Khutbah Jumat 14 Agustus 2026, Pentingnya Menjaga Salat untuk Keselamatan Dunia dan Ketentraman Hati

Khutbah Jumat 14 Agustus 2026 tentang menjaga salat untuk keselamatan dunia dan ketentraman hati.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 15:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Khutbah Jumat 14 Agustus 2026 bisa menjadi momentum untuk saling mengingatkan kepada umat Islam agar tidak meninggalkan salat di tengah kesibukan kehidupan. Salat merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan sehingga setiap Muslim perlu berusaha menjaganya dalam berbagai keadaan.

Kesibukan pekerjaan, urusan keluarga, perjalanan, dan berbagai persoalan kehidupan sering membuat perhatian manusia terbagi. Dalam keadaan tersebut, salat menjadi pengingat agar seorang Muslim tetap menjalankan kewajiban kepada Allah SWT sekaligus menjaga perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.

Tema menjaga salat juga berkaitan dengan ketentraman hati. Ketika menghadapi persoalan, manusia tetap perlu berusaha mencari jalan keluar, tetapi juga perlu mengingat Allah SWT melalui ibadah, doa, dan kesabaran agar tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan emosi. Berikut Liputan6 hadirkan referensi khutbahnya, Kamis (13/8).

Khutbah Pertama

Jemaah Jumat rahimakumullah, marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, termasuk menjaga salat yang telah diwajibkan bagi setiap Muslim sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 103:

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Innash-shalāta kānat 'alal-mu'minīna kitāban mauqūtan.

“Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin.”

Ayat tersebut mengingatkan bahwa salat memiliki waktu yang perlu dijaga. Karena itu, pekerjaan dan urusan dunia tidak seharusnya membuat seorang Muslim melupakan kewajiban tersebut.

Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 238:

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

Hāfizhū 'alash-shalawāti wash-shalātil-wusthā wa qūmū lillāhi qānitīn.

“Peliharalah semua salat dan salat wustha. Dan laksanakanlah salat karena Allah dengan khusyuk.”

Jemaah Jumat yang dirahmati Allah, menjaga salat perlu dimulai dari kesadaran bahwa ibadah tersebut merupakan kewajiban yang tidak bergantung pada keadaan. Ketika lapang maupun ketika menghadapi persoalan, seorang Muslim tetap perlu berusaha menunaikannya.

Khutbah Kedua

Jemaah Jumat rahimakumullah, kehidupan manusia tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan sehingga persoalan dapat muncul dalam keluarga, pekerjaan, kesehatan, maupun hubungan dengan sesama, dan dalam keadaan tersebut seorang Muslim perlu memiliki pegangan agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan sabar.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 153:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Yā ayyuhalladzīna āmanū ista'īnū bish-shabri wash-shalāti, innallāha ma'ash-shābirīn.

“Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Ayat tersebut mengingatkan bahwa salat dan kesabaran dapat menjadi bagian dari sikap seorang Muslim ketika menghadapi ujian. Ikhtiar tetap dilakukan, tetapi hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ankabut ayat 45:

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ

Innash-shalāta tanhā 'anil-fahsyā'i wal-munkar.

Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”

Jemaah Jumat, ayat tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga salat perlu diikuti dengan menjaga perilaku. Ibadah yang dilakukan hendaknya menjadi pengingat agar kita berhati-hati dalam berbicara, bekerja, berdagang, menjalankan amanah, dan memperlakukan orang lain.

Inspirasi Khutbah Jumat Lainnya

Jemaah Jumat yang dirahmati Allah, salat perlu dijaga sepanjang kehidupan karena manusia akan selalu berhadapan dengan perubahan keadaan, sementara kewajiban kepada Allah SWT tetap harus dijalankan selama seseorang memiliki kewajiban untuk menunaikannya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Thaha ayat 14:

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Innanī anallāhu lā ilāha illā anā fa'budnī wa aqimish-shalāta li dzikrī.

“Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat-Ku.”

