Nostalgia Era 2000-an Setelah Kerja, Fimelahood Hangout Hadirkan Early Party

Fimelahood Hangout bertema 2000-an digelar 25 September 2026 di Please Don’t Tell Bar, 19.00–21.30 WIB, menghadirkan playlist nostalgia seusai jam kerja.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Selepas jam kantor, Fimela mengajak komunitas Fimelahood kembali ke era 2000-an lewat Fimelahood Hangout: "Bring Back 2000s, Ladies!" pada 25 September 2026. Konsep early party dipilih agar para tamu tetap bisa bersenang-senang tanpa mengorbankan waktu istirahat.

Bertempat di Please Don’t Tell Bar, Senopati, Jakarta Selatan, acara berlangsung pukul 19.00 hingga 21.30 WIB. Format singkat ini dirancang sebagai jeda hangat setelah rutinitas, menghadirkan suasana santai untuk bernyanyi dan berbagi cerita.

Deretan lagu populer era 2000-an dari DJ menjadi penggerak suasana. Karya musisi Indonesia seperti Kahitna dan Potret mengalun berdampingan dengan hit internasional dari Beyoncé, Maroon 5, hingga Justin Bieber. Begitu lagu-lagu familiar diputar, para Fimelahood larut dalam sing-along bersama teman.

Ketika Lagu Lama Memantik Ingatan

Nostalgia melalui musik bukan sekadar perasaan sentimental. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengenang pengalaman bermakna memiliki dimensi sosial yang kuat: mempererat keterhubungan dengan orang lain, sekaligus menjembatani masa lalu dengan diri kita hari ini.

Riset mengenai music-evoked nostalgia juga menemukan keterlibatan area otak yang terkait memori autobiografis, pemrosesan diri, emosi, dan sistem penghargaan. Tak heran satu lagu bisa memantik kisah masa sekolah, kuliah, hingga pekerjaan pertama.

"Wah, ini lagu zaman dulu!"

Kalimat spontan semacam itu kerap menjadi pembuka obrolan panjang. Di balik keriuhan, Fimelahood Hangout menggarisbawahi cara sederhana menikmati waktu usai bekerja: jeda yang ringkas namun berkesan, diisi bernyanyi, berbincang, dan menikmati suasana sebelum kembali beristirahat.

Format seperti ini terasa relevan bagi perempuan dengan rutinitas padat. Ada ruang untuk berhenti sejenak, memulihkan energi, dan pulang dengan perasaan lebih ringan tanpa harus menunggu hingga larut malam.

Tiket Ludes Sebelum Hari Penyelenggaraan

Antusiasme terhadap konsep ini terlihat dari tiket Fimelahood Hangout: "Bring Back 2000s, Ladies!" yang sold out sebelum acara dimulai. Tingginya minat itu ikut membentuk atmosfer hangat di dalam venue.

Para Fimelahood datang bukan hanya untuk menikmati musik, tetapi juga bertemu sesama anggota komunitas dan menciptakan momen bersama. Kebersamaan itulah yang menautkan nostalgia pribadi menjadi pengalaman kolektif.

Selain sing-along, keseruan malam diisi berbagai games dengan hadiah menarik dari Fimela. Aktivitas interaktif ini membuat peserta leluasa berbaur, saling menyemangati, dan merayakan kenangan yang kembali hadir.

"Bring Back 2000s, Ladies!" bukan semata pesta bertema nostalgia. Acara ini menjadi pengingat bahwa bersenang-senang setelah bekerja tidak harus dilakukan sampai larut malam.

Ada kalanya dua setengah jam sudah cukup untuk membuat hari terasa lebih ringan—terutama ketika diisi lagu-lagu yang memanggil kembali kenangan, kehadiran teman-teman yang menyenangkan, dan suasana yang mengajak kita sejenak melupakan kesibukan.

Melalui Fimelahood Hangout, Fimela terus menghadirkan ruang bagi perempuan untuk terhubung, bersenang-senang, dan menikmati pengalaman yang dekat dengan keseharian. Dari lifestyle hingga entertainment, berbagai kegiatan Fimelahood dirancang sebagai ruang untuk bertemu dan menciptakan pengalaman bersama.