10 Tanaman yang Bisa Menyerap Bau Tidak Sedap di Dapur, Bikin Ruangan Lebih Segar

Tanaman yang bisa menyerap bau tidak sedap di dapur ternyata mudah dirawat. Simak 10 pilihan tanaman untuk membantu membuat dapur lebih segar dan nyaman.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 16:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dapur menjadi salah satu area rumah yang paling mudah menyimpan bau tidak sedap. Aroma sisa masakan, minyak, bumbu, sampah organik, hingga makanan yang terlalu lama dibiarkan dapat membuat udara di dapur terasa pengap. Selain membersihkan sumber bau, menempatkan ada tanaman yang bisa menyerap bau tidak sedap di dapur.

Beberapa tanaman dikenal memiliki kemampuan membantu menyaring senyawa tertentu dari udara, sementara tanaman aromatik dapat memberikan aroma segar yang membantu mengurangi kesan bau dari dapur. Namun, tanaman bukan pengganti ventilasi atau pembersihan. Sumber bau tetap perlu dibersihkan agar hasilnya lebih efektif.

Jika ingin menghadirkan sedikit tanaman hijau di dapur, pilih jenis yang relatif mudah dirawat dan mampu beradaptasi dengan kondisi dalam ruangan. Berikut beberapa tanaman yang bisa dipertimbangkan untuk membantu membuat udara di dapur terasa lebih segar sekaligus mempercantik sudut ruangan.

Berikut tanaman yang bisa menyerap bau tidak sedap di dapur, dirangkum Liputan6.com, Jumat (2/10/2026).

1. Lidah Mertua

Lidah mertua atau Sansevieria merupakan salah satu tanaman yang populer ditempatkan di dalam rumah. Daunnya tumbuh tegak sehingga tidak membutuhkan banyak ruang dan cocok diletakkan di sudut dapur.

Tanaman ini dikenal tahan terhadap kondisi kurang ideal dan relatif mudah dirawat. Letakkan lidah mertua di area dapur yang mendapatkan cahaya tidak langsung serta memiliki sirkulasi udara yang cukup. Hindari menyiram terlalu sering karena media tanam yang terus-menerus basah dapat menyebabkan akar membusuk.

2. Sirih Gading

Sirih gading menjadi pilihan menarik untuk dapur karena pertumbuhannya merambat dan dapat ditanam dalam pot kecil. Tanaman ini juga bisa diletakkan di rak atau digantung sehingga tidak banyak memakan area meja dapur.

Selain memberikan warna hijau pada ruangan, sirih gading kerap digunakan sebagai tanaman indoor untuk membantu meningkatkan kualitas udara. Perawatannya cukup sederhana, yakni dengan memberikan cahaya terang tidak langsung dan menyiramnya ketika media tanam mulai mengering.

3. Lidah Buaya

Lidah buaya tidak hanya dikenal karena gel yang terdapat di dalam daunnya. Tanaman sukulen ini juga dapat menjadi pilihan untuk ditempatkan di dapur karena relatif tahan terhadap kondisi kering.

Tanaman lidah buaya membutuhkan cahaya yang cukup. Karena itu, letakkan di dekat jendela dapur yang mendapatkan sinar matahari. Jangan terlalu sering menyiramnya karena akar lidah buaya lebih rentan bermasalah jika media terlalu lembap.

4. Lavender

Lavender memiliki aroma khas yang segar sehingga dapat menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan tanaman beraroma di dapur. Wangi alaminya juga dapat membantu membuat ruangan terasa lebih nyaman.

Lavender membutuhkan cahaya matahari yang cukup dan media tanam dengan drainase baik. Jika dapur memiliki jendela yang mendapat sinar matahari langsung selama beberapa jam, tanaman ini dapat ditempatkan di dekat area tersebut.

5. Kemangi

Kemangi termasuk tanaman aromatik yang cocok ditempatkan di dapur. Daunnya mengeluarkan aroma khas yang segar dan sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai bahan masakan.

Tanaman ini membutuhkan cahaya yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Kemangi juga sebaiknya dipanen secara rutin agar pertumbuhannya tetap rimbun. Menempatkannya di pot kecil dekat jendela dapur dapat membuat tanaman lebih mudah mendapatkan cahaya.

6. Rosemary

Rosemary mempunyai aroma kuat dan khas yang membuatnya menarik untuk ditempatkan di area dapur. Daunnya juga sering digunakan sebagai bumbu untuk berbagai masakan, terutama hidangan berbahan daging, kentang, dan sayuran.

Rosemary menyukai kondisi yang cukup terang dan tidak terlalu lembap. Gunakan pot dengan lubang drainase agar air tidak menggenang. Selain membantu memberikan aroma herbal yang segar, tanaman ini juga dapat menjadi sumber bumbu yang praktis ketika memasak.

7. Mint

Mint memiliki aroma menyegarkan yang cukup kuat. Karena itu, tanaman ini bisa menjadi pilihan untuk memberikan kesan lebih segar pada area dapur. Daunnya juga dapat digunakan untuk membuat minuman, infused water, atau tambahan pada makanan.

Mint cenderung tumbuh cepat sehingga sebaiknya ditanam dalam pot tersendiri. Letakkan di area yang mendapatkan cahaya terang dan jaga media tanam tetap lembap tanpa membuatnya tergenang.

