Liputan6.com, Jakarta - Tanaman tidak selalu membutuhkan halaman untuk bisa ditempatkan di rumah. Beberapa jenis dapat tumbuh di dalam ruangan dengan perawatan yang tidak rumit. Kehadirannya juga dapat mengisi sudut yang kosong tanpa membutuhkan banyak tempat. Pilihan tanaman minimalis hias berikut dapat menjadi pertimbangan bagi Anda yang ingin menghadirkan tanaman di dalam rumah.
Ruangan dengan furnitur yang sudah penuh terkadang membuat penghuni kesulitan menambahkan dekorasi. Tanaman dapat menjadi pilihan karena bisa ditempatkan di meja, rak, sudut ruangan, atau dekat jendela. Tidak semua tanaman membutuhkan perhatian setiap hari. Beberapa jenis bahkan tetap dapat tumbuh meski penyiraman dan perawatannya dilakukan secara berkala.
Berikut ini adalah daftar 15 tanaman minimalis hias yang bisa menjadi pilihan untuk menghias rumah Anda yang dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (2/10/2026). Tanaman-tanaman hias ini cukup mudah untuk dirawat, sehingga cocok untuk membuat suasana rumah ataupun ruang kerja menjadi lebih segar dan alami.
Advertisement
1. Lidah Mertua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305078/original/069164200_1784784091-kara-eads-nvo7jmzDDew-unsplash.jpg)
Lidah Mertua dikenal lewat daun tegak berwarna hijau dengan garis kuning di tepinya. Tanaman ini bertahan di sudut ruangan minim cahaya dan tidak perlu disiram setiap hari. Akarnya menyimpan air dalam waktu lama, sehingga cocok untuk orang yang sering lupa menyiram. Daunnya juga tahan dari debu dan tidak mudah layu meski jarang dibersihkan. Banyak orang menaruhnya di dekat pintu masuk, sudut kamar, atau tangga rumah untuk mengisi ruang kosong.
Advertisement
2. Sirih Gading
Sirih Gading tumbuh menjalar dengan daun berbentuk hati. Tanaman ini bisa digantung di rak atau dirambatkan di dinding menggunakan media pengait. Penyiraman cukup dilakukan saat tanah mulai kering, biasanya seminggu sekali. Sirih Gading juga tahan di ruangan dengan cahaya lampu saja, sehingga sering dipakai untuk mempercantik sudut kantor atau ruang kerja di rumah. Batangnya mudah dipotong dan ditanam ulang di pot lain tanpa perlu perlakuan khusus.
3. ZZ Plant
ZZ Plant memiliki daun mengilap yang tersusun rapi di batang pendek. Tanaman ini menyimpan cadangan air di bagian umbinya, sehingga tahan lama tanpa disiram selama beberapa minggu. ZZ Plant cocok diletakkan di ruangan ber-AC karena tidak membutuhkan kelembapan tinggi untuk tumbuh. Bentuknya yang ringkas membuat tanaman ini pas untuk meja kerja, rak buku, atau sudut ruang tamu yang tidak mendapat banyak cahaya matahari.
Advertisement
4. Aglaonema
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363876/original/040952400_1790923994-david-clode-cHlonPXN_hc-unsplash.jpg)
Aglaonema memiliki daun dengan corak merah, hijau, atau perak tergantung jenisnya. Tanaman ini tumbuh lambat dan tidak memerlukan pangkas rutin seperti tanaman berdaun lebat lainnya. Penempatan di dekat jendela dengan cahaya tidak langsung membuat warna daun tetap terjaga dan tidak pudar. Aglaonema sering dipilih untuk ruang tamu karena tampilannya menonjol meski ukurannya kecil dan tidak memakan banyak tempat di dalam pot.
