17 Jenis Racikan Kopi dari Berbagai Daerah, dari Espresso hingga Kopi Rarobang

Kenali 17 jenis racikan kopi dari berbagai negara dan daerah di Indonesia, mulai dari espresso hingga kopi tradisional Nusantara.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 21:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Beragam jenis racikan kopi hadir dengan cita rasa dan karakter yang berbeda, mulai dari sajian klasik hingga kreasi tradisional Nusantara. Momen Hari Kopi Sedunia menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kekayaan minuman yang telah menjadi bagian dari keseharian banyak orang.

Keunikan kopi tidak hanya dipengaruhi jenis bijinya, tetapi juga metode penyeduhan dan bahan tambahan yang digunakan. Susu, cokelat, gula, hingga rempah dapat menghasilkan perpaduan rasa, aroma, dan tekstur yang berbeda dalam setiap cangkir kopi.

Dari espresso, cappuccino, dan cold brew hingga Kopi Tubruk, Kopi Joss, Kopi Talua, serta racikan khas daerah lainnya, Indonesia dan dunia memiliki beragam sajian kopi untuk dinikmati. Berikut jenis racikan beserta karakteristik dan cara penyajiannya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (2/10/2026).

Racikan Kopi Internasional

1. Espresso

Espresso merupakan dasar dari banyak racikan kopi modern. Minuman ini dibuat dengan mengalirkan air panas bertekanan tinggi melalui bubuk kopi yang digiling halus. Hasilnya berupa kopi pekat dengan aroma kuat dan lapisan crema di permukaannya. Espresso biasanya disajikan dalam takaran kecil, tetapi memiliki cita rasa yang intens.

2. Americano

Americano dibuat dengan mencampurkan espresso dan air panas sehingga menghasilkan rasa kopi yang lebih ringan. Biasanya, satu atau dua shot espresso dituangkan ke dalam air panas. Minuman ini cocok bagi penikmat kopi yang menginginkan karakter espresso, tetapi dengan rasa yang tidak terlalu pekat dan tekstur lebih ringan.

3. Iced Americano

Iced Americano merupakan versi dingin dari Americano yang memadukan espresso, air, dan es batu. Racikan ini menghasilkan rasa kopi yang lebih ringan, segar, dan mudah diminum. Iced Americano sering menjadi pilihan untuk menikmati karakter espresso dalam sajian dingin, terutama saat cuaca panas atau sebagai minuman pendamping aktivitas sehari-hari.

4. Cappuccino

Cappuccino merupakan racikan espresso, susu yang dikukus, dan busa susu dalam proporsi yang relatif seimbang. Lapisan busanya membuat tekstur minuman terasa lembut dan ringan. Cita rasanya tetap menonjolkan karakter kopi, tetapi berpadu dengan rasa gurih dari susu. Cappuccino juga sering diberi taburan cokelat atau kayu manis.

5. Latte atau Caffè Latte

Latte memiliki rasa yang lebih lembut dan creamy karena menggunakan susu dalam jumlah lebih banyak dibandingkan cappuccino. Racikan ini dibuat dari espresso dan susu panas dengan lapisan tipis microfoam. Latte juga sering dikreasikan menggunakan tambahan sirup seperti vanila, karamel, atau hazelnut untuk menghasilkan rasa yang lebih manis dan beragam.

Racikan Kopi Internasional

6. Macchiato

Macchiato berasal dari Italia dan secara sederhana berarti kopi yang “ternoda” oleh sedikit susu. Racikan ini menggunakan espresso sebagai dasar, kemudian diberi sedikit susu kukus atau busa susu. Karena jumlah susu lebih sedikit, karakter espresso tetap kuat. Macchiato juga memiliki berbagai variasi modern dengan tambahan sirup dan karamel.

7. Mocha atau Caffè Mocha

Mocha merupakan perpaduan espresso, susu, dan cokelat yang menghasilkan rasa kopi sekaligus manis dan creamy. Cokelat dapat digunakan dalam bentuk bubuk atau saus yang dicampurkan bersama espresso sebelum ditambahkan susu. Sajian ini sering dilengkapi whipped cream dan serpihan cokelat sehingga tampilannya semakin menarik.

8. Flat White

Flat white memiliki kemiripan dengan latte, tetapi menggunakan lapisan microfoam yang lebih tipis sehingga rasa kopinya terasa lebih kuat. Espresso dicampurkan dengan susu yang dikukus hingga menghasilkan tekstur lembut dan halus. Racikan ini cocok bagi penikmat kopi yang menyukai perpaduan susu creamy tanpa menghilangkan karakter khas dari kopi.

9. Cold Brew

Cold brew dibuat dengan merendam bubuk kopi yang digiling kasar dalam air dingin atau bersuhu ruang selama beberapa jam. Metode ini menghasilkan kopi dengan rasa yang cenderung lembut dan tidak terlalu pahit. Setelah disaring, cold brew dapat dinikmati langsung dengan es atau dipadukan dengan susu sesuai selera.

