Sukses

Top 3 Islami: Hukum Daging Qurban Dibagi ke Nonmuslim Menurut Buya Yahya dan UAH, Tanggapan Gus Baha saat Ada Orang Miskin Mau Kurban Ayam

Ulasan mengenai boleh dan tidaknya daging qurban dibagikan untuk nonmuslim yang diulas oleh dua ulama, Buya Yahya dan Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjadi artikel terpopuler di kanal Islami Liputan6.com, Minggu (16/6/2024). Artikel kedua terpopuler yaitu reaksi Gus Baha tatkala ada orang miskin yang berkonsultasi hendak qurban ayam jago

Liputan6.com, Jakarta - Lazimnya, masjid maupun mushola akan membentuk panitia untuk penyembelihan hewan kurban, termasuk distribusinya pada perayaan Idul Adha, atau 3 hari setelahnya, Tasyrik.

Daging qurban akan dikemas per paket lantas dibagikan kepada masyarakat. Di antara yang dibagi, seringkali ada yang nonmuslim.

Lantas, apa hukum daging kurban dibagikan untuk nonmuslim, bolehkah?

Ulasan mengenai boleh dan tidaknya daging qurban dibagikan untuk nonmuslim yang diulas oleh dua ulama, Buya Yahya dan Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjadi artikel terpopuler di kanal Islami Liputan6.com, Minggu (16/6/2024).

Artikel kedua terpopuler yaitu reaksi Gus Baha tatkala ada orang miskin yang berkonsultasi hendak qurban ayam jago.

Selanjutnya, artikel ketiga yaitu tata cara dan niat puasa Arafah, beserta keutamaannya.

Selengkapnya, mari simak Top 3 Islami.

 

Simak Video Pilihan Ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

1. Hukum Daging Kurban Dibagikan ke Nonmuslim, Bolehkah? Ini Kata UAH dan Buya Yahya

Hari Raya Idul Adha akan tiba. Umat Islam akan menyambut lebaran haji itu dengan penuh suka cita. Tidak lupa juga menyiapkan hewan kurban bagi yang akan melaksanakan.

Penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha dilakukan setelah salat Id pada 10 Dzulhijjah. Waktu penyembelihan berlangsung hingga hari tasyrik atau tiga hari setelah Idul Adha (11-13 Dzulhijjah).

Hukum menyembelih hewan qurban adalah sunnah. Bagi yang mampu, dianjurkan untuk membeli hewan kurban dan dipotong saat hari penyembelihan.

Daging kurban yang telah disembelih dibagikan kepada orang lain. Orang yang berhak menerima daging kurban sangat luas, tidak seperti zakat yang spesifik. Bahkan, orang yang berkurban juga berhak menikmati bagian daging kurbannya sebagai bukti syukur kepada-Nya.

Ulama kharismatik Ustadz Adi Hidayat atau UAH mengatakan, dalam pembagian daging kurban sebaiknya memprioritaskan orang yang terdekat di lingkungan shohibul qurban, khususnya kalangan fakir atau miskin.

“Kalau dekat terpenuhi, makin jauh lagi. Jadi jangan tertukar. Sangat mulia kalau kita ingin berkurban di tempat yang jauh, tapi perhatikan lingkungan kita tinggal dulu. Kalau lingkungan tinggal kita sudah terpenuhi, boleh yang kurban Anda di daerah tertentu yang lebih membutuhkan,” kata UAH dikutip dari YouTube Surau Kita, Kamis (13/6/2024).

Di beberapa daerah, tidak semua orang terdekatnya beragama Islam. Lantas, bolehkah daging kurban itu dibagikan ke nonmuslim dan bagaimana hukumnya?

Selengkapnya baca di sini

3 dari 4 halaman

2. Reaksi Adem Gus Baha saat Didatangi Orang Miskin yang Mau Qurban Ayam Jago

Syahdan, aalam lebaran haji beberapa tahun lalu, ulama kharismatik KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) pernah didatangi orang yang miskin berniat qurban ayam jago.

"Dadi malem lebaran, kulo niku nate ditekani wong melarat, meh qurban ajam jago," kata Gus Baha seperti dilansir dari laman YouTube kanal @Santri Gayeng.

Dalam keterangnnya terjadi dialog antara keduanya,

"Masa kurban kudu wedus Gus," kata tamunya yang menanyakan apa qurban harus kambing.

"Lha piye," jawab Gus Baha.

Nah ternyata orang miskin tersebut sudah membawa ayam jago. Lalu dia ingin menyerahkan ke Gus Baha sebagai qurbannya.

Selengkapnya baca di sini

4 dari 4 halaman

3. Puasa Arafah 16 Juni 2024: Niat, Tata Cara, Doa Berbuka, hingga Keutamaannya

Puasa Arafah di Arab Saudi berbeda dengan Indonesia. Di Makkah, tanggal 15 Juni 2024 sudah masuk hari Arafah. Oleh karenanya, jemaah haji akan melaksanakan wukuf sebagai puncak haji pada hari tersebut.

Sementara, pemerintah Indonesia menetapkan hari Arafah 9 Dzulhijjah 1445 H jatuh pada Ahad, 16 Juni 2024. Muslim di Tanah Air dapat menjalankan puasa di hari tersebut, sesuai yang ditetapkan pemerintah.

Puasa Arafah adalah amalan sunnah yang dilakukan sebelum Hari Raya Idul Adha. Puasa di hari Arafah termasuk amalan yang mulia dan dicintai oleh Allah SWT, sebagaimana menjalankan amal saleh di 10 hari pertama Dzulhijjah.

Muslim yang hendak berpuasa perlu tahu bagaimana niat dan tata cara puasa Arafah. Keutamaan puasa Arafah juga tak kalah penting perlu diketahui sebagai motivasi menjalankan ibadah tersebut.

Berikut panduan puasa Arafah 2024 mulai dari niat puasa arafah, tata cara, doa berbuka, hingga keutamaannya.

Selengkapnya baca di sini

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.