5. Monstera
Monstera dikenal lewat daun besar berlubang yang menjadi ciri khasnya. Tanaman ini butuh ruang sedikit lebih luas karena daunnya terus melebar seiring waktu dan batangnya bisa merambat ke atas. Penyiraman dilakukan saat permukaan tanah kering, sekitar satu kali seminggu tergantung ukuran pot. Banyak orang menaruh Monstera di sudut ruang tamu untuk menjadi titik pusat perhatian, kadang ditambah tiang penyangga agar batangnya tumbuh tegak.
Advertisement
6. Peace Lily
Peace Lily memiliki daun hijau mengkilap dengan bunga putih yang muncul beberapa kali dalam setahun. Tanaman ini menandai kebutuhan air lewat daun yang sedikit terkulai, sehingga pemiliknya mudah memantau kapan harus menyiram. Peace Lily cocok diletakkan di kamar mandi atau dapur karena menyukai kelembapan udara yang lebih tinggi dibanding ruangan lain. Bunganya menambah variasi tampilan di antara koleksi tanaman yang kebanyakan hanya mengandalkan daun.
7. Philodendron
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363877/original/063157000_1790923994-laca-studio-NpWpFqmCmyM-unsplash__1_.jpg)
Philodendron memiliki banyak varian, mulai dari daun bulat sampai berbentuk jari dengan ukuran yang berbeda-beda. Tanaman ini tumbuh cepat dan mudah diperbanyak lewat stek batang yang ditanam di air atau tanah. Philodendron tahan di ruangan dengan cahaya terbatas, sehingga cocok untuk apartemen atau kos tanpa jendela besar. Daunnya yang rimbun membuat tanaman ini sering dipakai sebagai pengisi sudut kosong di ruangan maupun rak gantung.
Advertisement
8. Kaktus
Kaktus menyimpan air di batangnya sehingga tidak perlu disiram sesering tanaman lain, cukup setiap dua hingga tiga minggu sekali. Bentuknya beragam, mulai dari bulat kecil sampai memanjang menyerupai pilar, tergantung jenis yang dipilih. Kaktus cocok diletakkan di meja dekat jendela yang terkena sinar matahari pagi selama beberapa jam. Perawatan minim membuat kaktus menjadi pilihan favorit untuk orang yang baru mulai merawat tanaman di rumah.
9. Sukulen
Sukulen memiliki daun tebal yang menyimpan air di dalamnya, mirip dengan cara kerja kaktus. Tanaman ini tumbuh baik di pot kecil sehingga mudah disusun berjejer di rak, meja, atau ambang jendela. Penyiraman cukup dilakukan setiap satu atau dua minggu sekali, tergantung suhu ruangan. Sukulen juga tersedia dalam banyak bentuk dan warna, sehingga bisa dikombinasikan sesuai tema ruangan tanpa perlu banyak pot berukuran besar.
Advertisement
10. Karet Kebo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308519/original/042873100_1785145943-pexels-scottwebb-7150413.jpg)
Karet Kebo memiliki daun lebar dengan permukaan mengkilap dan tulang daun yang terlihat jelas. Tanaman ini tumbuh tinggi jika dibiarkan di pot besar, atau tetap pendek jika rutin dipangkas setiap beberapa bulan. Penyiraman dilakukan saat tanah terasa kering di bagian atas, biasanya seminggu sekali. Karet Kebo sering diletakkan di sudut ruang tamu karena bentuknya menyerupai pohon kecil di dalam rumah dan tahan lama meski jarang dipindah.
11. Pilea
Pilea dikenal lewat daun bulat menyerupai koin yang tumbuh dari batang tipis dan tegak. Tanaman ini mudah diperbanyak lewat tunas kecil yang muncul di sekitar akar induknya. Pilea menyukai cahaya tidak langsung dan penyiraman saat tanah mulai kering, biasanya dua kali seminggu. Ukurannya yang kecil membuat Pilea cocok diletakkan di meja kerja, rak buku, atau ambang jendela yang tidak terlalu luas.
