Liputan6.com, Jakarta - Anting emas merupakan perhiasan berharga yang tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga dapat menjadi investasi. Namun, seiring waktu dan penggunaan, anting emas rentan kehilangan kilaunya atau bahkan menghitam jika tidak dirawat dengan benar. Paparan debu, kotoran, keringat, minyak kulit, serta sisa kosmetik dan bahan kimia dapat menyebabkan penumpukan yang membuat emas terlihat kusam.Â
Oleh karena itu, pembersihan rutin dan perawatan yang tepat sangatlah krusial untuk membersihkan anting emas agar tidak menghitam dan menjaga kilaunya tetap terjaga. Untuk memastikan anting perhiasan Anda selalu tampak baru dan terawat, berikut adalah delapan tips membersihkan anting emas agar tidak mudah menghitam, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (12/8/2026).
1. Rendaman Air Hangat dan Sabun Lembut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322411/original/008751100_1786527556-37f90454-43ca-4188-ac86-ac6101f3f55a.jpg)
Melansir laman InStyle, salah satu metode paling sederhana, aman, dan efektif untuk pembersihan rutin anting emas adalah menggunakan air hangat dan sabun cuci piring lembut. Sabun cuci piring umumnya tidak mengandung bahan kimia abrasif yang dapat merusak emas.Â
Siapkan mangkuk berisi air hangat (bukan air panas atau mendidih yang bisa merusak perhiasan) dan tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring yang lembut, bebas pemutih atau bahan kimia keras. Aduk hingga berbusa, lalu rendam anting emas selama 15 hingga 20 menit. Perendaman ini akan membantu melonggarkan kotoran yang menempel pada perhiasan. Metode ini sangat direkomendasikan karena tidak memerlukan bahan khusus dan cocok untuk menjaga kilau perhiasan sehari-hari.Â
Advertisement
2. Pemanfaatan Asam Lemon untuk Noda Ringan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5167807/original/061735700_1742370480-beauty-cream-with-natural-elements__1_.jpg)
Lemon mengandung asam alami yang dapat membantu mengangkat noda ringan pada emas dan mengembalikan kilaunya. Untuk menggunakan metode ini, campurkan sedikit air perasan lemon dengan air biasa agar larutan tidak terlalu pekat.Â
Rendam anting selama 5 hingga 10 menit, kemudian bilas hingga bersih dan keringkan dengan kain halus. Penting untuk tidak merendam perhiasan yang memiliki mutiara, opal, atau batu lunak lainnya karena asam lemon dapat merusaknya.
3. Pembersihan Harian Efektif dengan Kain Mikrofiber
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4603869/original/097467800_1696833464-everdrop-gmbh-1g5RWY25EXA-unsplash.jpg)
Untuk metode pembersihan yang paling lembut dan tidak invasif, gunakan kain mikrofiber lembut. Setelah setiap pemakaian, lap anting emas dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan minyak tubuh, debu, dan sisa kosmetik yang menempel. Pembersihan rutin ini membantu mencegah penumpukan kotoran yang dapat membuat anting emas terlihat kusam.
Advertisement
4. Manfaatkan Sikat Gigi Berbulu Lembut untuk Detail Anting
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3280553/original/031477900_1603865606-superkitina-rCT928GIboM-unsplash.jpg)
Setelah anting emas direndam dalam larutan pembersih, seperti air sabun atau lemon, gunakan sikat gigi berbulu lembut untuk membersihkan celah-celah dan detail anting yang sulit dijangkau. Gosok perlahan untuk mengangkat kotoran tanpa menggores permukaan emas. Bulu sikat yang kaku dapat menggores permukaan perhiasan, terutama untuk perhiasan berlapis emas. Setelah digosok, bilas anting hingga bersih dan keringkan.
5. Jauhkan Anting Emas dari Paparan Bahan Kimia Berbahaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4947651/original/065426800_1726720377-wang-odds-qc703GaemGo-unsplash.jpg)
Bahan kimia seperti klorin, yang sering ditemukan dalam sabun, sampo, deterjen, parfum, lotion, dan produk kosmetik lainnya, dapat menyebabkan reaksi kimia pada logam campuran dalam emas. Reaksi ini dapat mempercepat korosi dan membuat emas tampak pudar atau menghitam. Selalu lepas anting emas sebelum mandi, berenang, berolahraga, atau menggunakan produk perawatan tubuh. Gunakan parfum dan lotion terlebih dahulu, lalu tunggu hingga kering sebelum mengenakan perhiasan Anda.
