10 Cara Membersihkan Kulkas yang Menguning dan Bau, Noda Membandel Teratasi

Cara membersihkan kulkas yang menguning dan bau dengan langkah sederhana, mulai dari mengatasi noda, menghilangkan bau, hingga melakukan perawatan rutin.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 18:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kulkas yang menguning dan mengeluarkan bau tak sedap dapat mengganggu kebersihan dapur. Cara membersihkan kulkas yang menguning dan bau perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari permukaan hingga bagian dalam.

Noda kuning biasanya muncul pada pintu dan karet kulkas yang sudah lama digunakan. Sementara itu, bau tak sedap dapat berasal dari makanan yang basi, tumpahan, kotoran, atau saluran pembuangan yang tidak terawat.

Dengan pembersihan rutin dan bahan yang tepat, kulkas dapat kembali bersih dan segar. Perawatan sederhana juga membantu mencegah noda serta bau muncul kembali sehingga makanan tetap tersimpan dalam kondisi yang lebih baik. Berikut ini cara membersihkan kulkas yang menguning dan bau, Liputan6.com, Jumat (2/10/2026)

1. Bersihkan Permukaan Kulkas yang Menguning dengan Pasta Gigi

Permukaan kulkas, terutama bagian pintu dan area yang sering disentuh, dapat berubah kekuningan seiring waktu. Untuk membersihkannya, gunakan pasta gigi putih secukupnya dan aplikasikan pada bagian yang bernoda. Gosok perlahan menggunakan spons lembut atau sikat berbulu halus agar permukaan tidak tergores.

Setelah itu, lap dengan kain lembap hingga sisa pasta gigi hilang. Keringkan menggunakan kain bersih. Jika noda masih terlihat, proses dapat diulangi beberapa kali secara perlahan.

2. Keluarkan Semua Isi Kulkas Sebelum Dibersihkan

Sebelum mulai membersihkan kulkas, keluarkan seluruh makanan, minuman, dan bahan makanan yang tersimpan di dalamnya. Letakkan bahan yang masih layak konsumsi di tempat yang sesuai agar tetap dingin selama proses pembersihan.

Mengosongkan kulkas membuat setiap bagian lebih mudah dijangkau, termasuk sudut, celah, rak, dan laci. Jika memungkinkan, matikan atau cabut aliran listrik terlebih dahulu. Dengan kondisi kosong, proses membersihkan noda, tumpahan, maupun sumber bau juga menjadi lebih menyeluruh.

3. Buang Makanan yang Basi dan Sudah Kedaluwarsa

Setelah seluruh isi dikeluarkan, periksa makanan satu per satu sebelum dimasukkan kembali. Buang makanan yang sudah kedaluwarsa, basi, berubah warna, berjamur, atau mengeluarkan aroma tidak sedap. Makanan yang terlalu lama disimpan sering menjadi salah satu sumber bau di dalam kulkas.

Periksa pula wadah makanan yang mungkin mengalami kebocoran atau tumpahan. Langkah sederhana ini membantu menghilangkan sumber bau sekaligus mencegah aroma tidak sedap kembali muncul setelah kulkas selesai dibersihkan.

4. Cuci Rak dan Laci dengan Sabun Lembut

Rak dan laci kulkas menjadi tempat berbagai makanan disimpan sehingga mudah terkena tumpahan dan sisa bahan makanan. Lepaskan seluruh rak dan laci jika memungkinkan, kemudian cuci menggunakan air hangat dan sabun yang lembut. Hindari spons kasar atau bahan pembersih yang dapat menggores permukaan.

Bersihkan bagian sudut dan celah dengan teliti, lalu bilas hingga tidak ada sisa sabun. Setelah dicuci, keringkan seluruh bagian sebelum dipasang kembali agar tidak meninggalkan kelembapan berlebih.

5. Bersihkan Dinding, Pintu, dan Karet Kulkas

Bagian dalam dinding, pintu, serta karet penyekat kulkas juga perlu dibersihkan karena dapat menyimpan noda, remah makanan, dan kotoran. Gunakan kain lembut yang dibasahi air dan sabun ringan untuk mengelap seluruh permukaan.

Berikan perhatian lebih pada lipatan karet pintu karena bagian ini sering luput dibersihkan dan dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran. Untuk celah sempit, gunakan sikat kecil atau sikat gigi bersih. Setelahnya, lap kembali dengan kain lembap dan keringkan.

