iCAR V25 Resmi Diperkenalkan di China, Siap Debut Global

iCAR V25 resmi diperkenalkan di China sebelum meluncur global. Posisi SUV boxy ini berada di antara iCAR V23 dan V27.

Diterbitkan 18 Agustus 2026, 06:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - iCAR kembali memperluas jajaran SUV dengan desain tangguh melalui iCAR V25. Model terbaru dari merek kendaraan energi baru tersebut resmi diperkenalkan di China dan dipersiapkan untuk menyasar sejumlah pasar internasional.

Dilansir dari CarNewsChina, Selasa (18/8/2026), iCAR V25 merupakan SUV dengan teknologi extended-range electric vehicle (EREV). Model ini menjadi anggota ketiga dalam keluarga V-Series iCAR, setelah iCAR V23 dan iCAR V27.

Secara posisi, iCAR V25 berada di antara kedua model tersebut. V25 memiliki dimensi lebih besar dibandingkan V23, tetapi tetap berada di bawah V27 yang menjadi model dengan ukuran paling besar di keluarga V-Series.

Dari sisi tampilan, iCAR V25 mempertahankan bahasa desain boxy yang menjadi ciri khas keluarga V-Series. Bentuk bodinya dibuat tegak dengan proporsi yang memberikan kesan kokoh dan tangguh.

Meski mengedepankan karakter SUV, desain V25 tetap dipadukan dengan sejumlah elemen modern. Dimensinya mencapai sekitar 4,6 meter, sehingga model ini masuk dalam kategori SUV menengah.

Konsep tersebut membuat iCAR V25 tidak hanya ditujukan sebagai kendaraan dengan tampilan tangguh, tetapi juga menawarkan kemampuan berkendara di berbagai kondisi dengan dukungan teknologi elektrifikasi.

Salah satu daya tarik utama iCAR V25 terdapat pada sistem penggeraknya. SUV ini menggunakan teknologi EREV, yang mengombinasikan penggerak listrik dengan mesin bensin sebagai range extender.

Berbeda dari mobil hybrid konvensional, mesin bensin pada sistem tersebut berfungsi memasok energi ke sistem penggerak listrik. Dengan pendekatan ini, V25 dapat mengandalkan tenaga listrik untuk berkendara, sementara mesin pembakaran internal berperan membantu memperpanjang jarak perjalanan ketika dibutuhkan.

Untuk sumber energinya, iCAR V25 dibekali baterai berjenis lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 33,7 kWh.

Berdasarkan pengujian WLTC, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak sekitar 145 hingga 150 kilometer hanya menggunakan tenaga listrik.

Tidak hanya mengandalkan sistem elektrifikasi, iCAR V25 juga dirancang memiliki kemampuan utilitas yang cukup mumpuni.

SUV tersebut memiliki kapasitas menarik beban hingga 1.800 kilogram. Kemampuan ini memperkuat karakter V25 sebagai SUV yang menawarkan perpaduan antara desain tangguh, teknologi elektrifikasi, dan fungsi praktis.

Dengan konfigurasi tersebut, V25 berpotensi menarik konsumen yang menginginkan kendaraan elektrifikasi dengan kemampuan lebih fleksibel untuk penggunaan harian maupun perjalanan dengan kebutuhan membawa beban.

Meluncur di Kuartal IV dan Negara yang Disasar

Untuk tahap awal, iCAR V25 akan dipasarkan di China. Model ini dijadwalkan mulai dijual pada kuartal IV 2026.

Sebelum resmi masuk ke pasar, iCAR V25 juga dipersiapkan untuk tampil dalam Chengdu Auto Show 2026. Setelah China, Chery Group berencana membawa SUV tersebut ke sejumlah pasar internasional.

Salah satu pasar yang telah menjadi bagian dari rencana ekspansi tersebut adalah Uni Emirat Arab. Langkah ini menjadi bagian dari strategi iCAR untuk memperluas kehadirannya di pasar global.

Kehadiran iCAR V25 menunjukkan strategi Chery Group yang semakin agresif mengembangkan kendaraan elektrifikasi dengan karakter desain yang berbeda.

Setelah memiliki V23 sebagai model yang lebih kompak dan V27 dengan dimensi lebih besar, V25 hadir untuk mengisi ruang di antara keduanya.

Dengan desain boxy, teknologi EREV, baterai LFP 33,7 kWh, serta kemampuan menarik beban hingga 1.800 kg, iCAR V25 menjadi salah satu model penting dalam pengembangan keluarga V-Series.

Jika strategi ekspansi global berjalan sesuai rencana, iCAR V25 tidak hanya akan memperkuat posisi merek tersebut di China, tetapi juga menjadi salah satu produk yang membawa nama iCAR semakin dikenal di pasar internasional.