Liputan6.com, Jakarta - Pantat wajan yang gosong menghitam tebal sering kali membuat peralatan masak terlihat kotor meski bagian dalamnya masih bersih. Jika kerak sudah menumpuk akibat panas kompor, minyak, dan sisa masakan yang terbakar berulang kali, trik membersihkan pantat wajan yang gosong menghitam tebal tanpa perlu diamplas dapat dilakukan dengan melunakkan kerak terlebih dahulu.
Lapisan hitam pada bagian bawah wajan memang tidak selalu bisa hilang hanya dengan sabun cuci piring. Menggosoknya secara paksa menggunakan benda abrasif juga berisiko meninggalkan goresan, terutama pada material tertentu. Karena itu, proses pembersihan sebaiknya dimulai dengan membuat kerak lebih lunak agar lebih mudah diangkat.
Sejumlah metode pembersihan cookware yang diuji The Kitchn menunjukkan bahwa baking soda, air, serta bantuan alat penggosok yang sesuai dapat membantu mengangkat sisa gosong dengan usaha yang lebih ringan. Food & Wine juga menekankan bahwa tidak ada satu metode yang cocok untuk semua jenis wajan sehingga bahan pembuat alat masak perlu diperhatikan sebelum mulai membersihkan. Berikut ulasan Liputan6.com, Sabtu (3/10/2026).
Advertisement
1. Lunakkan Kerak dengan Air Panas Terlebih Dahulu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364442/original/019163100_1790993740-pantat_wajan_gosong_2.jpeg)
Kerak gosong yang sudah menebal biasanya sulit diangkat ketika kondisinya benar-benar kering. Langkah awal yang lebih aman adalah melunakkannya terlebih dahulu dengan air panas.
Letakkan wajan dalam posisi yang memungkinkan bagian pantatnya terkena air hangat atau panas. Jika memungkinkan, rendam bagian bawah yang berkerak selama beberapa saat. Untuk kerak yang sangat tebal, air panas dapat membantu melemahkan lapisan sisa minyak dan makanan yang menempel.
Food & Wine menyebutkan bahwa proses merendam atau melakukan conditioning terlebih dahulu dapat membantu melonggarkan sisa makanan terbakar sebelum dilakukan penyikatan. Sumber tersebut juga menyarankan penggunaan spatula kayu untuk mengangkat bagian gosong yang sudah melunak karena alat tersebut cukup kuat untuk mengikis sisa kerak, tetapi lebih lembut dibanding benda logam tajam.
Setelah direndam, jangan langsung mengerahkan tenaga besar. Coba dorong perlahan bagian kerak yang sudah terangkat. Jika lapisan mulai mengelupas, lanjutkan proses secara bertahap.
2. Buat Pasta Baking Soda untuk Mengangkat Lapisan Hitam
Baking soda dapat menjadi pilihan ketika kerak masih melekat kuat setelah direndam. Bahan ini digunakan dengan cara membuat pasta dari baking soda dan sedikit air.
Tuangkan beberapa sendok makan baking soda pada bagian yang gosong, lalu tambahkan air sedikit demi sedikit sampai terbentuk pasta yang cukup kental. Oleskan pasta tersebut secara merata pada lapisan hitam dan diamkan beberapa menit agar bekerja pada permukaan kerak.
The Kitchn menguji metode baking soda pada wajan stainless steel yang gosong. Dalam pengujian tersebut, baking soda dicampur dengan sedikit air hingga menjadi pasta dan digunakan bersama aluminium foil yang diremas menjadi bola. Hasil pengujian mereka menunjukkan bahwa kombinasi tersebut dapat mengangkat sisa makanan terbakar dengan usaha relatif ringan.
Untuk bagian pantat wajan, pasta dapat difokuskan pada area yang paling hitam dan tebal. Tidak perlu mengoleskan bahan terlalu banyak. Lapisan tipis yang menutupi kerak sudah cukup untuk membantu proses pembersihan.
Advertisement
3. Gosok Perlahan dengan Alat yang Sesuai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364443/original/024821300_1790993740-pantat_wajan_gosong3.jpeg)
Setelah pasta baking soda didiamkan, gosok bagian pantat wajan secara perlahan. Tujuannya bukan mengikis permukaan wajan, melainkan melepaskan kerak yang sudah dilunakkan.
