Liputan6.com, Jakarta - Tempat ideal meletakkan tabung gas menjadi salah satu hal penting yang sering diabaikan di rumah. Padahal, lokasi penyimpanan tabung LPG sangat berpengaruh terhadap keamanan penghuni serta mengurangi risiko kebocoran maupun kebakaran.
Banyak orang hanya fokus pada kualitas tabung atau regulator, tetapi lupa bahwa penempatan tabung juga memiliki aturan keselamatan. Posisi yang salah dapat memperbesar potensi bahaya apabila terjadi kebocoran gas.
Karena itu, penting memahami rekomendasi dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM serta lembaga keselamatan internasional mengenai cara menyimpan dan menggunakan tabung LPG dengan benar. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (4/8/2026).
Advertisement
1. Letakkan di Ruangan yang Memiliki Ventilasi Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089126/original/010687400_1657801176-Gas-Melon-LPG-Iqbal-3.jpg)
Syarat pertama menurut Ditjen Migas Kementerian ESDM adalah tabung LPG harus ditempatkan di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.
Ventilasi memungkinkan gas segera keluar apabila terjadi kebocoran kecil sehingga tidak mengendap di dalam ruangan. Sebaiknya terdapat ventilasi tambahan di bagian bawah dinding karena gas LPG memiliki massa jenis lebih berat daripada udara sehingga cenderung berkumpul di dekat lantai.
Ruangan yang pengap tanpa aliran udara membuat gas lebih mudah terakumulasi dan meningkatkan risiko kebakaran.
2. Selalu Posisi Berdiri Tegak
Salah satu aturan paling penting adalah tabung harus selalu berada dalam posisi berdiri dengan katup menghadap ke atas.
Menurut pedoman Ditjen Migas, posisi ini menjaga agar gas keluar sesuai sistem kerja regulator. Tabung yang diletakkan tidur berpotensi mengeluarkan LPG dalam bentuk cair sehingga meningkatkan risiko kerusakan regulator maupun kebocoran.
Karena itu, jangan pernah menyimpan tabung dalam posisi miring atau rebah meskipun ruang penyimpanan terbatas.
3. Hindari Paparan Matahari Langsung
Tempat ideal meletakkan tabung gas adalah area yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.
Paparan panas terus-menerus dapat meningkatkan tekanan di dalam tabung. Meski tabung dirancang menahan tekanan tinggi, suhu yang terlalu panas tetap perlu dihindari demi menjaga keamanan penggunaan.
Selain sinar matahari, tabung juga sebaiknya terlindung dari hujan agar bagian katup dan badan tabung tidak cepat mengalami korosi.
Advertisement
4. Jauhkan dari Kompor dan Sumber Api
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291462/original/096016400_1783564185-Cover.jpg)
Masih mengacu pada pedoman Ditjen Migas, tabung LPG tidak boleh ditempatkan terlalu dekat dengan berbagai sumber panas seperti:
- Kompor minyak
- Tungku kayu
- Arang
- Batu bara
- Lilin
- Peralatan yang menghasilkan percikan api
Kompor gas juga sebaiknya ditempatkan pada permukaan yang rata dan stabil serta jauh dari bahan mudah terbakar seperti tirai, tisu, kain lap, kardus, maupun minyak goreng yang terbuka.
Jarak yang cukup memberikan ruang aman apabila sewaktu-waktu terjadi kebocoran kecil.
5. Gunakan Alas yang Kokoh dan Rata
EPA New Zealand merekomendasikan agar tabung LPG diletakkan di atas permukaan yang rata, kuat, dan tahan api.
Lantai yang tidak stabil membuat tabung mudah terguling. Selain berpotensi merusak regulator, benturan juga dapat menyebabkan kebocoran pada sambungan.
Untuk penggunaan rumah tangga, lantai keramik, beton, atau material keras lainnya menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan alas kayu yang rapuh atau permukaan tanah yang mudah ambles.
6. Jangan Menyimpan di Lemari Tertutup Tanpa Ventilasi
Sebagian orang menyembunyikan tabung di dalam kabinet dapur agar tampilan ruangan lebih rapi. Cara ini sebenarnya boleh dilakukan hanya jika kabinet memiliki ventilasi yang memadai.
Apabila kabinet benar-benar tertutup rapat, gas yang bocor akan terperangkap di dalamnya dan sulit terdeteksi. Kondisi tersebut justru meningkatkan risiko ledakan ketika ada percikan listrik atau api.
Karena itu, bila ingin menyimpan tabung di dalam kabinet, pastikan terdapat lubang ventilasi terutama pada bagian bawah.
7. Hindari Area Dekat Saluran Air atau Got
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4532020/original/059791000_1691580644-Konsumen_resmi_lpg_3_kg-ANGGA_3.jpg)
EPA juga menyarankan agar tabung ditempatkan setidaknya sekitar satu meter dari saluran air, drainase, atau gully trap.
Gas LPG yang bocor dapat mengalir mengikuti saluran tersebut dan berpindah ke lokasi lain sebelum akhirnya menemukan sumber api. Risiko ini sering kali tidak disadari oleh pemilik rumah.
Pemilihan lokasi yang jauh dari saluran pembuangan membantu mengurangi kemungkinan penyebaran gas apabila terjadi kebocoran.
8. Jangan Menumpuk Barang di Sekitar Tabung
Tempat ideal meletakkan tabung gas sebaiknya memiliki ruang kosong yang cukup di sekelilingnya.
Hindari menumpuk kardus, plastik, kain, sapu, atau bahan mudah terbakar di sekitar tabung. Selain menghambat sirkulasi udara, tumpukan barang juga menyulitkan pemeriksaan kondisi tabung maupun regulator.
Area yang bersih memudahkan penghuni segera mendeteksi apabila muncul bau khas LPG.