6. Bersihkan Saluran Air dan Bagian yang Berpotensi Menimbulkan Bau

Selain makanan dan tumpahan, bau tidak sedap juga dapat berasal dari bagian kulkas yang jarang diperhatikan, seperti saluran pembuangan air. Periksa apakah terdapat kotoran atau sisa makanan yang menyumbat area tersebut. Bersihkan secara hati-hati menggunakan alat yang sesuai agar saluran tidak rusak.

Periksa pula bagian penampung air jika kulkas memilikinya. Membersihkan area-area tersembunyi ini penting karena kelembapan dan kotoran yang menumpuk dapat memicu aroma tidak sedap.

7. Gunakan Baking Soda sebagai Penyerap Bau

Baking soda dapat digunakan sebagai salah satu bahan sederhana untuk membantu menyerap aroma tidak sedap di dalam kulkas. Setelah bagian dalam kulkas dibersihkan dan dikeringkan, letakkan baking soda secukupnya dalam wadah terbuka. Tempatkan di area yang tidak mengganggu penyimpanan makanan.

Baking soda dapat membantu mengurangi aroma dari berbagai bahan makanan yang tersimpan di dalam kulkas. Agar tetap efektif, wadah baking soda perlu diperiksa dan diganti secara berkala sesuai kebutuhan.

8. Manfaatkan Bahan Alami Lain untuk Menghilangkan Bau

Selain baking soda, beberapa bahan yang umum ditemukan di rumah dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau kulkas. Cuka putih dapat digunakan untuk mengelap permukaan bagian dalam, sedangkan irisan lemon dapat memberikan aroma segar.

Bubuk kopi kering, arang aktif, kantong teh bekas yang sudah dikeringkan, atau oatmeal juga dapat ditempatkan dalam wadah terbuka. Pilih salah satu bahan dan letakkan di dalam kulkas setelah seluruh bagian dibersihkan agar tidak tercampur dengan makanan.

9. Keringkan Kulkas Sebelum Dinyalakan Kembali

Setelah seluruh bagian selesai dibersihkan, pastikan tidak ada permukaan yang masih basah sebelum kulkas kembali digunakan. Lap dinding bagian dalam, rak, laci, karet pintu, dan bagian lainnya menggunakan kain kering. Biarkan beberapa saat agar sisa kelembapan menguap.

Kulkas yang terlalu lembap dapat membuat kondisi di dalamnya kurang ideal dan berpotensi menimbulkan bau. Setelah semua bagian benar-benar kering dan rak sudah terpasang, nyalakan kembali kulkas dan masukkan makanan yang masih layak disimpan.

10. Lakukan Perawatan Rutin agar Kulkas Tidak Kembali Bau

Membersihkan kulkas sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika sudah menguning atau mengeluarkan bau. Lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengetahui makanan yang sudah tidak layak konsumsi, membersihkan tumpahan, dan memastikan rak tetap bersih.

Hindari menyimpan makanan tanpa penutup karena aromanya dapat menyebar ke seluruh ruang kulkas. Jangan pula mengisi kulkas terlalu penuh agar sirkulasi udara tetap baik. Perawatan rutin membuat kulkas lebih bersih, segar, dan lebih mudah dirawat dalam jangka panjang.

Pertanyaan Seputar Cara Membersihkan Kulkas yang Menguning dan Bau

Bagaimana cara menghilangkan noda kuning pada kulkas?

Noda kuning pada kulkas dapat dihilangkan menggunakan pasta gigi. Oleskan pasta gigi ke area yang menguning, gosok dengan spons atau sikat non-abrasif, lalu bilas dan keringkan.

Apa penyebab umum bau tidak sedap di kulkas?

Bau tidak sedap di kulkas umumnya disebabkan oleh makanan yang disimpan terlalu lama, makanan busuk atau kadaluarsa, bagian dalam kulkas yang kotor, saluran air tersumbat, atau pertumbuhan jamur.

Bahan alami apa yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau kulkas?

Beberapa bahan alami yang efektif menghilangkan bau kulkas antara lain baking soda, cuka putih, lemon, bubuk kopi, arang aktif, garam, ekstrak vanila, kantong teh bekas, oatmeal, dan potongan kentang.

Seberapa sering kulkas harus dibersihkan untuk mencegah bau?

Kulkas sebaiknya dibersihkan secara rutin, idealnya setiap 10-14 hari sekali, atau minimal sebulan sekali, untuk mencegah penumpukan kotoran dan bau tak sedap.

Bagaimana cara mencegah bau kulkas kembali muncul?

Untuk mencegah bau, bersihkan kulkas rutin, periksa dan buang makanan kadaluarsa mingguan, simpan makanan dalam wadah kedap udara, segera bersihkan tumpahan, dan pastikan sirkulasi udara kulkas tidak terhalang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6