10 Tanaman Hias Tahan Cahaya Minim, Cocok untuk Ruangan Tanpa Jendela Besar

Simak 10 tanaman hias tahan cahaya minim yang mudah dirawat, cocok untuk kamar, kantor, hingga ruangan rumah yang jarang terkena sinar matahari.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 15:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang mengurungkan niat menata tanaman di dalam rumah karena ruangan tidak mendapat cukup sinar matahari. Padahal, sejumlah tanaman hias tahan cahaya minim tetap bisa tumbuh meski hanya mengandalkan cahaya lampu atau pantulan dari jendela kecil. Pilihan ini membuka peluang menghijaukan kamar, kantor, hingga sudut rumah yang gelap.

Kondisi ini sering dialami penghuni apartemen atau rumah dengan ventilasi terbatas. Tanaman yang dibeli dengan harapan mempercantik ruangan justru layu dalam hitungan minggu karena kekurangan sinar. Masalah ini sebenarnya bisa dihindari sejak awal dengan memilih jenis tanaman yang memang terbiasa tumbuh di tempat teduh.

Berikut ini adalah sepuluh tanaman hias tahan cahaya minim yang terbukti mudah dirawat, dilansir oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (2/10/2026). Setiap jenis memiliki ciri dan cara rawat berbeda, sehingga Anda bisa menyesuaikan dengan kondisi ruangan di rumah masing-masing. Berikut adalah daftar lengkapnya.

Lidah Mertua (Sansevieria)

Lidah mertua dikenal sebagai tanaman yang bertahan di sudut ruangan gelap sekalipun, bahkan tempat yang jarang terkena cahaya lampu. Daunnya yang tebal menyimpan cadangan air sehingga tanaman ini tidak perlu disiram setiap hari. Sansevieria juga tahan terhadap udara ber-AC, menjadikannya pilihan tepat untuk kantor atau kamar tidur tanpa jendela besar.

Perawatan lidah mertua terbilang sederhana dan tidak merepotkan pemilik yang sibuk. Siram setiap dua hingga tiga minggu sekali, lalu hindari tanah yang selalu basah karena akar mudah membusuk bila terlalu lembap. Menurut penelitian NASA Clean Air Study, tanaman ini turut membantu menyaring sejumlah zat polutan di udara dalam ruangan tertutup.

ZZ Plant (Zamioculcas Zamiifolia)

ZZ plant memiliki batang yang menyimpan air mirip umbi, membuatnya tahan lama tanpa penyiraman rutin dari pemiliknya. Daunnya mengkilap dan tetap terlihat segar meski diletakkan jauh dari jendela sepanjang hari. Tanaman ini sering dipilih untuk mengisi sudut kantor yang hanya mendapat cahaya lampu, tanpa sinar matahari langsung sama sekali.

Siram ZZ plant hanya saat tanah benar-benar kering, biasanya sekali dalam dua minggu tergantung pada suhu ruangan. Hindari menyiram berlebihan karena batangnya menyimpan air dan mudah busuk bila tergenang terlalu lama. Tanaman ini juga bisa bertahan tanpa pupuk tambahan selama beberapa bulan ke depan tanpa terlihat layu.

Aglaonema

Aglaonema dikenal luas sebagai tanaman hias rumahan karena corak daun merah, hijau, atau perak yang beragam dan menarik. Tanaman ini tetap tumbuh meski hanya mendapat cahaya tidak langsung dari jendela kecil di sudut ruangan. Banyak orang menempatkan aglaonema di ruang tamu atau meja kerja tanpa mengalami masalah pertumbuhan berarti.

Siram aglaonema saat permukaan tanah mulai kering, kira-kira seminggu sekali tergantung kelembapan udara. Jaga kelembapan di sekitar tanaman dengan sesekali menyemprotkan air ke permukaan daun agar tetap segar. Hindari suhu ruangan yang terlalu dingin karena dapat membuat daun menguning dan rontok lebih cepat dari biasanya.

Sirih Gading (Epipremnum Aureum)

Sirih gading tumbuh menjalar dan cocok digantung atau dirambatkan pada rak maupun dinding ruangan. Tanaman ini mampu bertahan di ruangan dengan cahaya minim dan tetap tumbuh meski jarang disiram oleh pemiliknya. Daunnya berbentuk hati dengan corak kuning atau putih yang mudah dikenali di antara tanaman hias lain.

Perawatan sirih gading cukup dengan menyiram saat tanah kering, lalu memangkas batang yang terlalu panjang agar bentuk tetap rapi dan terkendali. Tanaman ini juga bisa ditanam di dalam air tanpa media tanah sama sekali, sehingga memudahkan perawatan di meja kerja maupun rak buku di ruang tamu.

Philodendron

Philodendron memiliki banyak varietas dengan bentuk daun berbeda, namun sebagian besar tahan hidup di tempat teduh. Tanaman ini cocok diletakkan di rak buku atau sudut ruangan karena pertumbuhannya tidak memerlukan cahaya matahari langsung sama sekali sepanjang hari. Bentuk daunnya yang khas membuat philodendron banyak diminati sebagai tanaman hias indoor.

