Cara Membuat Lemet Labu Kuning yang Empuk dan Tidak Bantat, Manis Legit dengan Tekstur Lembut

0(0)

Kuasai cara membuat lemet labu kuning yang empuk dan tidak bantat dengan panduan lengkap bahan, langkah, dan tips untuk hasil manis legit nan lembut.

Diterbitkan 03 Juli 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat lemet labu kuning yang empuk dan tidak bantat ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Jajanan tradisional ini menawarkan perpaduan rasa manis alami dari labu kuning, aroma harum daun pisang, dan tekstur lembut yang cocok dijadikan camilan maupun teman minum teh atau kopi.

Lemet sendiri dikenal sebagai kudapan tradisional khas Jawa yang umumnya dibuat dari singkong parut, kelapa, dan gula merah, kemudian dibungkus daun pisang sebelum dikukus. Seiring berkembangnya kreasi kuliner, labu kuning menjadi salah satu bahan alternatif yang menghasilkan cita rasa lebih lembut dengan warna kuning yang menggugah selera.

Jika ingin menghasilkan lemet yang pulen, lembut, dan tidak keras setelah dingin, pemilihan bahan hingga teknik mengukus menjadi faktor penting. Berikut panduan lengkap dari Liputan6.com yang bisa Anda ikuti di rumah, Jumat (3/7/2026).

Resep Lemet Labu Kuning

Lemet merupakan salah satu jajanan pasar tradisional yang berasal dari Jawa. Versi klasiknya menggunakan singkong sebagai bahan utama, kemudian dicampur kelapa parut dan pemanis sebelum dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga matang.

Kini, banyak variasi lemet bermunculan, salah satunya menggunakan labu kuning. Selain memberikan rasa manis alami, labu kuning juga membuat tekstur lemet menjadi lebih lembut serta kaya akan kandungan vitamin A, serat, dan antioksidan.

Dibandingkan lemet singkong, lemet labu kuning memiliki tekstur yang lebih halus sehingga cocok disukai anak-anak maupun orang dewasa.

Bahan-Bahan

Untuk sekitar 5–6 bungkus lemet, siapkan bahan berikut.

  • 500 gram labu kuning
  • 1 butir kelapa kecil setengah tua, diparut
  • 100 gram tepung beras
  • 60 gram tepung maizena
  • 150 gram gula pasir (sesuaikan selera)
  • 35 ml santan kental
  • 1/2 sendok teh garam
  • Daun pisang secukupnya untuk membungkus
  • Air secukupnya untuk mengukus

Cara Membuat Lemet Labu Kuning yang Empuk dan Tidak Bantat

Berikut langkah-langkah lengkap cara membuat lemet labu kuning yang empuk dan tidak bantat agar hasilnya lembut, legit, dan tidak mudah mengeras.

1. Siapkan Labu Kuning

Kupas labu kuning, buang bijinya, lalu cuci hingga bersih. Labu dapat diparut atau dikukus terlebih dahulu sampai empuk sebelum dihaluskan.

Jika memilih metode kukus, kukus sekitar 15–20 menit hingga benar-benar lunak. Setelah itu haluskan menggunakan garpu atau sendok sampai tidak ada gumpalan besar.

2. Campurkan Semua Bahan

Masukkan labu kuning yang telah dihaluskan ke dalam wadah besar.

Tambahkan:

  • kelapa parut,
  • tepung beras,
  • tepung maizena,
  • gula pasir,
  • garam,
  • santan.

Aduk perlahan hingga seluruh bahan tercampur rata dan menghasilkan adonan yang lembut. Pastikan tidak ada tepung yang masih menggumpal.

Apabila adonan terasa terlalu encer, tambahkan sedikit tepung beras. Sebaliknya, jika terlalu padat, tambahkan sedikit santan agar teksturnya tetap lembut.

3. Siapkan Daun Pisang

Panaskan daun pisang sebentar di atas api kecil atau siram dengan air panas agar lebih lentur dan tidak mudah sobek saat digunakan.

Potong daun pisang sesuai ukuran yang diinginkan.

4. Bungkus Adonan

Ambil sekitar 2–3 sendok makan adonan, letakkan di atas daun pisang, lalu bungkus memanjang atau berbentuk segitiga sesuai selera.

Sematkan kedua ujungnya menggunakan lidi jika diperlukan agar bungkusan tetap rapat saat dikukus.

5. Kukus Hingga Matang

Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga air benar-benar mendidih.

