Liputan6.com, Jakarta - Kue Nagasari, jajanan tradisional Indonesia yang digemari, kini dapat dibuat dengan mudah di rumah menggunakan resep Kue Nagasari takaran gelas yang lembut dan tidak mudah pecah. Metode ini memastikan proporsi bahan yang tepat, ideal bagi pemula yang ingin menghasilkan kue dengan tekstur kenyal dan tidak lengket. Kelembutan khasnya berpadu manis dengan isian pisang, menciptakan pengalaman kuliner yang selalu dinanti.
Pendekatan takaran gelas menjadi solusi praktis dalam proses pembuatan, menghilangkan kerumitan penimbangan bahan. Dengan panduan ini, setiap orang dapat menyajikan Nagasari yang sempurna untuk berbagai acara, mulai dari kumpul keluarga hingga hidangan spesial.
Resep ini dirancang untuk menghasilkan Kue Nagasari yang tidak hanya lembut dan kenyal, tetapi juga memiliki daya tahan. Kombinasi bahan alami dan teknik pengolahan yang cermat merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan jajanan klasik ini dengan hasil yang memuaskan. Simak resep lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (17/6/2026).
Advertisement
Mengenal Kue Nagasari, Jajanan Tradisional yang Tetap Digemari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478251/original/054795300_1768896603-nagasari.jpg)
Kue Nagasari merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Kue ini dikenal dengan teksturnya yang lembut serta rasa manis yang pas, sehingga masih menjadi favorit hingga saat ini. Selain menjadi camilan sehari-hari, Kue Nagasari juga sering hadir dalam berbagai acara tradisional, syukuran, maupun kumpul keluarga.Â
Nagasari dibuat dari adonan tepung beras yang dimasak bersama santan dan gula, kemudian diberi isian potongan pisang matang di bagian tengahnya. Setelah dibungkus menggunakan daun pisang, adonan dikukus hingga matang sehingga menghasilkan aroma harum yang khas.
Nama "Nagasari" sendiri diyakini berasal dari gabungan kata "naga" yang melambangkan kehormatan dan "sari" yang berarti inti atau bagian utama, sehingga memiliki makna sebagai sesuatu yang bernilai dan istimewa. Hingga kini, Nagasari tetap menjadi salah satu kue tradisional yang digemari karena kesederhanaan bahan dan cita rasanya yang autentik.
Advertisement
Bahan-Bahan Kue Nagasari Takaran Gelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261082/original/091419200_1781678896-9627193943806737739.jpeg)
Untuk mencapai hasil Kue Nagasari yang lembut dan tidak mudah pecah, pemilihan dan takaran bahan yang tepat sangatlah krusial. Penggunaan takaran gelas mempermudah proses ini bagi siapa saja.
Bahan Utama:
- Tepung beras: 2 gelas (sekitar 200 gram).
- Tepung tapioka: 4 sendok makan.
- Gula pasir: ½ gelas (sekitar 100 gram).
- Santan ukuran sedang: 3 gelas (sekitar 600 ml).
- Garam: ½ sendok makan.
- Minyak goreng (untuk adonan): 2 sendok makan.
Isian:
- Pisang matang (raja atau kepok): 3 buah.
Pembungkus:
- Daun pisang secukupnya.
- Daun pandan (opsional, untuk penambah aroma).
Cara Membuat Kue Nagasari Takaran Gelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261083/original/019689500_1781678897-16144228369801200083.jpeg)
Proses pembuatan Kue Nagasari membutuhkan perhatian pada setiap tahapan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Ikuti langkah-langkah berikut agar kue Nagasari Anda memiliki tekstur yang diinginkan.
Persiapan Adonan:
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, santan, dan garam dalam wadah.
- Aduk semua bahan hingga tidak ada gumpalan.
- Masak adonan di atas api sedang sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
- Aduk hingga adonan meletup-letup dan teksturnya mengental.
- Angkat adonan dan biarkan hangat.
Persiapan Pisang:
- Kukus pisang hingga matang, lalu potong sesuai selera.