Pada wajan berbahan stainless steel yang tidak memiliki lapisan sensitif, bahan penggosok tertentu dapat membantu. The Kitchn menggunakan aluminium foil yang diremas menjadi bola untuk menggosok pasta baking soda pada wajan stainless steel. Penggosokan dilakukan dengan gerakan melingkar atau maju-mundur tanpa tekanan berlebihan.
Namun, cara tersebut tidak sebaiknya diterapkan secara otomatis pada semua jenis wajan. Food & Wine mengingatkan bahwa alat penggosok kasar seperti steel wool hanya sesuai untuk material tertentu, terutama besi cor, sedangkan pada wajan antilengket atau permukaan yang mudah tergores sebaiknya menggunakan spons non-abrasif.
Jadi, jika material wajan tidak diketahui, pilih spons lembut terlebih dahulu. Kerak yang sudah lunak biasanya lebih mudah terangkat dibanding kerak kering yang dipaksa dikikis.
4. Gunakan Air dan Cuka untuk Kerak yang Membandel
Jika lapisan gosong masih sangat keras, air dan cuka putih dapat digunakan sebagai salah satu tahap pelunakan. Food52 menjelaskan teknik deglazing dengan memanaskan wajan, kemudian menambahkan air atau cuka secara perlahan untuk membantu melepaskan sisa makanan yang terbakar. Setelah itu, bagian yang melunak dapat dikikis menggunakan alat yang sesuai.
Untuk membersihkan pantat wajan, metode ini dapat dilakukan dengan lebih hati-hati karena bagian bawah wajan tidak selalu mudah direndam. Gunakan larutan secukupnya pada area yang berkerak, kemudian lanjutkan dengan proses penggosokan lembut setelah kerak mulai melunak.
The Kitchn juga menguji campuran air dan cuka yang kemudian diberi baking soda. Namun, hasil pengujiannya menunjukkan metode tersebut membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga dibanding metode baking soda dengan aluminium foil.
Artinya, cuka tidak harus menjadi langkah pertama. Untuk kerak tebal, proses perendaman dan pasta baking soda dapat dicoba lebih dahulu.
5. Untuk Kerak Sangat Tebal, Ulangi Proses daripada Menggosok Keras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363212/original/016826600_1790844538-Gemini_Generated_Image_3g16d73g16d73g16.jpg)
Kerak hitam yang menumpuk selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun mungkin tidak langsung hilang dalam sekali pembersihan. Jangan tergoda menggunakan amplas atau benda tajam hanya karena lapisan tersebut terlihat sangat keras.
Lebih baik ulangi siklus basahi, lunakkan, oleskan pasta, diamkan, lalu gosok perlahan. Setiap siklus dapat mengurangi ketebalan kerak sedikit demi sedikit.
The Kitchn mencatat bahwa baking soda dan aluminium foil mungkin perlu digunakan kembali pada area tertentu karena pasta yang sudah kotor dapat membuat bagian yang belum bersih sulit terlihat. Namun, sumber tersebut juga menemukan bahwa metode itu dapat bekerja tanpa tekanan gosok yang berlebihan.
Cara bertahap seperti ini juga lebih masuk akal untuk permukaan yang ingin tetap terjaga. Tujuan membersihkan bukan sekadar membuat pantat wajan kembali mengilap, tetapi juga menghindari kerusakan pada materialnya.
6. Bedakan Cara Membersihkan Berdasarkan Bahan Wajan
Sebelum mencoba trik membersihkan pantat wajan yang gosong menghitam tebal tanpa perlu diamplas, periksa terlebih dahulu jenis materialnya.
Pada stainless steel, baking soda dapat menjadi pilihan awal. Food & Wine menyebutkan bahwa sejumlah chef menggunakan baking soda dan air dengan proses simmer untuk membantu melepaskan residu terbakar. Untuk noda yang sangat membandel pada stainless steel, sumber tersebut juga membahas pembersih bubuk khusus stainless steel.
Pada besi cor, perlakuannya berbeda. Food & Wine menyebut penggunaan garam kasar, air panas, atau alat penggosok yang sesuai untuk membantu mengangkat makanan terbakar. Setelah dibersihkan, besi cor harus dikeringkan secara menyeluruh untuk mencegah karat. Sumber tersebut juga menyarankan memberikan lapisan minyak tipis setelah proses pembersihan untuk membantu menjaga permukaan dan seasoning.
Sementara itu, wajan antilengket perlu diperlakukan lebih lembut. Food & Wine secara khusus menyarankan spons non-scratch atau sisi lembut spons untuk material yang mudah tergores.