Ayat tersebut mengingatkan bahwa salat memiliki hubungan dengan zikir atau mengingat Allah SWT. Ketika salat dijaga, seorang Muslim memiliki waktu untuk berhenti dari aktivitas dunia dan kembali mengingat tujuan hidupnya.

Menjaga salat juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan. Seorang Muslim tetap perlu bekerja, belajar, mencari nafkah, menjaga keluarga, dan membantu sesama, tetapi seluruh kegiatan tersebut tidak seharusnya membuat kewajiban salat ditinggalkan.

Mari kita mulai menjaga salat dari diri sendiri dan keluarga. Jangan menunggu datangnya persoalan untuk mendekat kepada Allah SWT, tetapi biasakan mengingat-Nya ketika keadaan lapang maupun ketika menghadapi ujian.

Pesan Penting untuk Para Jemaah

Jemaah Jumat rahimakumullah, ada beberapa hal yang perlu kita ingat setelah meninggalkan masjid.

Pertama, salat bukan ibadah yang hanya dilakukan ketika memiliki waktu luang. Waktu salat perlu diperhatikan di tengah pekerjaan, perjalanan, kegiatan keluarga, dan berbagai urusan lainnya.

Kedua, menjaga salat perlu disertai dengan menjaga perilaku. Jangan sampai seseorang rajin melaksanakan salat, tetapi masih mudah menyakiti orang lain, mengambil hak orang lain, berkata tidak benar, atau mengabaikan amanah yang diberikan kepadanya.

Ketiga, ketika menghadapi persoalan, jangan menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk meninggalkan salat. Justru pada saat itulah seorang Muslim perlu mendekat kepada Allah SWT, berdoa, bersabar, dan tetap melakukan ikhtiar untuk menyelesaikan persoalan.

Semoga Allah SWT memberi kita kemampuan untuk menjaga salat, menjaga keluarga, menjaga amanah, dan menjaga hubungan dengan sesama. Semoga salat yang kita lakukan menjadi pengingat dalam setiap langkah kehidupan dan menjadi jalan untuk memperoleh pertolongan Allah SWT.

Apa Hal Penting yang Harus Tetap Ada di Khutbah

Khutbah hendaknya tetap memuat ajakan untuk bertakwa kepada Allah SWT, mengingatkan jemaah terhadap kewajiban agama, serta menyampaikan nasihat yang berkaitan dengan kehidupan. Dalam tema menjaga salat, pesan tersebut dapat disampaikan melalui ayat Al-Qur'an dan pengingat yang mudah dipahami.

Khutbah juga perlu mengajak jemaah melakukan perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Pesannya dapat diarahkan pada kebiasaan menjaga waktu salat, mengingat Allah SWT ketika menghadapi persoalan, serta menjadikan ibadah sebagai bagian dari kehidupan bersama keluarga dan masyarakat.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penutup khutbah berupa doa untuk kaum Muslimin. Doa menjadi bagian yang mengakhiri rangkaian nasihat dengan permohonan kepada Allah SWT agar memberikan ampunan, petunjuk, pertolongan, dan kemampuan untuk menjalankan kewajiban.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Khutbah Jumat

1. Apa tema Khutbah Jumat 14 Agustus 2026?

Tema yang dapat disampaikan adalah pentingnya menjaga salat untuk menjalani kehidupan dengan mengingat Allah SWT dan menghadapi persoalan dengan sabar.

2. Mengapa salat penting bagi seorang Muslim?

Salat merupakan kewajiban yang memiliki waktu tertentu dan menjadi bagian dari ibadah untuk mengingat Allah SWT.

3. Apa ayat tentang menjaga salat?

Surah An-Nisa ayat 103 menjelaskan bahwa salat merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan bagi orang-orang beriman.

4. Apa hubungan salat dengan ketentraman hati?

Salat memberi kesempatan untuk mengingat Allah SWT, berdoa, dan memohon pertolongan ketika menghadapi persoalan kehidupan.

5. Apa pesan utama khutbah tentang menjaga salat?

Pesan utamanya adalah menjaga salat dalam keadaan apa pun serta membawa nilai ibadah tersebut ke dalam perilaku sehari-hari.