Siram philodendron ketika tanah bagian atas terasa kering, umumnya seminggu sekali tergantung kondisi ruangan. Bersihkan daun dari debu secara berkala agar proses fotosintesis tetap berjalan meski cahaya yang diterima terbatas. Hindari meletakkan tanaman ini dekat embusan angin AC secara langsung karena dapat membuat daun cepat kering.

Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace lily dikenal karena bunga putih yang tetap muncul meski ditanam di ruangan minim cahaya sekalipun. Tanaman ini memberi tanda jelas saat kekurangan air lewat daun yang terkulai, sehingga memudahkan pemilik mengetahui jadwal penyiraman yang tepat tanpa harus menebak-nebak kondisi tanah di dalam pot setiap saat.

Siram peace lily begitu daun mulai terkulai, biasanya seminggu dua kali tergantung suhu ruangan dan kelembapan udara. Tanaman ini juga membantu meningkatkan kelembapan di sekitar ruangan yang menggunakan pendingin ruangan sepanjang hari, sehingga cocok diletakkan di kamar maupun ruang kerja ber-AC.

Cast Iron Plant (Aspidistra Elatior)

Cast iron plant mendapat julukan tersebut karena daya tahan hidupnya yang tinggi, termasuk di ruangan gelap dan jarang terawat sekalipun. Daunnya berwarna hijau tua dan tumbuh tegak, cocok untuk koridor atau sudut rumah yang jarang terkena cahaya matahari sepanjang hari tanpa membuat tanaman ini cepat layu.

Tanaman ini hanya perlu disiram ketika tanah kering, kurang lebih dua minggu sekali tergantung kondisi ruangan. Cast iron plant juga tahan terhadap perubahan suhu, sehingga cocok untuk pemula yang baru mulai belajar merawat tanaman hias di rumah tanpa pengalaman sebelumnya.

Keladi (Caladium)

Keladi memiliki daun lebar dengan corak warna mencolok, mulai dari merah muda hingga hijau bercampur putih yang khas. Tanaman ini tumbuh baik di tempat teduh dan justru bisa pudar warnanya bila terkena matahari langsung dalam waktu lama, sehingga ruangan minim cahaya justru jadi tempat yang cocok untuknya.

Siram keladi secara rutin agar tanah tetap lembap, tetapi pastikan pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang di dasar pot. Keladi biasanya memasuki masa dorman pada musim kering dan tumbuh kembali setelah disiram teratur, jadi jangan buru-buru membuang umbinya saat daun layu.

Chinese Money Plant (Pilea Peperomioides)

Chinese money plant memiliki daun bulat menyerupai koin yang tumbuh dari satu batang tegak di tengah pot. Tanaman ini bisa hidup dengan cahaya tidak langsung, meski pertumbuhan tetap membutuhkan sedikit cahaya pagi dari jendela di dekatnya agar daun tidak pucat dan tetap tumbuh dengan baik.

Putar pot secara berkala agar daun tumbuh merata ke segala arah dan tidak condong ke satu sisi. Siram ketika tanah kering, lalu pisahkan tunas kecil yang muncul di pangkal batang untuk diperbanyak menjadi tanaman baru di pot terpisah.

Bambu Hoki (Dracaena Sanderiana)

Bambu hoki banyak dipilih sebagai tanaman hias meja karena bisa tumbuh di air maupun tanah tanpa perawatan rumit. Tanaman ini bertahan di ruangan dengan cahaya minim dan sering digunakan sebagai elemen dekorasi menurut kepercayaan feng shui yang beredar luas di kalangan masyarakat Indonesia maupun negara Asia lain.

Ganti air setiap satu hingga dua minggu sekali apabila bambu hoki ditanam dalam vas berisi air tanpa media tanah. Hindari air yang mengandung klorin tinggi karena dapat membuat ujung daun menguning dan batang mudah membusuk, terutama bila air jarang diganti dalam waktu lama.

Pertanyaan Seputar Tanaman Hias Tahan Cahaya Minim

Apa saja tanaman hias yang tahan hidup tanpa sinar matahari langsung?

Beberapa contohnya lidah mertua, ZZ plant, aglaonema, sirih gading, dan philodendron. Semua jenis ini terbiasa tumbuh di bawah naungan sebelum dibudidayakan sebagai tanaman hias rumahan.

Berapa lama tanaman hias tahan cahaya minim bisa bertahan di dalam ruangan?

Dengan perawatan yang sesuai, tanaman seperti lidah mertua dan ZZ plant bisa bertahan bertahun-tahun di dalam ruangan tanpa perlu dipindahkan ke luar.

Apakah tanaman hias tahan cahaya minim perlu disiram setiap hari?

Tidak. Sebagian besar tanaman tahan cahaya minim justru rusak bila terlalu sering disiram. Penyiraman cukup dilakukan saat tanah sudah kering, umumnya setiap satu hingga dua minggu sekali.

Tanaman hias apa yang cocok diletakkan di kamar tidur tanpa jendela?

Lidah mertua dan ZZ plant menjadi pilihan umum untuk kamar tidur karena tidak memerlukan cahaya matahari langsung dan tidak perlu perawatan intensif.

Bagaimana cara merawat tanaman hias di ruangan minim cahaya agar tetap tumbuh?

Letakkan tanaman di dekat sumber cahaya tidak langsung, bersihkan daun dari debu secara berkala, dan sesuaikan jadwal penyiraman dengan kondisi tanah, bukan jadwal tetap harian.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6