Susun bungkusan lemet di dalam kukusan tanpa saling bertumpuk terlalu rapat agar uap panas dapat menyebar merata.

Kukus selama sekitar 25–30 menit hingga lemet matang sempurna.

Setelah matang, diamkan selama kurang lebih 10 menit sebelum dibuka agar teksturnya semakin padat namun tetap lembut.

Tips agar Lemet Labu Kuning Empuk dan Tidak Bantat

Keberhasilan cara membuat lemet labu kuning yang empuk dan tidak bantat tidak hanya bergantung pada resep, tetapi juga teknik pengolahannya. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.

Gunakan Labu Kuning yang Matang

Pilih labu kuning yang sudah tua dengan warna daging cerah. Labu jenis ini memiliki rasa lebih manis dan kadar air yang pas sehingga menghasilkan adonan lebih lembut.

Jangan Terlalu Banyak Tepung

Tepung memang membantu membentuk tekstur lemet, tetapi penggunaan berlebihan justru membuat hasil akhirnya keras dan bantat.

Gunakan tepung secukupnya sebagai pengikat adonan.

Tambahkan Santan

Santan membuat tekstur lemet lebih gurih dan lembut. Namun, jangan menuangkan terlalu banyak karena adonan bisa menjadi terlalu cair.

Kelapa Parut Setengah Tua Lebih Cocok

Kelapa setengah tua memiliki tekstur yang lebih lembut dibanding kelapa tua sehingga menyatu sempurna dengan adonan tanpa membuat hasil akhir terasa kasar.

Kukusan Harus Sudah Panas

Masukkan adonan ketika kukusan sudah menghasilkan uap banyak. Suhu yang stabil membantu lemet matang merata dan mengurangi risiko teksturnya menjadi bantat.

Jangan Membuka Tutup Kukusan Terlalu Sering

Membuka tutup kukusan berulang kali menyebabkan suhu turun sehingga proses pematangan tidak optimal.

Penyajian dan Cara Menyimpan

Lemet labu kuning paling nikmat disantap saat masih hangat karena aromanya masih sangat harum dari daun pisang.

Apabila masih tersisa, simpan dalam wadah tertutup dan masukkan ke dalam lemari pendingin. Lemet dapat bertahan sekitar dua hingga tiga hari.

Saat akan disajikan kembali, cukup kukus selama 10–15 menit agar teksturnya kembali lembut seperti baru matang.

Mengapa Lemet Bisa Bantat?

Ada beberapa penyebab lemet gagal mengembang atau terasa padat.

  • Adonan terlalu banyak tepung.
  • Labu kuning masih mengandung terlalu banyak air.
  • Santan terlalu sedikit.
  • Waktu mengukus kurang lama.
  • Api kukusan terlalu kecil sehingga panas tidak stabil.

Dengan memperhatikan komposisi bahan dan teknik memasak, cara membuat lemet labu kuning yang empuk dan tidak bantat akan jauh lebih mudah dipraktikkan bahkan oleh pemula.

Tanya Jawab Seputar Lemet

1. Apa perbedaan lemet labu kuning dengan lemet singkong?

Lemet singkong menggunakan singkong parut sebagai bahan utama sehingga teksturnya lebih padat dan kenyal. Sementara itu, lemet labu kuning memiliki tekstur lebih lembut, rasa lebih manis alami, dan warna kuning yang menarik.

2. Mengapa lemet labu kuning menjadi bantat?

Lemet biasanya menjadi bantat karena penggunaan tepung yang terlalu banyak, adonan terlalu kering, atau proses pengukusan kurang maksimal sehingga bagian dalam belum matang sempurna.

3. Apakah lemet labu kuning bisa dibuat tanpa santan?

Bisa. Santan dapat dihilangkan atau diganti dengan sedikit air, tetapi hasilnya tidak akan segurih dan selembut lemet yang menggunakan santan.

4. Berapa lama lemet labu kuning dapat disimpan?

Jika disimpan di dalam lemari pendingin menggunakan wadah tertutup, lemet dapat bertahan sekitar 2–3 hari. Sebelum disantap kembali, kukus beberapa menit agar teksturnya kembali empuk.

5. Apakah lemet labu kuning bisa menggunakan gula merah?

Bisa. Gula merah dapat menggantikan gula pasir untuk menghasilkan aroma karamel yang lebih khas dan cita rasa tradisional yang lebih kaya. Pastikan gula disisir halus agar mudah tercampur merata ke dalam adonan.

 

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu