Kronologi Wanita Ditemukan Tewas di Kos, Mata Dikerubungi Semut

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang di atas kasur. Tubuh korban sudah kaku dan bagian sekitar matanya dikerubungi semut.

Diterbitkan 26 September 2026, 05:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang perempuan asal Bali berinisial TR (26) ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Jalan Jaya, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang di atas kasur. Tubuh korban sudah kaku dan bagian sekitar matanya dikerubungi semut.

Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan setelah pemilik kos bersama sejumlah penghuni berusaha mengecek kondisi korban yang tidak merespons saat dihubungi.

"Korban ditemukan di dalam kamar kos dalam keadaan terlentang di atas kasur," kata Kompol Pandiangan, Jumat (25/9).

Keluarga Berulang Kali Menghubungi Korban

Peristiwa tersebut bermula ketika keluarga korban menghubungi pemilik kos, H Okario Herosdwison Herman, pada Kamis pagi.

Keluarga meminta bantuan pemilik kos untuk membangunkan TR. Sebab, panggilan telepon kepada korban tidak mendapatkan respons, sementara keluarga mengetahui korban sedang sakit.

"Pemilik kos kemudian mendatangi kamar korban. Namun, tidak ada jawaban meskipun pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam," jelasnya.

Pemilik kos bersama rekan kerja sekaligus tetangga kos korban, Nurini Indriyani, serta penghuni kos lainnya, Mohammad Nur Irfan Iskandar, berusaha memanggil dan mengetuk pintu kamar.

Namun, upaya tersebut tidak mendapatkan respons.

"Sekitar pukul 11.47 WIB, pihak keluarga memberikan izin melalui sambungan telepon untuk membuka paksa kamar korban. Pemilik kos dan saksi lainnya kemudian berupaya masuk melalui jendela sebelum membuka pintu dari dalam. Saat berhasil masuk, mereka mendapati TR sudah terbaring kaku di atas kasur dengan bagian sekitar mata dikerubungi semut," tuturnya.

Para saksi menduga korban telah meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Pandiangan, TR diketahui memiliki riwayat penyakit dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Kota Bandar Lampung.

Rekan kerja korban, Nurini Indriyani, menyebut TR sebelumnya pernah dirawat dengan diagnosis kekurangan kalium.

Selain itu, korban diketahui bekerja di Resto Kemuning. Namun, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, Tanti disebut telah mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan di dalam kamar kos korban.

Obat-obatan tersebut diduga merupakan milik korban karena terdapat identitas TR pada sejumlah obat yang ditemukan saat pemeriksaan oleh Unit Identifikasi (Inafis) Polresta Bandar Lampung.

Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

 

Polisi Evakuasi Jasad ke Rumah Sakit Abdul Moeloek

Setelah menerima laporan penemuan jasad tersebut, polisi langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Petugas Unit Inafis Polresta Bandar Lampung juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 14.41 WIB, jasad TR dievakuasi menggunakan ambulans pelayanan kesehatan Kota Bandar Lampung menuju Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Pihak keluarga korban telah menerima informasi mengenai kematian Tanti dan sedang dalam perjalanan menuju Lampung," katanya.

"Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit, dengan mempertimbangkan riwayat penyakit serta temuan obat-obatan di kamar kosnya. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian dan mengantisipasi kemungkinan lain," tandasnya.