berkurang. Jangan langsung menutupnya dalam wadah kedap udara karena kelembapan dapat terperangkap dan membuat lapisan tepung kehilangan kerenyahannya.

Kedua, jika tempe akan disimpan, masukkan ke dalam wadah bersih setelah cukup dingin dan simpan di lemari es. Karena adonan mengandung telur, tempe goreng sebaiknya tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam, atau lebih dari satu jam jika suhu lingkungan di atas 32 derajat Celsius.

Ketiga, panaskan kembali tempe menggunakan oven atau air fryer agar permukaannya kembali kering. Hindari memanaskan terlalu lama karena tempe bisa menjadi keras. Jika menggunakan wajan, panaskan dengan sedikit minyak dan gunakan api sedang agar bagian luar tidak cepat gosong.

Dengan memperhatikan pemilihan tepung, takaran air, bumbu, serta teknik menggoreng, tempe sederhana dapat diolah menjadi camilan yang gurih dan renyah. Kunci utamanya adalah menjaga adonan tidak terlalu kental, menggunakan minyak dengan suhu stabil, dan meniriskan tempe dengan benar setelah matang.

Pertanyaan Seputar Tepung Tempe Goreng yang Renyah

1. Tepung apa yang paling bagus untuk membuat tempe goreng renyah?

Tepung beras cocok dijadikan bahan utama karena membantu menghasilkan lapisan yang garing. Campurkan dengan sedikit tepung tapioka dan tepung terigu agar teksturnya lebih seimbang. Takaran dapat disesuaikan dengan ketebalan lapisan yang diinginkan.

2. Apakah tepung terigu bisa diganti dengan tepung lain?

Bisa. Tepung terigu dapat dikurangi atau dihilangkan, lalu disesuaikan dengan komposisi tepung beras dan tapioka. Namun, perubahan perbandingan dapat memengaruhi daya lekat adonan, tekstur, dan tingkat kerenyahan hasil akhirnya.

3. Mengapa tempe goreng tepung cepat melempem?

Tempe goreng bisa cepat melempem karena minyak kurang panas, lapisan tepung terlalu tebal, atau tempe ditumpuk saat masih panas. Uap yang terperangkap dalam wadah tertutup juga dapat membuat lapisan renyah menjadi lembap.

4. Apakah air es wajib digunakan untuk membuat tepung tempe renyah?

Air es tidak wajib, tetapi dapat membantu menjaga adonan tetap dingin sebelum digoreng. Hasil renyah juga dipengaruhi oleh komposisi tepung, kekentalan adonan, ketebalan irisan tempe, dan suhu minyak.

5. Bagaimana cara membuat tempe goreng tetap renyah setelah dingin?

Tiriskan tempe di atas rak kawat dan hindari menumpuknya saat masih panas. Untuk mengembalikan kerenyahannya, panaskan kembali menggunakan oven atau air fryer. Meski demikian, teksturnya mungkin tidak akan sama persis dengan tempe yang baru diangkat dari minyak.

Â