Liputan6.com, Jakarta - Kerupuk merupakan hidangan pelengkap yang kerap hadir di meja makan masyarakat Indonesia, dikenal dengan teksturnya yang renyah dan cita rasa gurihnya. Kehadiran camilan ini mampu menambah selera makan, baik sebagai pendamping hidangan utama maupun camilan di waktu santai. Namun, menjaga kerenyahan kerupuk seringkali menjadi tantangan, sehingga banyak yang mencari tahu cara menyimpan kerupuk agar tetap renyah dalam jangka waktu lama.
Kerenyahan kerupuk dapat hilang karena beberapa faktor utama, seperti paparan kelembapan udara yang tinggi, kontak langsung dengan udara terbuka, atau kesalahan saat proses penggorengan. Ketika kerupuk dibiarkan di lingkungan yang tidak tepat, uap air akan mudah masuk ke pori-pori kerupuk, mengubah teksturnya menjadi tidak lagi garing. Rendahnya kandungan air di dalam kerupuk membuatnya mudah menyerap air dari lingkungan sekitar.
Untuk mengatasi masalah ini, terdapat berbagai metode penyimpanan yang dapat diterapkan. Dengan memahami cara yang tepat, kerupuk dapat tetap terjaga kerenyahannya, siap dinikmati kapan saja tanpa mengurangi kualitas rasa dan teksturnya. Simak cara lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (11/8/2026).
Advertisement
1. Gunakan Wadah Kedap Udara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321332/original/067348000_1786439163-bb748680-3fe9-4c90-a22c-e2539ef0193e.jpg)
Penyimpanan kerupuk dalam wadah kedap udara merupakan langkah penting untuk menjaga kerenyahannya. Wadah seperti stoples atau kotak penyimpanan plastik dengan penutup rapat membantu mencegah udara dan kelembapan masuk. Udara yang masuk dapat membuat kerupuk kehilangan tekstur renyahnya.
Wadah yang memiliki penutup rapat membantu mengurangi pertukaran udara dengan lingkungan sekitar. Pilihlah stoples dengan tutup putar atau yang dilengkapi segel karet silikon untuk memastikan kerapatan maksimal. Jika hanya tersedia stoples dengan tutup biasa, Anda dapat menambahkan selembar tisu atau kertas makanan yang digunting lebih besar dari tutup toples di mulut stoples sebelum menutupnya. Cara ini membantu menutup celah dan menyerap sisa minyak yang mungkin menempel pada kerupuk.
Wadah kedap udara tidak hanya menjaga kerenyahan, tetapi juga melindungi kerupuk dari debu dan serangga. Toples kaca sering menjadi pilihan karena tidak menyerap bau, tahan lama, dan memudahkan melihat isi di dalamnya. Toples plastik berkualitas baik juga dapat digunakan.
Advertisement
2. Simpan di Tempat Kering dan Sejuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321333/original/071854400_1786439163-65c30583-ccf2-44f1-bd20-f8b0ed9b7c7e.jpg)
Lingkungan penyimpanan memiliki pengaruh besar terhadap daya tahan kerupuk. Kerupuk sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan sejuk, jauh dari sumber kelembapan. Kelembapan adalah musuh utama kerenyahan kerupuk, karena dapat menyebabkan kerupuk menyerap uap air dan menjadi lembek.
Hindari menyimpan kerupuk di area yang lembap seperti dekat wastafel atau di bawah sinar matahari langsung. Sinar matahari langsung bisa menimbulkan embun di dalam kemasan plastik, membuat kerupuk basah dan berisiko ditumbuhi jamur.
Pastikan sirkulasi udara di tempat penyimpanan juga baik. Untuk kerupuk mentah dalam jumlah banyak, penggunaan palet atau alas kayu dapat membantu mencegah kontak langsung dengan lantai atau tembok yang mungkin lembap.
