Gaya Old Money yang Elegan, Tak Perlu Logo untuk Terlihat Berkelas

Gaya old money membuat semakin banyak pencinta mode tertarik pada tampilan yang lebih tenang melalui tren quiet luxury.

Diterbitkan 17 Agustus 2026, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gaya old money kembali menjadi inspirasi berpakaian pada 2026. Estetika ini menawarkan cara berbeda dalam memaknai kemewahan.

Alih-alih mengandalkan logo besar atau merek yang mencolok, gaya old money menonjolkan kualitas bahan, potongan yang rapi, serta padu padan sederhana yang tetap terlihat elegan. Pendekatan tersebut membuat semakin banyak pencinta mode tertarik pada tampilan yang lebih tenang melalui tren quiet luxury.

Gaya old money sendiri berakar dari estetika preppy yang lekat dengan busana klasik dan berkelas. Pilihan pakaian dalam gaya ini biasanya mengutamakan kualitas material, ketelitian pengerjaan, dan desain yang tidak mudah kehilangan daya tarik.

Karakter tersebut membuatnya mampu melintasi berbagai dekade tanpa terasa kuno. Seiring perkembangan tren, gaya old money juga terus mengalami perubahan. Kesan klasik tetap menjadi benang merah, tapi cara memadukannya kini terasa lebih santai dan relevan.

Melansir Vogue Adria, Kamis, 30 Juli 2026, gaya old money tahun ini tidak lagi identik dengan blazer formal atau setelan jas yang kaku. Siluet yang lebih rileks, palet warna yang tenang, dan busana berpotongan simpel justru menghadirkan kesan mewah secara lebih natural.

Menariknya, menerapkan gaya old money tidak mengharuskan seseorang memenuhi lemari dengan pakaian bermerek. Koleksi yang sudah dimiliki dapat tampil berbeda melalui padu padan yang tepat.

Kunci utamanya terletak pada pemilihan potongan, material, warna, dan aksesori yang saling melengkapi sehingga menciptakan penampilan klasik, elegan, sekaligus tetap terasa personal.

Gaya Old Money yang Turun-temurun

Gaya old money lekat dengan penampilan klasik yang seolah diwariskan lintas generasi. Rok lipit, kemeja polo, blazer rapi, serta sweter yang disampirkan di bahu menjadi sejumlah elemen khas. Lebih dari sekadar pilihan busana, estetika ini menekankan kualitas, kesederhanaan, dan keanggunan tanpa bergantung pada tren sesaat.

Berakar dari gaya preppy, old money terus beradaptasi mengikuti perkembangan mode. Pada 2026, estetika ini tampil lebih modern lewat siluet yang santai, warna-warna netral, serta potongan bersih dan minimalis.

Karakter klasik tetap terasa, tetapi tampilannya menjadi lebih ringan dan relevan. Pilihan busananya pun mudah dikenakan dalam berbagai kesempatan. Blazer, celana bahan, rok midi, dan kemeja putih menjadi investasi fesyen yang dapat dipadukan berulang kali tanpa terlihat membosankan.

Penerapan Gaya Old Money

Salah satu daya tarik gaya old money terletak pada kemampuannya mempertemukan busana klasik dengan sentuhan modern. Pada 2026, blazer berstruktur, mantel panjang, dan rok rapi tampil lebih fleksibel melalui padu padan dengan celana wide-leg, rok midi, dan denim gelap.

Perubahan siluet tidak menghilangkan karakter utama gaya ini yang mengutamakan kualitas. Potongan yang rapi, warna netral seperti putih, krem, hitam, navy, dan cokelat, serta aksesori minimalis menjadi kunci untuk menciptakan penampilan elegan tanpa kesan berlebihan.

Material turut menentukan tampilan akhir. Linen, katun premium, wol, kasmir, dan sutra dapat memberikan kesan mewah sekaligus nyaman. Perpaduan bahan berkualitas dan potongan yang tepat membuktikan bahwa gaya berkelas tidak selalu membutuhkan logo atau merek ternama. Keselarasan setiap elemen justru menjadi kunci utama penampilan old money.

Penekanan pada Aksesori

Dalam gaya old money, aksesori berperan sebagai pelengkap yang memperkuat penampilan tanpa mengambil alih perhatian. Estetika ini cenderung memilih desain sederhana dengan material berkualitas daripada aksesori berlogo besar.

Ikat pinggang kulit, dasi klasik, jam tangan minimalis, hingga bros yang kembali populer pada 2026 dapat memberikan aksen elegan secara subtle. Prinsip quiet luxury juga terlihat dalam pemilihan tas.

Siluet klasik, warna netral, dan material berkualitas membuat sebuah tas tetap relevan meski tren terus berganti. Desain yang bersih sekaligus fungsional menjadikannya mudah dipadukan untuk berbagai kesempatan.

Material seperti kulit dan suede turut memberikan kesan mewah melalui tekstur dan pengerjaan yang rapi. Tote bag berukuran besar hingga tas tangan dengan desain sederhana dapat menjadi investasi fesyen yang melengkapi gaya old money tanpa terlihat berlebihan.