Investor Top Ragukan Bitcoin, Sebut Emas Lebih Mudah Digunakan

Investor Ross Gerber meragukan kegunaan Bitcoin dan menilai emas masih lebih mudah digunakan di banyak tempat.

Diterbitkan 18 Agustus 2026, 06:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat investasi Ross Gerber mempertanyakan kegunaan Bitcoin di dunia nyata. Ia menilai emas masih lebih mudah digunakan di banyak tempat, meski selama bertahun-tahun Bitcoin digadang-gadang berpotensi menjadi sistem pembayaran dan moneter global.

Gerber menyampaikan pandangannya melalui platform X saat menanggapi diskusi mengenai penggunaan Bitcoin. Ia mempertanyakan apa yang sebenarnya telah dibangun industri kripto dan mampu memberikan nilai yang berarti.

“Mungkin masih lebih mudah menggunakan emas daripada Bitcoin di sebagian besar tempat,” tulis Gerber dikutip dari U.Today, Selasa (18/8/2026).

Pernyataan tersebut semakin memperlihatkan sikap skeptis Gerber terhadap Bitcoin, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.

Keraguan Gerber tidak hanya berkaitan dengan kegunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran. Ia juga menyoroti perkembangan industri penambangan Bitcoin atau Bitcoin mining.

 

Kekhawatiran terhadap Bitcoin Mining

Investor tersebut mencermati sejumlah perusahaan penambang Bitcoin besar yang mulai mengalihkan fokus bisnis mereka ke infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Menurut Gerber, perusahaan-perusahaan tersebut semakin banyak menjual kapasitas komputasi untuk kebutuhan AI, alih-alih hanya berfokus pada aktivitas penambangan mata uang kripto.

Ia menilai GPU memiliki peran yang lebih penting dalam mendukung pengembangan kecerdasan buatan dibandingkan untuk menopang jaringan blockchain.

Perubahan arah bisnis para penambang Bitcoin tersebut menurut Gerber dapat menjadi sinyal bahwa industri kripto sedang menghadapi perubahan besar.

Kondisi ini bahkan membuka kemungkinan bahwa masa kejayaan Bitcoin mungkin telah berlalu.