Advertisement
12. Lili Paris
Lili Paris memiliki daun panjang dengan garis putih di tengahnya yang tersusun rapat dari pangkal batang. Tanaman ini mengeluarkan tunas kecil yang menggantung dari batang induk, sehingga tampak rimbun seiring waktu tanpa perlu banyak perawatan. Lili Paris tahan di ruangan dengan cahaya terbatas dan tidak perlu disiram setiap hari, cukup dua kali seminggu. Tanaman ini sering digantung di dekat jendela atau diletakkan di rak tinggi agar tunasnya terlihat jatuh ke bawah.
13. Dracaena
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363878/original/091274400_1790923994-feey-r-kG_nvpvLA-unsplash.jpg)
Dracaena memiliki batang tegak dengan daun memanjang di bagian atas, menyerupai bentuk pohon palem kecil. Tanaman ini tumbuh lambat dan tahan lama meski jarang dipindah pot selama bertahun-tahun. Dracaena cocok diletakkan di sudut ruangan karena bentuknya menyerupai pohon kecil yang tidak memakan banyak tempat. Penyiraman dilakukan saat tanah benar-benar kering untuk menghindari akar membusuk akibat air yang menggenang di dasar pot.
Advertisement
14. Calathea
Calathea memiliki daun bermotif garis dan lingkaran yang khas untuk setiap jenisnya, dengan warna yang bervariasi di tiap helai. Tanaman ini menutup daunnya pada malam hari dan membuka kembali saat pagi, seolah mengikuti waktu. Calathea menyukai kelembapan, sehingga cocok diletakkan jauh dari AC atau kipas angin yang membuat udara kering. Motif daunnya yang beragam membuat Calathea sering dijadikan koleksi di sudut ruangan rumah.
15. Anthurium
Anthurium dikenal lewat bunga berbentuk hati dengan warna merah, pink, atau putih yang muncul di antara daunnya. Tanaman ini berbunga sepanjang tahun jika mendapat cahaya cukup dan penyiraman yang teratur. Anthurium menyukai media tanam yang tidak terlalu basah agar akar tidak mudah busuk akibat kelembapan berlebih. Bunga dan daunnya yang berbeda dari tanaman lain membuat Anthurium sering jadi pusat perhatian di ruang tamu maupun meja makan.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Tanaman Minimalis Hias
Apa tanaman hias minimalis yang paling mudah dirawat untuk pemula?
Lidah Mertua dan ZZ Plant termasuk pilihan paling tahan lama karena keduanya menyimpan air di akar atau umbi, sehingga tidak perlu disiram setiap hari.
Berapa kali sebaiknya tanaman hias indoor disiram?
Sebagian besar tanaman pada daftar ini cukup disiram saat permukaan tanah terasa kering, biasanya satu kali dalam satu hingga dua minggu, tergantung jenis dan ukuran pot.
Tanaman hias apa yang cocok untuk ruangan minim cahaya?
Sirih Gading, Philodendron, dan Lili Paris tetap tumbuh baik di ruangan dengan cahaya lampu saja, sehingga cocok untuk kamar atau sudut kantor tanpa jendela besar.
Apakah tanaman hias aman diletakkan di kamar tidur?
Peace Lily dan Calathea aman diletakkan di kamar tidur karena menyukai kelembapan ruangan dan tidak memerlukan sinar matahari langsung sepanjang hari.
Tanaman hias apa yang cocok untuk meja kerja berukuran kecil?
Sukulen dan Pilea cocok untuk meja kerja karena ukurannya kecil, pot yang dipakai juga tidak memakan banyak tempat.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364021/original/072430000_1790928361-cek_fakta_-_aturan_pembelian_bbm_pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363762/original/040487800_1790917791-Cek_Fakta_Wamenkeu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137785/original/055250800_1739961431-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307619/original/023578900_1785051209-3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353856/original/090958700_1789981282-gUFUl9XfXrSjz2oEE19ShT7DI8d7drbsOUuitLhn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362878/original/078434900_1790833867-7c53edd1-2e0e-4f66-998d-02b02324cc66.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360726/original/084306700_1790663058-alexandra-tran-NVlPsi_Hmt0-unsplash.jpg)