3. Manfaatkan Silica Gel atau Beras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321334/original/076743300_1786439163-36849ed6-9f9b-499b-96db-97463cbbe55c.jpg)
Untuk perlindungan ekstra dari kelembapan, penggunaan bahan penyerap kelembapan dapat menjadi solusi. Silica gel, terutama yang berlabel food-grade, sangat efektif dalam menyerap uap air dari udara di dalam kemasan. Ini membantu menjaga makanan kering seperti kerupuk tetap renyah dan mencegah pertumbuhan jamur.
Penting untuk selalu menggunakan silica gel jenis food-grade yang dirancang khusus untuk kontak dengan produk makanan. Silica gel ini bekerja secara fisik dengan menyerap air, bukan sebagai pengawet kimia.
Sebagai alternatif alami, beberapa butir beras juga dapat digunakan. Beras memiliki kemampuan menyerap kelembapan yang dapat membantu menjaga kerenyahan kerupuk. Cukup letakkan beberapa butir beras di dalam wadah penyimpanan kerupuk.
Advertisement
4. Hindari Sering Membuka Tutup Wadah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321335/original/081001000_1786439163-6a68e6ea-6436-42d6-9064-377aca1cb313.jpg)
Kebiasaan sering membuka tutup wadah penyimpanan kerupuk dapat mempercepat proses melempem. Terlalu sering membuka tutup stoples akan membuat kerupuk yang disimpan di dalamnya menjadi lebih mudah melempem. Setiap kali wadah dibuka, udara dari luar yang mungkin mengandung kelembapan akan masuk dan berinteraksi dengan kerupuk.
Untuk menjaga kerenyahan, ambil kerupuk secukupnya sesuai kebutuhan, lalu segera tutup kembali wadah dengan rapat. Mengambil kerupuk dalam jumlah banyak lalu mengembalikannya lagi ke dalam toples juga dapat menyebabkan kerupuk cepat melempem.
Disiplin dalam menutup wadah setelah mengambil kerupuk adalah kunci untuk mempertahankan kerenyahan dalam jangka waktu yang lebih lama. Ini meminimalkan kontaminasi udara dan menjaga lingkungan penyimpanan tetap stabil.
5. Simpan di Kulkas atau Freezer
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321336/original/085268900_1786439163-d385d0d7-44a6-4911-bcb5-3148fda49831.jpg)
Meskipun terdengar tidak biasa, menyimpan kerupuk di dalam kulkas atau freezer dapat membantu menjaga kerenyahannya. Lingkungan dingin di dalam kulkas memiliki kelembapan udara yang lebih rendah dibandingkan suhu ruangan. Kondisi ini membantu menjaga kadar air dalam kerupuk tetap rendah.
Untuk kerupuk yang sudah digoreng, masukkan ke dalam wadah kedap udara atau bungkus rapat dengan plastik sebelum disimpan di kulkas. Ketika akan disantap, keluarkan kerupuk dan biarkan beberapa saat hingga uap dinginnya hilang. Metode ini juga efektif untuk kerupuk mentah agar tetap merekah sempurna saat digoreng.
Beberapa sumber bahkan menyarankan menyimpan kerupuk melempem di freezer selama satu jam untuk mengembalikan kerenyahannya. Setelah menunggu satu jam, kerupuk cenderung akan kembali renyah dan nikmat untuk dimakan walau tidak digoreng atau dipanaskan dalam oven.
Advertisement
6. Pastikan Kerupuk Dingin Sebelum Disimpan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321337/original/091498400_1786439163-ca80042e-8668-4f02-8a66-793c9edcb2b6.jpg)
Setelah proses penggorengan, kerupuk yang masih panas tidak boleh langsung disimpan dalam wadah tertutup. Kerupuk anget yang ditutup bisa jadi mengembun dan akhirnya melempem lagi. Uap panas yang terperangkap di dalam wadah akan berubah menjadi embun atau uap air. Kelembapan ini kemudian akan diserap oleh kerupuk, membuatnya cepat melempem.