Karena itu, jangan menganggap pantat semua wajan dapat dibersihkan dengan cara yang sama. Bahan permukaan dan konstruksi wajan tetap menjadi pertimbangan utama.
Advertisement
7. Bilas dan Keringkan sampai Tidak Ada Sisa Bahan Pembersih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364444/original/033955300_1790993740-pantat_wajan_gosong5.jpeg)
Setelah kerak berhasil rontok, jangan langsung menyimpan wajan. Bilas bagian yang telah dibersihkan menggunakan air bersih hingga tidak ada sisa baking soda, cuka, atau kotoran yang tertinggal.
Gunakan sabun cuci piring sesuai kebutuhan, kemudian bilas kembali. Lap sampai kering, terutama pada wajan besi cor.
Food & Wine menekankan bahwa pengeringan sangat penting pada cast iron karena sisa kelembapan dapat menyebabkan karat. Sumber tersebut bahkan menyebutkan bahwa wajan besi cor dapat diletakkan kembali di atas sumber panas dengan kondisi aman untuk memastikan kelembapannya benar-benar menguap.
Untuk mencegah pantat wajan cepat kembali hitam, bersihkan cipratan minyak dan sisa makanan yang menempel setelah memasak. Kerak yang segera dibersihkan tentu lebih mudah ditangani dibanding lapisan gosong yang terus terbakar setiap kali wajan digunakan.
Tanya Jawab Seputar Membersihkan Kerak di Alat Masak
1. Apakah pantat wajan gosong boleh diamplas?
Sebaiknya tidak menjadikan amplas sebagai pilihan pertama. Penggunaan bahan abrasif yang terlalu agresif dapat menggores atau merusak permukaan tertentu. Lebih baik lunakkan kerak terlebih dahulu menggunakan air panas, baking soda, atau metode lain yang sesuai dengan material wajan.
2. Apakah baking soda bisa membersihkan kerak hitam yang tebal?
Baking soda dapat membantu, terutama ketika dibuat menjadi pasta dan digunakan untuk melonggarkan residu terbakar. The Kitchn menemukan bahwa pasta baking soda yang digunakan bersama aluminium foil dapat mengangkat kerak pada wajan stainless steel dengan usaha yang relatif ringan.
3. Apakah cuka dan baking soda harus selalu dicampur?
Tidak. Keduanya dapat digunakan dalam proses pembersihan, tetapi tidak berarti harus selalu dicampur sekaligus. Pengujian The Kitchn terhadap campuran air, cuka, dan baking soda justru menunjukkan bahwa metode tersebut membutuhkan cukup banyak tenaga untuk menghasilkan wajan yang benar-benar bersih.
4. Bagaimana membersihkan kerak pada wajan antilengket?
Gunakan pendekatan yang lebih lembut. Hindari steel wool, amplas, atau benda logam yang dapat menggores lapisan. Food & Wine merekomendasikan spons non-abrasif atau sisi lembut spons untuk wajan yang permukaannya mudah tergores.
5. Mengapa kerak gosong sebaiknya dilunakkan sebelum digosok?
Kerak yang sudah melunak lebih mudah dilepaskan sehingga kebutuhan untuk memberikan tekanan besar menjadi lebih kecil. Dengan begitu, proses pembersihan dapat dilakukan secara bertahap tanpa harus langsung menggunakan alat abrasif yang berpotensi merusak permukaan wajan.
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364021/original/072430000_1790928361-cek_fakta_-_aturan_pembelian_bbm_pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364441/original/013143100_1790993740-pantat_wajan_gosong_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360443/original/076811300_1790647502-pexels-rachel-claire-5865435.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465608/original/066696100_1767771873-Gemini_Generated_Image_miku8bmiku8bmiku.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364431/original/084673700_1790993159-8f38726c-7521-4cc6-9890-d2293a0f1a2c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360425/original/026423700_1790646229-Model_kanopi_sederhana_untuk_teras_kecil_agar_tetap_terang_di_siang_hari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360575/original/084267700_1790655140-tempe_renyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360435/original/031220800_1790646772-228e1e10-930f-4816-b574-260c42d18bc8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360494/original/063064700_1790649346-06701593-c448-4eb6-81e2-466b71ba77c9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360403/original/069623000_1790645999-bf6f3605-10bf-4fb8-bf0e-d415543fdeed.jpeg)