Benda yang Menarik Laba-laba ke Rumah, 5 Hal yang Bikin Mereka Betah

Mengapa banyak laba-laba di rumah? Simak riset ahli tentang benda yang menarik laba-laba ke rumah, mulai dari tanaman hingga lampu teras.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 16:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Benda yang menarik laba-laba ke rumah sering kali tidak kita sadari keberadaannya, padahal benda-benda tersebut justru menjadi magnet bagi serangga yang merupakan sumber makanan utama arachnida ini. Kehadiran laba-laba yang meningkat drastis, terutama pada bulan-bulan tertentu seperti Agustus, berkaitan erat dengan siklus biologis mereka yang memasuki fase dewasa dan mencari pasangan. Fenomena ini tidak hanya dipengaruhi oleh naluri alamiah, tetapi juga diperparah oleh kondisi lingkungan rumah yang menyediakan tempat persembunyian ideal dan suplai makanan melimpah.

Salah satu pemicu utama masuknya laba-laba adalah keberadaan tanaman hias yang tidak terawat serta pencahayaan luar ruangan yang menarik serangga kecil. Menurut British Pest Control Association (BPCA), suhu lingkungan yang hangat juga memegang peranan krusial dalam mendukung aktivitas biologis serangga dan predatornya ini. 

Berikut Liputan6.com merangkum benda yang menarik laba-laba ke rumah Selasa (11/8/2026).

1. Tanaman Hias dan Kelembapan Berlebih

Tanaman hias indoor adalah salah satu benda yang menarik laba-laba ke rumah paling umum. Meskipun mempercantik ruangan, tanaman pot sering kali menjadi ekosistem sempurna bagi laba-laba. Hal ini terjadi karena dua alasan utama: kelembapan dan mangsa.

Natalie Bungay, Technical Manager di British Pest Control Association (BPCA), menjelaskan bahwa invertebrata seperti serangga dan laba-laba bergantung pada suhu rata-rata di atas 13 derajat Celsius (bukan Fahrenheit seperti anggapan umum yang keliru, karena 13°F adalah suhu beku) untuk keberhasilan perkembangbiakan dan kelangsungan hidup. Saat cuaca hangat, aktivitas serangga meningkat, dan tanaman hias menjadi pusat berkumpulnya mangsa laba-laba.

  • Lalat Jamur (Fungus Gnats): Tanah yang terlalu basah akibat penyiraman berlebih menarik lalat jamur. Ini adalah makanan favorit laba-laba rumah.
  • Tempat Persembunyian: Dedaunan rimbun memberikan perlindungan dari predator lain dan suhu ekstrem, menjadikan tanaman hias lahan berburu yang ideal.

Tanda Tanaman Anda Menarik Laba-laba:

Jika Anda melihat lalat hitam kecil beterbangan di sekitar pot atau merayap di permukaan kompos, itu adalah indikator kuat adanya lalat jamur. Jaring halus di antara batang daun juga menandakan bahwa laba-laba telah menetap karena suplai makanan yang stabil.

2. Tumpukan Kardus dan Barang Bekas

Seringkali kita menumpuk kardus bekas paket atau sepatu di gudang atau sudut ruangan. Menurut penelitian dari jurnal entomologi, material selulosa pada kardus menarik serangga seperti kecoa dan gegat (silverfish), yang merupakan mangsa lezat bagi laba-laba pemburu seperti Wolf Spider atau Brown Recluse.

Kardus dan tumpukan koran menyediakan lorong-lorong gelap yang menyerupai habitat alami laba-laba di bebatuan atau kulit pohon.

Tips: Segera buang kardus bekas ke tempat daur ulang di luar rumah. Gunakan wadah plastik tertutup (container box) untuk penyimpanan jangka panjang.

 

3. Buah Matang dan Sisa Makanan

Benda yang menarik laba-laba ke rumah berikutnya adalah buah-buahan yang terlalu matang di meja makan. Buah yang mulai membusuk mengeluarkan gas etilen dan aroma manis yang sangat menarik bagi lalat buah (fruit flies).

  • Rantai Makanan: Laba-laba tidak memakan buah tersebut, tetapi mereka datang untuk memangsa lalat buah yang mengerumuninya.
  • Kebersihan Dapur: Remah makanan dan piring kotor yang menumpuk juga mengundang semut dan lalat, yang secara otomatis akan "mengundang" laba-laba masuk untuk berpesta.

4. Pencahayaan Luar Ruangan

Lampu teras atau lampu taman yang menyala terang sepanjang malam adalah penarik serangga terbang terbesar, seperti ngengat (moths) dan nyamuk.

  • Efek Domino: Laba-laba pembuat jaring (Orb-weavers) secara insting akan membangun sarang di dekat sumber cahaya buatan ini karena menjanjikan tangkapan yang melimpah setiap malam.
  • Solusi: Pertimbangkan untuk mengganti lampu putih terang dengan lampu kuning (warm white) atau lampu LED khusus anti-serangga yang kurang menarik bagi fotoreseptor serangga.

5. Kayu Bakar dan Tumpukan Material Bangunan

Jika Anda memiliki perapian atau sedang merenovasi rumah, tumpukan kayu atau material bangunan di dekat dinding rumah adalah jembatan bagi laba-laba untuk masuk. Kayu menyediakan kelembapan dan celah gelap yang sangat disukai laba-laba untuk bertelur.

Cara Efektif Menghentikan Laba-laba Masuk Rumah

Mengendalikan populasi laba-laba berarti memutus sumber makanan dan kenyamanan mereka. Berikut langkah-langkah praktis berdasarkan rekomendasi ahli:

  1. Biarkan Kompos Mengering: Lakukan teknik "soak and dry" pada tanaman hias. Biarkan beberapa sentimeter lapisan atas tanah mengering sebelum menyiram kembali. Ini mematikan larva lalat jamur.
  2. Singkirkan Daun Kering: Daun mati di atas pot adalah makanan bagi jamur dan mikroorganisme. Bersihkan secara rutin agar tidak menarik serangga kecil.
  3. Kosongkan Tatakan Pot: Jangan biarkan air menggenang di piring alas pot. Buang kelebihan air 30 menit setelah penyiraman untuk mencegah kelembapan berlebih.
  4. Periksa Tanaman Baru: Karantina tanaman baru selama 1-2 minggu sebelum digabungkan dengan tanaman lain di dalam rumah untuk memastikan tidak ada "penumpang gelap".
  5. Metode Tangkap dan Lepas: Natalie Bungay menyarankan penggunaan wadah dan kertas karton untuk menangkap laba-laba hidup-hidup dan melepaskannya di luar rumah, jauh dari properti Anda.
  6. Perangkap Kertas Perekat: Untuk kasus yang mengganggu, perangkap lengket (sticky traps) dapat diletakkan di tempat gelap seperti bawah sofa, namun gunakan dengan hati-hati.
 

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Benda yang Mengundang Laba-Laba

1. Apakah bau tertentu bisa mengusir laba-laba?

Ya, laba-laba diketahui tidak menyukai aroma yang kuat seperti peppermint, tea tree oil, eukaliptus, dan cuka putih. Menyemprotkan larutan minyak esensial ini di celah jendela bisa membantu mencegah mereka masuk.

2. Kapan puncak musim laba-laba masuk ke dalam rumah?

Umumnya terjadi pada akhir musim panas hingga awal musim gugur (sekitar Agustus-September), saat laba-laba jantan dewasa keluar dari persembunyian untuk mencari pasangan betina yang biasanya tinggal di dalam ruangan.

3. Apakah semua laba-laba rumah berbahaya?

Sebagian besar laba-laba rumah tidak berbahaya dan justru membantu membasmi hama lain seperti nyamuk dan lalat. Hanya sedikit spesies yang memiliki bisa signifikan bagi manusia, namun keberadaannya tetap bisa mengganggu estetika dan kenyamanan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6