Biarkan kerupuk yang baru digoreng mendingin sepenuhnya di suhu ruangan. Anda bisa meniriskan kerupuk di atas tisu dapur untuk mengurangi sisa minyak dan membiarkannya terbuka hingga uap panasnya hilang.
Setelah kerupuk benar-benar dingin dan tidak ada lagi uap panas, barulah pindahkan ke wadah kedap udara. Langkah sederhana ini sangat berpengaruh dalam mempertahankan kerenyahan kerupuk untuk waktu yang lebih lama.
7. Perhatikan Cara Menggoreng (untuk kerupuk mentah)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488551/original/041132500_1769756308-Pembersihan_Kepala_Lele__19_.jpg)
Kualitas kerenyahan kerupuk tidak hanya ditentukan oleh cara penyimpanan, tetapi juga oleh proses penggorengan yang tepat. Kesalahan saat menggoreng juga bisa jadi penyebab kerupuk cepat melempem. Misalnya, kerupuk tidak digoreng dengan sempurna karena minyak kurang panas.
Minyak yang kurang panas dapat membuat kerupuk tidak mengembang sempurna dan menyerap banyak minyak, sehingga teksturnya menjadi lembek dan berminyak. Goreng kerupuk dengan api sedang dan pastikan kerupuk mengembang merata.
Setelah digoreng, segera tiriskan kerupuk dari sisa minyak. Penggorengan yang tepat akan menghasilkan kerupuk yang renyah dan tahan lama, menjadi dasar yang baik sebelum proses penyimpanan.
Advertisement
Pertanyaan Umum Seputar Penyimpanan Kerupuk
Berapa lama kerupuk bisa bertahan renyah?
Kerupuk yang sudah digoreng dan disimpan dengan baik dalam wadah kedap udara dapat bertahan renyah sekitar 4 hingga 6 bulan. Kerupuk mentah memiliki daya tahan lebih lama, bisa mencapai 1 tahun.
Apakah kerupuk bisa disimpan di kulkas?
Ya, kerupuk bisa disimpan di kulkas atau freezer untuk menjaga kerenyahannya. Kulkas memiliki kelembapan udara yang lebih rendah, yang membantu mempertahankan tekstur kerupuk.
Bagaimana cara mengatasi kerupuk yang sudah melempem?
Kerupuk yang sudah melempem dapat dikembalikan kerenyahannya dengan beberapa cara, seperti menggoreng ulang sebentar, memanggang di oven atau air fryer, atau bahkan menyimpannya di freezer selama satu jam.
Apa fungsi silica gel untuk kerupuk?
Silica gel berfungsi sebagai penyerap kelembapan yang efektif. Dengan menyerap uap air dari udara di dalam kemasan, silica gel membantu menjaga kerupuk tetap kering, renyah, dan mencegah pertumbuhan jamur. Pastikan menggunakan silica gel food-grade.
Apakah kerupuk mentah perlu disimpan dengan cara khusus?
Ya, kerupuk mentah sebaiknya disimpan di tempat kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung untuk mencegah kelembapan dan jamur. Penggunaan alas kayu (palet) untuk kerupuk dalam jumlah banyak juga disarankan. Beberapa orang juga menambahkan daun pandan untuk mencegah serangga.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312818/original/023895500_1785560927-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_12.01.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134529/original/089698800_1739622825-20250215-Prabowo-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4804864/original/058141600_1713412064-cek_fakta_atm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521113/original/001040000_1772680430-Gemini_Generated_Image_wrd7newrd7newrd7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4656925/original/057233000_1700547191-closeup-shot-person-wearing-biblical-robe-giving-bread-another-person.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321440/original/060833200_1786441575-masjid-maba-QhzQfD0ihnI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321262/original/029169600_1786435663-9123f758-e87a-414a-9d72-f17147734ecf.jpg)