Advertisement
7. Mengeringkan Anting Emas dengan Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258879/original/041976000_1750403459-asas.jpg)
Kelembaban adalah salah satu penyebab utama emas menjadi kusam. Setelah membersihkan anting emas, pastikan untuk mengeringkannya dengan sempurna menggunakan kain lembut, seperti kain mikrofiber, hingga tidak ada sisa air yang menempel.Â
Menyimpan emas dalam keadaan lembap dapat memicu munculnya noda dan membuat tampilannya kurang bercahaya. Mengeringkan emas secara menyeluruh setelah terpapar kelembapan penting dilakukan untuk perhiasan Anda agar tidak menghitam.
8. Strategi Penyimpanan Tepat untuk Anting Emas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322412/original/014387200_1786527556-7aeeaaae-86f3-4587-b04d-a9c8cd2ec967.jpg)
Penyimpanan yang benar sangat penting untuk menjaga anting emas agar tidak menghitam dan terhindar dari goresan. Simpan anting emas di tempat yang kering dan sejuk, idealnya dalam kotak perhiasan berlapis kain atau kantong kain lembut.
Hindari menyimpan perhiasan emas bercampur dengan perhiasan logam lain karena gesekan dapat menyebabkan goresan. Penggunaan anti-tarnish strips atau gel silika juga dapat membantu mengurangi kelembaban dan mencegah penghitaman.
Advertisement
Seberapa Sering Anting Emas Perlu Dibersihkan?Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272231/original/013011500_1751536378-anting_jepit.jpg)
Melansir laman InStyle, frekuensi membersihkan anting emas dapat berbeda-beda, tergantung pada kadar emas, jenis lapisan, desain, dan seberapa sering perhiasan digunakan. Anting dengan kadar emas yang lebih rendah umumnya membutuhkan perhatian lebih karena mengandung lebih banyak logam campuran yang dapat bereaksi dengan keringat, kosmetik, atau lingkungan sekitar.Â
Untuk anting berlapis emas (gold plated), pembersihan sebaiknya dilakukan secara lembut dan tidak terlalu sering agar lapisannya tetap awet. Membersihkannya beberapa kali dalam setahun sudah cukup untuk membantu menghilangkan kotoran sekaligus mempertahankan tampilannya.Â
Sementara itu, perhiasan emas yang sering digunakan dapat dibersihkan setiap beberapa bulan, terutama jika mulai terlihat kusam atau banyak residu menempel. Namun, Anda tidak perlu menunggu sampai anting terlihat kotor untuk merawatnya. Mengelapnya dengan kain lembut setelah digunakan dapat membantu mengurangi penumpukan kotoran.Â
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Membersihkan Anting Emas agar Tidak Mudah Menghitam
1. Mengapa anting emas bisa menghitam atau kusam?
Anting emas bisa menghitam atau kusam karena paparan debu, kotoran, keringat, minyak kulit, kosmetik, dan bahan kimia yang bereaksi dengan logam campuran dalam emas, bukan emas murninya.
2. Bahan apa yang paling aman untuk membersihkan anting emas di rumah?
Air hangat dan sabun cuci piring lembut adalah salah satu bahan paling aman dan efektif untuk membersihkan anting emas di rumah.
3. Bolehkah menggunakan air perasan lemon untuk membersihkan anting emas?
Ya, air perasan lemon yang diencerkan dapat digunakan untuk membersihkan anting emas, tetapi hindari penggunaannya pada perhiasan dengan mutiara, opal, atau batu lunak lainnya karena asam dapat merusaknya.
4. Apa yang harus dihindari saat memakai anting emas agar tidak cepat menghitam?
Hindari paparan anting emas terhadap bahan kimia keras seperti parfum, lotion, sabun, sampo, dan produk pembersih rumah tangga, serta lepaskan saat mandi, berenang, atau berolahraga.
5. Bagaimana cara menyimpan anting emas yang benar untuk mencegah penghitaman?
Simpan anting emas di tempat yang kering dan sejuk, dalam kotak perhiasan berlapis kain atau kantong lembut, dan pisahkan dari perhiasan logam lain untuk menghindari goresan dan kelembaban.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322150/original/091705800_1786518970-HOAX__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499207/original/032366000_1770779753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-11T101208.314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262749/original/020573100_1750752492-m.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321412/original/092495200_1786441283-XLoKHUS1xzL40kqAWl6CBo53tcbleZP3ApNPlGar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4834818/original/036313500_1715931417-Ilustrasi_tenang__kalem__diri_sendiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4536618/original/086191200_1691980067-woman-smiling-with-coffee-laptop_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5165020/original/066400100_1742183543-ad87bb24965ab99d50eea572dbfeebde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322295/original/065061400_1786524493-HL_pintu_kayu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321411/original/089227200_1786441282-jlwkLlUiyZY6LgTpQWjhJdtFoJycG2sS9sZMti0I.jpg)