Top 3: Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8%

Berikut ini tiga artikel terpopuler atau Top 3 di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu (27/9/2026).

Diterbitkan 27 September 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak mentah turun tajam sepanjang pekan setelah Iran dan Amerika Serikat menggelar pembicaraan di sela Sidang Umum PBB di New York. WTI turun 2,3% menjadi US$ 92,41 per barel, sedangkan Brent melemah 2,1% ke US$ 104,32 per barel. Secara mingguan, WTI anjlok 7,9%, sementara Brent relatif datar.

Penurunan harga terjadi di tengah upaya Iran membuka kembali Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran menawarkan pembukaan selat tersebut dalam tujuh hari jika AS memenuhi sejumlah persyaratan dalam kesepakatan perdamaian sementara.

Namun, belum jelas apakah proposal tersebut dapat mencegah konflik kembali pecah. Iran kini masih menunggu tanggapan pemerintah AS dan menegaskan tidak terburu-buru mengambil keputusan.

Artikel mengenai harga minyak ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang menarik untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu (27/9/2026):

1. Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8% Usai AS-Iran Bertemu

Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) mencatat penurunan tajam sepanjang pekan setelah Iran dan AS menggelar pembicaraan di sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,3% menjadi US$ 92,41 per barel pada perdagangan terakhir pekan ini. Sementara itu, Brent yang menjadi patokan harga minyak dunia melemah 2,1% ke US$ 104,32 per barel.

Secara mingguan, harga minyak mentah AS anjlok 7,9%. Sementara harga Brent tercatat relatif datar sepanjang pekan.

Simak berita selengkapnya di sini

 

 

 

2. Nvidia Rencana Investasi Rp 80 Triliun di Batam, Ini Fokus Proyeknya

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS), Nvidia, berencana menanamkan investasi sekitar US$ 4,5 miliar atau sekitar Rp 80,613 triliun (estimasi kurs Rp 17.914 per dolar AS) di Batam, Kepulauan Riau. Investasi tersebut diarahkan untuk pengembangan infrastruktur pusat data dan national computing yang menopang kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

"Kita mendorong national computing data centre yang terus didorong, termasuk Nvidia melirik ke Batam, rencana investasi US$4,5 miliar," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut Airlangga, kebutuhan pusat data di Indonesia terus meningkat seiring meluasnya penggunaan AI. Batam menjadi salah satu wilayah yang dipersiapkan pemerintah untuk pengembangan infrastruktur tersebut, termasuk melalui kawasan ekonomi khusus (KEK).

Simak berita selengkapnya di sini

 

 

3. Mentan Kejar Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Bone Beroperasi 1 Juli 2027

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta pembangunan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Bone, Sulawesi Selatan, dipercepat agar dapat mulai beroperasi pada 1 Juli 2027.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, HAT 1 Juli tahun depan sudah beroperasi. Ini salah satu penekanan Presiden kepada kami. Olehnya, tidak ada lagi hambatan, baik dari segi birokrasi maupun teknis,” ujar Amran dalam kunjungan kerja di Bone, dikutip Sabtu (26/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Amran didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda, Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Maryadi beserta jajaran, direksi ID FOOD dan PTPN I, pemerintah daerah, serta pihak terkait.

Simak berita selengkapnya di sini

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6