10. Vietnam Drip

Vietnam drip merupakan racikan kopi khas Vietnam yang menggunakan alat penyaring logam kecil bernama phin. Bubuk kopi diseduh perlahan menggunakan air panas hingga menghasilkan minuman yang pekat dan beraroma kuat. Kopi ini umumnya disajikan bersama susu kental manis sehingga menghasilkan perpaduan rasa pahit, manis, dan creamy.

Racikan Kopi Tradisional Nusantara

11. Kopi Tubruk

Kopi tubruk merupakan salah satu racikan kopi tradisional Indonesia yang sederhana. Bubuk kopi diseduh langsung menggunakan air panas tanpa melalui proses penyaringan. Ampas kopi kemudian dibiarkan mengendap sebelum diminum. Racikan ini dapat dinikmati dengan gula maupun tanpa gula, sehingga karakter asli kopi tetap dapat dirasakan.

12. Kopi Joss

Kopi Joss merupakan racikan khas Yogyakarta yang terkenal karena penggunaan arang panas membara dalam secangkir kopi. Ketika arang dimasukkan, terdengar bunyi “joss” yang menjadi asal namanya. Kopi hitam ini memiliki cara penyajian yang unik dan menjadi bagian dari pengalaman kuliner khas yang sering ditemukan di kawasan Yogyakarta.

13. Kopi Talua

Kopi Talua merupakan minuman kopi khas Sumatera Barat yang menggunakan kuning telur sebagai salah satu bahan utamanya. Kuning telur biasanya dikocok bersama gula dan susu kental manis hingga berbusa, kemudian dituangkan kopi panas. Kayu manis dapat ditambahkan untuk memberikan aroma rempah sekaligus memperkaya cita rasanya.

14. Kopi Rempah

Kopi rempah memadukan kopi dengan berbagai rempah yang umum digunakan dalam masakan Nusantara. Jahe, kayu manis, dan cengkeh menjadi beberapa bahan yang dapat digunakan untuk memberikan aroma serta rasa hangat. Racikan ini menawarkan karakter kopi yang lebih kompleks karena rasa pahit berpadu dengan aroma rempah yang khas.

Racikan Kopi Tradisional Nusantara

15. Kopi Tabelek

Kopi Tabelek merupakan salah satu racikan kopi tradisional yang berasal dari kekayaan budaya minum kopi di Indonesia. Racikan ini dikenal dengan penggunaan bahan dan cara penyajian yang khas sesuai tradisi daerah asalnya. Keberadaannya menunjukkan bahwa kopi Nusantara tidak hanya beragam dari jenis bijinya, tetapi juga dari budaya pengolahannya.

16. Kopi Takar

Kopi Takar merupakan minuman kopi tradisional khas Mandailing, Sumatera Utara. Nama “takar” merujuk pada wadah khas yang digunakan untuk menyajikannya. Kopi ini biasanya dipadukan dengan gula dan kayu manis, kemudian disajikan dengan cara yang unik. Perpaduan kopi dan rempah memberikan aroma khas pada minuman tersebut.

17. Kopi Rarobang

Kopi Rarobang merupakan racikan kopi tradisional dari Maluku yang memiliki cita rasa berbeda karena menggunakan berbagai rempah. Jahe, kayu manis, cengkeh, dan bahan aromatik lainnya dapat digunakan dalam racikannya. Minuman ini memiliki karakter hangat dan harum, sekaligus memperlihatkan kuatnya pengaruh rempah dalam budaya kuliner Maluku.

Pertanyaan Seputar Jenis Racikan Kopi

Apa perbedaan utama antara Latte dan Flat White?

Latte umumnya memiliki rasio kopi dan susu 1:3 atau 1:5 dengan lapisan tipis busa susu, menghasilkan rasa yang lebih creamy. Sementara itu, Flat White memiliki busa susu yang lebih tipis (microfoam) dan rasio kopi-susu yang lebih tinggi, sehingga rasa kopinya lebih kuat.

Bagaimana cara membuat Kopi Joss?

Kopi Joss dibuat dengan menyiapkan secangkir kopi hitam panas, lalu memasukkan arang kayu yang masih membara langsung ke dalam kopi. Arang ini dipercaya dapat menetralkan asam lambung.

Apa saja bahan utama Kopi Talua?

Kopi Talua, minuman tradisional Minangkabau, menggunakan kuning telur, susu kental manis, gula, dan kopi panas sebagai bahan utama. Kayu manis juga dapat ditambahkan sebagai opsional untuk aroma rempah.

Apa saja jenis racikan kopi yang populer?

Jenis racikan kopi yang populer antara lain espresso, Americano, cappuccino, latte, macchiato, mocha, flat white, cold brew, dan Vietnam drip. Indonesia juga memiliki racikan tradisional seperti Kopi Tubruk, Kopi Joss, Kopi Talua, Kopi Takar, dan Kopi Rarobang.

Apa yang membedakan setiap racikan kopi?

Setiap racikan kopi memiliki perbedaan dari metode penyeduhan, takaran kopi, bahan tambahan, serta cara penyajiannya. Penggunaan susu, cokelat, gula, atau rempah dapat menghasilkan karakter rasa, aroma, dan tekstur yang berbeda.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6