Pembungkusan:
- Siapkan daun pisang yang sudah dilemaskan (dijemur sebentar atau dilayukan di atas api kecil) agar tidak mudah sobek.
- Ambil satu sendok makan adonan, letakkan di atas daun pisang.
- Taruh sepotong pisang di tengah adonan.
- Tutup pisang dengan sedikit adonan lagi.
- Bungkus adonan dengan rapi menggunakan daun pisang.
Pengukusan:
- Panaskan dandang sebelum digunakan hingga uapnya cukup banyak.
- Kukus Nagasari selama sekitar 10-20 menit hingga matang sempurna.
Advertisement
Tips Agar Kue Nagasari Tetap Lembut, Kenyal, dan Tidak Mudah Pecah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411073/original/007533700_1762998341-nagasari.jpg)
Untuk memastikan Kue Nagasari Anda memiliki tekstur yang lembut, kenyal, dan tidak mudah pecah, beberapa tips berikut dapat diterapkan. Perhatian pada detail proses akan menghasilkan kue yang sempurna.
- Penggunaan Tepung Sagu: Penambahan tepung sagu ke dalam adonan dapat membuat hasil Nagasari lebih lembut. Namun, perhatikan takaran agar adonan tidak terlalu lembek.
- Api Kompor Kecil Saat Memasak Adonan: Menggunakan api kompor kecil saat mengaduk adonan tepung dan santan membantu bahan tercampur rata dan mencegah adonan menggumpal.
- Pemanasan Dandang: Panaskan dandang sebelum mengukus adonan agar uap yang terkumpul cukup banyak untuk mematangkan kue secara merata.
- Pengolahan Santan: Rebus santan hingga mendidih atau matang sebelum dicampur dengan tepung untuk menjaga keawetan Nagasari lebih lama dan menghindari santan pecah.
- Kualitas Tepung Beras: Pilih tepung beras murni tanpa campuran untuk menghasilkan adonan yang lembut dan tidak pecah saat dikukus.
- Daun Pisang yang Dilemaskan: Gunakan daun pisang yang sudah dilemaskan agar tidak mudah sobek saat membungkus adonan.
Pertanyaan Seputar Kue Nagasari Takaran Gelas
Apa itu Kue Nagasari?
Kue basah tradisional Indonesia dari tepung beras, santan, gula, dengan isian pisang, dibungkus daun pisang, lalu dikukus.
Dari mana asal Kue Nagasari?
Kue Nagasari dipercaya berasal dari daerah Indramayu, Jawa Barat.
Mengapa Kue Nagasari dibungkus daun pisang?
Pembungkus daun pisang memberikan aroma khas yang harum pada kue saat dikukus.
Bagaimana cara agar Kue Nagasari tidak cepat basi?
Rebus santan hingga mendidih atau matang sebelum digunakan dalam adonan.
Bisakah Kue Nagasari dibuat tanpa pisang?
Pisang adalah isian tradisional, namun variasi lain atau tanpa isian dimungkinkan, meskipun pisang memberikan sensasi kenyal dan manis alami.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346802/original/063133700_1757650216-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__68_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5362936/original/004760500_1758877364-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931140/original/085829900_1724906277-Sebungkus_kue_nagasari_pisang.__Liputan6.comWikimedia_Commonsbolakeluarga_.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4782996/original/080381700_1711299249-WhatsApp_Image_2024-03-24_at_10.58.25_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313404/original/060372900_1785639256-e74332bf-167f-43f9-a3fa-e1e3f676cccc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312463/original/086503200_1785494779-365d76f7-d4b4-4346-9a80-cd8f4edd5395.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312314/original/041788200_1785486923-b5f0e099-06c0-4340-99fc-22e95b6ae681.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312276/original/005584000_1785485541-ChatGPT_Image_Jul_31__2026__03_10_02_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311607/original/050927900_1785410486-Gemini_Generated_Image_s2sbuos2sbuos2sb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311273/original/091327100_1785397039-0a58c8b5-1050-4417-9de6-c74c1bd66219.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259272/original/048794500_1781493764-10242484220532753462.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311152/original/097480500_1785390533-tifanitopan-sayur-labu-siam-10195200_1280.jpg)