Liputan6.com, Jakarta - Cara memilih spatula yang tepat adalah solusi krusial untuk memastikan pengalaman memasak yang efisien, menjaga kualitas alat masak, dan bahkan mendukung kesehatan. Spatula, yang juga dikenal sebagai sutil atau sodet, merupakan alat dapur serbaguna yang hadir dalam beragam bentuk dan bahan, masing-masing didesain untuk fungsi spesifik. Pemilihan yang cermat akan memudahkan proses pengolahan makanan dan melindungi permukaan alat masak, terutama wajan antilengket, dari kerusakan.
Melansir laman Delish Philippines, pemilihan spatula tidak cukup hanya berpatokan pada bentuk atau harganya. Setiap jenis spatula memiliki karakteristik dan kegunaan berbeda, mulai dari mengaduk masakan, membalik makanan, hingga mengambil sisa adonan dari mangkuk.
Agar tidak salah pilih dan mendapatkan alat yang sesuai kebutuhan, penting untuk mengenali beberapa faktor utama sebelum memutuskan membeli spatula. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimaan dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (18/8/2026).
Advertisement
1. Sesuaikan Material Spatula dengan Jenis Alat Masak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326886/original/097571300_1787040167-8c83898e-1e17-4388-9f48-d2af0b1989b4.jpg)
Melansir laman Melansir laman Delish Philippines, pemilihan bahan spatula harus diselaraskan dengan jenis alat masak yang digunakan. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan pada peralatan dapur dan menjamin keamanan saat proses memasak.
Untuk wajan antilengket, spatula berbahan silikon, kayu, atau nilon sangat direkomendasikan. Spatula silikon dikenal fleksibel, tidak menggores permukaan wajan antilengket, serta tahan panas. Spatula kayu juga merupakan pilihan yang aman karena permukaannya yang lembut tidak akan merusak lapisan antilengket. Nilon juga aman untuk wajan antilengket, namun perlu diperhatikan ketahanannya terhadap panas tinggi.
Sebaliknya, spatula logam, seperti yang terbuat dari stainless steel atau aluminium, adalah pilihan ideal untuk alat masak berbahan stainless steel, cast iron, atau carbon steel. Material ini kuat, tahan lama, dan efektif untuk membalik atau mengikis sisa makanan yang menempel pada permukaan wajan tanpa lapisan antilengket.
Penggunaan spatula plastik memiliki risiko tersendiri. Meskipun ekonomis dan ringan, spatula jenis ini rentan meleleh atau mengalami degradasi saat terkena panas tinggi, yang berpotensi melepaskan senyawa berbahaya ke makanan.
Sebagai informasi tambahan, sodet berbahan plastik berpotensi mengalami degradasi termal dan melepaskan senyawa berbahaya seperti Bisphenol A (BPA), ftalat, formaldehida, atau amina aromatik. Senyawa-senyawa ini dapat bersifat neurotoksik, hepatotoksik, dan berpotensi karsinogenik, serta dapat mengganggu hormon tubuh.
Advertisement
2. Pilih Bentuk dan Ukuran Spatula Sesuai Kebutuhan Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326887/original/001293200_1787040168-b3df17cf-4181-46d5-8744-5685e9038454.jpg)
Setiap bentuk dan ukuran spatula dirancang untuk memenuhi fungsi spesifik dalam kegiatan memasak. Memilih spatula yang sesuai dengan kegunaannya akan sangat membantu efisiensi di dapur.
Spatula Wajan:
Spatula wajan, misalnya, umum digunakan untuk menumis atau menggoreng, dengan varian berlubang untuk meniriskan minyak atau yang memiliki bentuk lebar dan ujung tipis untuk memudahkan membalik masakan.
Spatula Karet atau Silikon:
Spatula karet atau silikon ideal untuk mengaduk, meratakan, dan menuang adonan kue, serta membersihkan sisa adonan dari mangkuk berkat sifatnya yang fleksibel.
Spatula Ikan:
Jenis lain termasuk spatula ikan, yang biasanya terbuat dari logam atau baja tahan karat dengan bagian bawah lebar dan berlubang untuk membalik ikan dan meniriskan cairan.
Spatula Froasting atau Offset:
Spatula frosting atau offset memiliki penampang ramping, panjang, atau berbentuk miring, khusus untuk meratakan krim pada kue atau memindahkan kue dari loyang.Â
Spatula Bergagang Pendek dengan Ujung Pipih dan Melebar:
Untuk masakan teppanyaki, tersedia spatula teppan bergagang pendek dengan ujung pipih dan melebar dari logam atau stainless steel yang berfungsi memotong sekaligus memasak.
Spatula Saring:
Spatula saring bergagang panjang dengan ujung bulat pipih berlubang berguna untuk menyaring air atau minyak saat mengangkat masakan, terutama teknik deep fry. Spatula pasta, atau pasta ladle, memiliki ujung bulat bergerigi dan berlubang untuk mengambil serta meniriskan pasta dari air rebusan.
Spatula BBQ:
Ada pula spatula BBQ yang dirancang untuk memanggang, seringkali berlubang untuk meniriskan cairan dari daging, serta spatula jepit yang menggabungkan fungsi spatula dan penjepit untuk memanggang atau membakar.
Selain bentuk, ukuran spatula juga perlu dipertimbangkan. Spatula besar bermanfaat untuk membalik makanan berukuran besar seperti panekuk atau omelet, sementara spatula kecil lebih ideal untuk makanan yang lebih kecil atau tugas yang membutuhkan presisi.