8. Rosemary Lemon atau Lemon Balm

Lemon balm atau Melissa officinalis merupakan tanaman herba dengan aroma yang menyerupai lemon. Aromanya membuat tanaman ini menarik untuk ditempatkan di dapur, terutama jika menyukai tanaman yang memiliki wangi alami.

Tanaman ini dapat ditanam dalam pot dan diletakkan di area yang mendapatkan cahaya cukup. Pangkas bagian yang tumbuh terlalu panjang agar bentuknya tetap rapi dan tidak mengambil terlalu banyak tempat.

9. Peace Lily

Peace lily dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang dapat tumbuh di dalam ruangan dengan cahaya tidak langsung. Daunnya yang hijau dan bunganya yang berwarna putih juga dapat membuat dapur terlihat lebih menarik.

Tanaman ini membutuhkan media tanam yang cukup lembap, tetapi tidak boleh tergenang. Pilih lokasi yang tidak terlalu dekat dengan kompor karena panas dan perubahan suhu yang ekstrem dapat mengganggu pertumbuhannya.

10. Spider Plant

Spider plant atau tanaman lili paris memiliki bentuk daun memanjang dengan pertumbuhan yang menjuntai. Bentuk tersebut membuatnya cocok ditempatkan di rak dapur atau pot gantung.

Tanaman ini relatif mudah dirawat dan dapat beradaptasi dengan kondisi cahaya yang beragam. Berikan cahaya tidak langsung serta penyiraman secukupnya. Pot dengan drainase baik akan membantu mencegah akar terlalu lama berada dalam kondisi basah.

Tips Menempatkan Tanaman di Dapur agar Tetap Sehat

Memilih tanaman saja belum cukup untuk membuat dapur terasa lebih segar. Penempatannya juga perlu diperhatikan agar tanaman tidak terganggu oleh panas, asap, dan cipratan minyak saat memasak.

  • Jauhkan dari kompor: panas berlebihan dapat membuat daun cepat layu dan mengganggu pertumbuhan tanaman.
  • Pilih area dengan sirkulasi udara baik: tanaman membutuhkan pertukaran udara agar tidak mudah mengalami masalah akibat kelembapan berlebih.
  • Gunakan pot dengan lubang drainase: lubang pada bagian bawah pot membantu mencegah air menggenang.
  • Bersihkan daun secara rutin: debu dan residu minyak dari aktivitas memasak dapat menempel pada permukaan daun.
  • Sesuaikan dengan cahaya: tanaman aromatik umumnya membutuhkan cahaya lebih banyak dibandingkan tanaman yang tahan naungan.
  • Jangan mengandalkan tanaman sebagai penghilang bau utama: bersihkan sumber bau, buang sampah, cuci peralatan masak, dan gunakan ventilasi atau exhaust fan jika tersedia.

Tanaman yang Cocok untuk Dapur Minim Cahaya

Tidak semua dapur memiliki jendela besar atau mendapatkan sinar matahari langsung. Untuk kondisi seperti ini, beberapa tanaman indoor yang lebih toleran terhadap cahaya rendah dapat dipertimbangkan, seperti lidah mertua, sirih gading, peace lily, dan spider plant.

Meski demikian, toleran terhadap cahaya rendah bukan berarti tanaman tidak membutuhkan cahaya sama sekali. Jika dapur benar-benar gelap sepanjang hari, pertimbangkan memindahkan tanaman secara berkala ke area yang lebih terang atau menggunakan lampu khusus untuk tanaman.

Pertanyaan Seputar Tanaman untuk Mengurangi Bau Dapur

Apakah tanaman bisa benar-benar menghilangkan bau dapur?

Tanaman dapat membantu membuat ruangan terasa lebih segar, tetapi tidak bisa menggantikan proses membersihkan sumber bau. Sisa makanan, tempat sampah, saluran pembuangan, spons, dan minyak yang menempel tetap perlu dibersihkan secara rutin.

Tanaman apa yang paling mudah dirawat di dapur?

Lidah mertua, sirih gading, dan spider plant termasuk pilihan yang relatif mudah dirawat. Ketiganya tidak membutuhkan perhatian terlalu sering selama mendapatkan kondisi cahaya dan penyiraman yang sesuai.

Apakah tanaman aromatik lebih cocok untuk dapur?

Tanaman seperti kemangi, mint, rosemary, dan lavender dapat menjadi pilihan jika menginginkan tanaman dengan aroma khas. Beberapa di antaranya juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan masakan atau minuman.

Apakah tanaman boleh diletakkan di dekat kompor?

Sebaiknya tidak. Panas, uap, asap, dan cipratan minyak dari kompor dapat mengganggu tanaman serta membuat daun lebih cepat kotor. Pilih area yang masih dekat dengan dapur tetapi tidak terkena panas secara langsung.

Bagaimana cara menjaga tanaman dapur agar tidak kotor?

Lap permukaan daun secara perlahan menggunakan kain lembut yang sedikit lembap jika terlihat berdebu. Tanaman yang diletakkan di dapur juga perlu diperiksa secara rutin agar tidak terdapat lapisan minyak atau sisa masakan yang menempel.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6