9. Pastikan Selang Tidak Terjepit atau Terkena Panas
Menurut Ditjen Migas, selang gas harus terhindar dari panas dan tidak boleh tertindih.
Sering kali posisi tabung sudah benar, tetapi selangnya justru terjepit kaki meja, lemari, atau peralatan dapur. Kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan selang dan memicu kebocoran.
Pastikan jalur selang tetap lurus, tidak tertekuk tajam, dan cukup jauh dari bagian bawah kompor yang panas.
Advertisement
10. Periksa Kondisi Tabung Secara Berkala
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4532016/original/017298300_1691580532-Konsumen_resmi_lpg_3_kg-ANGGA_8.jpg)
Lokasi penyimpanan yang baik tetap perlu disertai pemeriksaan rutin.
EPA menyarankan melakukan uji kebocoran menggunakan air sabun setiap kali mengganti tabung. Caranya cukup mengoleskan air sabun pada sambungan regulator, lalu membuka katup tabung.
Apabila muncul gelembung, kemungkinan terdapat kebocoran. Segera tutup katup tabung, lepaskan regulator, lalu periksa kembali sambungan atau minta bantuan penyedia LPG apabila kebocoran tetap terjadi.
Mengapa Lokasi Penempatan Tabung Gas Sangat Penting?
LPG (Liquefied Petroleum Gas) merupakan bahan bakar yang disimpan dalam kondisi bertekanan tinggi. Menurut Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, penggunaan LPG sebenarnya aman selama tabung, regulator, selang, dan lokasi penempatannya memenuhi standar keselamatan.
Sementara itu, Environmental Protection Authority (EPA) New Zealand menjelaskan bahwa kebocoran LPG dapat memicu kebakaran atau ledakan apabila bertemu sumber api. Selain itu, akumulasi gas di ruangan tertutup juga dapat menggantikan oksigen sehingga menimbulkan pusing, sesak napas, bahkan kehilangan kesadaran.
Oleh karena itu, memilih tempat ideal meletakkan tabung gas bukan sekadar soal kerapian dapur, tetapi merupakan bagian dari sistem keamanan rumah.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Tercium Bau Gas?
Ditjen Migas memberikan langkah penanganan awal apabila tercium bau khas LPG.
Pertama, jangan menyalakan api, kompor, korek, maupun sakelar listrik karena percikan kecil sekalipun dapat memicu kebakaran. Kedua, segera buka pintu dan jendela agar sirkulasi udara meningkat.
Selanjutnya lepaskan regulator jika aman dilakukan, kemudian pindahkan tabung ke tempat terbuka. Setelah itu, hubungi agen atau penyedia LPG untuk pemeriksaan lebih lanjut dan jangan menggunakan tabung tersebut sebelum dinyatakan aman.
Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan
Masih banyak kebiasaan yang sebenarnya berisiko tetapi dianggap biasa, misalnya menyimpan tabung di bawah kompor tanpa ventilasi, membiarkan selang melintang di bawah kaki meja, atau meletakkan tabung tepat di samping oven.
Kesalahan lain adalah menggelindingkan tabung saat memindahkannya. Berdasarkan pedoman Ditjen Migas, tabung tidak boleh dilempar, dibanting, maupun digelindingkan karena dapat merusak katup dan meningkatkan risiko kebocoran.
Dengan mengikuti rekomendasi resmi mengenai tempat ideal meletakkan tabung gas, penggunaan LPG di rumah menjadi jauh lebih aman tanpa mengurangi kenyamanan saat memasak.
Pertanyaan Seputar Tabung Gas
1. Apakah tabung gas boleh disimpan di dalam kabinet dapur?
Boleh, selama kabinet memiliki ventilasi yang baik sehingga gas tidak terperangkap apabila terjadi kebocoran.
2. Mengapa tabung gas harus selalu berdiri tegak?
Posisi tegak menjaga agar regulator bekerja dengan benar dan mencegah keluarnya LPG dalam bentuk cair yang berpotensi membahayakan.
3. Bagaimana cara mengetahui ada kebocoran gas?
Selain mencium bau khas LPG, Anda dapat melakukan uji air sabun pada sambungan regulator. Jika muncul gelembung, kemungkinan terjadi kebocoran.
4. Apakah tabung gas boleh terkena sinar matahari?
Tidak disarankan. Tabung sebaiknya ditempatkan di area teduh yang terlindung dari panas matahari langsung dan hujan.
5. Apa yang harus dilakukan saat mencium bau gas?
Jangan menyalakan api maupun listrik. Buka seluruh ventilasi, lepaskan regulator jika aman, pindahkan tabung ke tempat terbuka, lalu hubungi agen atau penyedia LPG.
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297255/original/001962300_1784085160-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-15T101147.650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314981/original/095911000_1785820083-Screenshot_2026-08-04_112610.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572710/original/034284200_1777866003-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-04T103851.830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290939/original/034907500_1783499616-67bc0ed1-70f1-4da1-aa09-73d6deec6aae.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4997084/original/030729200_1731122835-doa-tidur-agar-mimpi-indah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4698287/original/024801100_1703579564-KAI_Daop_9_Jember_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314442/original/001926300_1785747139-c78c5eb4-5f21-44a2-8a18-ef8164434eb0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460715/original/071076300_1767273436-kereta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315076/original/040729300_1785826533-3b030088-5842-4dd0-8a23-147b3dca5029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423055/original/053162000_1764051765-rang9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314477/original/055473200_1785748246-nIJzsNLwAJ6cNxoz26Xa1NpAvtznlMJTjvTgA5iX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2907282/original/011946600_1568125582-fabrizio-verrecchia-C6HwEhYgPKM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315053/original/036548400_1785825514-3062.jpg)