3. Prioritaskan Desain Ergonomis dan Ketahanan Panas Spatula
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326888/original/004958400_1787040168-6a2108ca-6e23-4e99-87a7-7d300572b535.jpg)
Aspek keamanan dan kenyamanan penggunaan spatula sangat penting, dimulai dari desain gagang hingga ketahanannya terhadap suhu tinggi.
Gagang Spatula yang Aman dan Nyaman:
Gagang spatula yang aman dan nyaman merupakan kunci untuk kontrol optimal saat memasak. Gagang kayu, misalnya, menawarkan pegangan yang kokoh, tahan lama, dan tidak menghantarkan panas, menjadikannya pilihan yang nyaman. Beberapa spatula silikon modern bahkan mengombinasikan kepala silikon dengan gagang kayu untuk kenyamanan dan keamanan ekstra.
Pilihlah spatula dengan gagang ergonomis dan antiselip. Desain ini memastikan spatula nyaman digenggam dan tidak mudah terlepas saat mengaduk masakan. Untuk spatula logam, disarankan memilih yang memiliki gagang tebal dari kayu atau menggunakan sarung tangan oven, sebab logam dapat menghantarkan panas dengan cepat.
Ketahanan Spatula terhadap Panas:
Selain gagang, ketahanan spatula terhadap panas adalah faktor krusial untuk mencegah kerusakan alat dan potensi kontaminasi makanan. Spatula silikon unggul dalam hal ini, seringkali mampu menahan suhu hingga 230°C atau bahkan 315°C. Penting untuk memastikan pemilihan silikon food-grade yang bersertifikat LFGB/FDA, yang bebas dari bahan kimia berbahaya seperti PFAS atau BPA, karena jenis silikon ini lebih stabil dan tidak bereaksi dengan makanan panas.
Spatula logam memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap suhu tinggi, sehingga cocok untuk memasak dengan panas ekstrem. Spatula kayu juga aman digunakan pada suhu tinggi karena tidak menyerap panas.
Sementara itu, spatula nilon atau plastik umumnya memiliki ketahanan panas yang lebih rendah. Jika spatula nilon mulai meleleh atau berbulu, segera ganti untuk menghindari goresan pada wajan dan potensi kontaminasi bahan kimia ke makanan.
Advertisement
4. Jaga Higienitas Spatula dengan Pembersihan yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326889/original/008649900_1787040168-86c10edc-eedb-4d18-929a-c08482281f9b.jpg)
Aspek kemudahan membersihkan spatula secara langsung memengaruhi higienitas dan umur pakainya.
Spatula Silikon:
Spatula silikon sangat mudah dibersihkan dan seringkali aman dicuci dengan mesin pencuci piring. Meskipun dapat menyerap bau, spatula silikon dapat dibersihkan secara mendalam dengan merebusnya dalam air panas selama 30 detik atau menggunakan pasta baking soda untuk menghilangkan noda minyak dan bau yang membandel.
Spatula Logam:
Spatula logam juga mudah dibersihkan dan umumnya aman untuk mesin pencuci piring.
Spatula Kayu:
Spatula kayu membutuhkan perawatan khusus. Sebaiknya segera dicuci setelah digunakan dan hindari merendamnya terlalu lama dalam air agar tidak retak atau berjamur.
Keringkan spatula kayu sepenuhnya dengan udara. Untuk pembersihan mendalam, spatula kayu dapat direbus dalam air mendidih yang dicampur garam, perasan lemon, dan baking soda untuk mengangkat minyak dan bau yang menempel.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memilih Spatula
1. Mengapa penting untuk memilih spatula yang tepat?
Penting untuk memilih spatula yang tepat agar proses memasak lebih efisien, menjaga permukaan alat masak tidak rusak, dan menghindari potensi kontaminasi makanan dari bahan spatula yang tidak sesuai.
2. Spatula jenis apa yang aman untuk wajan antilengket?
Spatula berbahan silikon, kayu, atau nilon adalah pilihan yang aman untuk wajan antilengket karena tidak akan menggores permukaannya.
3. Apa keunggulan spatula silikon dibandingkan bahan lain?
Spatula silikon unggul karena fleksibel, tahan panas tinggi (hingga 230°C atau lebih), tidak menggores wajan antilengket, dan mudah dibersihkan.
4. Bagaimana cara merawat spatula kayu agar awet?
Spatula kayu harus segera dicuci setelah digunakan, tidak direndam terlalu lama dalam air, dan dikeringkan sepenuhnya dengan udara untuk mencegah retak atau jamur.
5. Apa risiko menggunakan spatula plastik pada suhu tinggi?
Menggunakan spatula plastik pada suhu tinggi berisiko menyebabkan spatula meleleh atau terdegradasi, yang dapat melepaskan senyawa kimia berbahaya ke dalam makanan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326567/original/092602700_1787027929-Screenshot_2026-08-18_110108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326885/original/093900100_1787040167-c0e66288-502b-4f1a-9b5c-0ffd0874c389.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322843/original/013458000_1786591849-VOlaQ6M2CxqLTwLjdLd25ipNPc3HyKa4TNsSI6xr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326896/original/085724100_1787040450-Jenis-Jenis_Tang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295008/original/003877500_1783912245-OV3QPvmfQXwFKYKaXKpoiCJAhTgLZWzrajOkixsF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519974/original/020237300_1772603018-gorden.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383091/original/092424200_1760617672-cada53d5585f56c657dfc62dee77a46b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326865/original/036671300_1787039835-House_Dust_Mite.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326876/original/090646500_1787039957-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5439043/original/092180000_1765346969-Gemini_Generated_Image_8xu65i8xu65i8xu6.png)