Liputan6.com, Jakarta Setelah putus, tidak semua cowok benar-benar siap meninggalkan masa lalu. Ada yang terlihat santai, tetapi masih sering membicarakan mantan, menyimpan kenangan lama, atau diam-diam mengikuti kabarnya. Ciri ciri cowok gamon seperti ini terkadang sulit dikenali karena perasaannya bisa disembunyikan di balik sikap yang tampak biasa.
Perasaan yang belum selesai juga dapat terlihat dari kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari membandingkan orang baru dengan mantan hingga masih mencari alasan untuk berhubungan kembali. Sikap tersebut mungkin tampak sepele, tetapi bisa menjadi tanda bahwa seseorang belum sepenuhnya menerima berakhirnya hubungan.
Jika diperhatikan lebih jauh, ada sejumlah perilaku yang dapat menunjukkan seseorang masih terjebak dalam hubungan masa lalu. Lantas, apa saja ciri ciri cowok gamon yang belum bisa move on dari mantan? Berikut beberapa tanda yang bisa diperhatikan dari sikap dan kebiasaannya.
Advertisement
Apa Itu Cowok Gamon? Kenali Dulu Artinya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403929/original/014408600_1762342575-2150420653__1_.jpg)
Langkah pertama memahami topik ini adalah mengurai istilahnya. Cowok gamon adalah sebutan untuk pria yang gagal move on, yaitu belum berhasil melepaskan diri dari hubungan atau perasaan di masa lalu.
Istilah gamon populer di kalangan anak muda sebagai bahasa gaul, terutama di media sosial. Secara praktis, cowok gamon masih terjebak dalam kenangan masa lalu sehingga sulit membangun hubungan baru yang sehat.
Supaya kamu tidak keliru menilai, gamon berbeda dengan sekadar bawa perasaan atau baper yang sifatnya sesaat. Gamon jauh lebih dalam karena menyangkut keterikatan emosional yang belum tuntas. Sebagai pembanding, move on yang sehat justru ditandai dengan penerimaan atas apa yang terjadi dan kemampuan melangkah maju tanpa menyimpan dendam.
Advertisement
Ciri Ciri Cowok Gamon yang Paling Kentara
Untuk mengenali ciri ciri cowok gamon, kamu tidak perlu menebak-nebak. Cukup perhatikan pola perilaku yang muncul berulang, terutama saat topik mantan atau masa lalunya disinggung
- Masih menyimpan amarah pada mantan - alih-alih bersikap netral, dia mudah emosi saat mantannya dibahas, dan itu tanda luka lama belum sembuh.
- Terus membicarakan mantannya - masih sering membicarakan mantan dalam berbagai kesempatan menjadi tanda bahwa perasaannya belum sepenuhnya selesai.
- Diam-diam stalking media sosial mantan - menyukai, mengomentari, atau memantau unggahan mantan secara refleks menunjukkan perhatiannya masih tertuju ke sana.
- Enggan membuang kenangan - dia bersikeras menyimpan foto, hadiah, atau barang-barang kenangan dari mantan yang seharusnya sudah dilepas.
- Membanding-bandingkan kamu dengan mantan - kalimat seperti "mantanku dulu tidak begini" adalah sinyal kuat dia belum berpindah hati.
- Mudah cemburu, curiga, dan insecure - dia takut kejadian pahit masa lalu terulang, sehingga cenderung mengawasi setiap aktivitasmu.
- Masih menjaga kedekatan dengan mantan atau keluarganya - hubungan ini kerap dipakai sebagai jalur tidak langsung agar tetap terhubung dengan sang mantan.
- Sulit berkomitmen pada hubungan baru - dia menahan sebagian dirinya dan enggan membahas rencana masa depan bersamamu.
- Menutup diri saat mantan disinggung - dia langsung diam atau defensif, tanda topik itu masih terlalu menyakitkan untuknya.
- Belum rela mantan menjalani hubungan baru - dia terganggu saat tahu mantannya sudah bahagia bersama orang lain.
Kenapa Cowok Bisa Gamon? Ini Penyebabnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403926/original/097272600_1762342573-1511__2_.jpg)
Cowok bisa gamon bukan semata karena lemah atau kurang laki. Ada mekanisme emosional yang membuat sebagian orang lebih lama melepaskan masa lalu dibanding yang lain.
Sebagaimana dilaporkan marriage.com yang mengutip riset Perilloux dan Buss dalam jurnal Evolutionary Psychology, dari 193 partisipan, baik pria maupun wanita yang diputuskan mengalami depresi, kehilangan harga diri, dan kecenderungan terus memikirkan mantan yang lebih besar dibanding pihak yang memutuskan.
Pemicu lainnya adalah ikatan yang terbangun selama menjalin hubungan. Carla Marie Manly, psikolog klinis sekaligus penulis buku Date Smart, dikutip dari theSkimm, mengatakan, "Dalam hubungan, ada banyak pengalaman yang secara emosional merekatkan pasangan dan membuat perpisahan sulit dijalani."
Selain faktor emosional, ada pula sebab-sebab yang lebih personal, seperti ketergantungan emosional, idealisasi hubungan masa lalu, trauma, hingga rasa nyaman di zona lama. Kurangnya dukungan sosial juga bisa memperkuat bentuk keterikatan emosional terhadap mantan yang membuatnya makin susah melangkah.
Advertisement
Dampak Menjalin Hubungan dengan Cowok Gamon
Bertahan dengan cowok gamon bukan sekadar melelahkan, tapi juga bisa menguras kesehatan mentalmu. Sebab, kamu akan terus merasa bersaing dengan bayangan orang lain yang tidak pernah benar-benar hilang.
Kalau dibiarkan berlarut, hubungan seperti ini bisa berujung pada beberapa hal berikut:
- Rasa tidak aman dan cemburu yang terus berulang.
- Komunikasi yang buntu karena dia menutup diri.
- Penurunan kepercayaan diri karena sering dibandingkan.
- Kelelahan emosional dan stres berkepanjangan.
- Hubungan yang berjalan di tempat karena dia belum sepenuhnya hadir.
Ujungnya, kamu sendiri bisa ikut mengalami kesulitan melupakan mantan versimu jika hubungan ini akhirnya kandas.
Cara Menghadapi Cowok Gamon Tanpa Menyakiti Diri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6909869/original/040686000_1779680496-andrew-neel-JBfdCFeRDeQ-unsplash.jpg)
Manfaat utama mengenali ciri-cirinya adalah kamu jadi bisa mengambil sikap lebih cepat. Berikut langkah praktis menghadapinya.
Komunikasikan Kekhawatiranmu Secara Jujur
Sampaikan apa yang kamu rasakan tanpa menuduh. Ajak dia bicara soal batasan dan ekspektasi kalian ke depan.
Tetapkan Batasan yang Sehat
Wajar jika kamu meminta ruang bebas dari kebiasaan stalking atau intensitas kontak dengan mantan. Batasan ini melindungi kalian berdua, bukan mengekang.
Pastikan Kamu Bukan Sekadar Pelarian
Perhatikan apakah dia benar-benar fokus membicarakan kalian dan masa depan, bukan terus mengungkit masa lalu. Kalau kamu merasa hanya jadi pengganti, jangan abaikan sinyal itu.
Kenali Kapan Harus Melangkah Pergi
Jika ia menolak berbenah dan kamu terus terluka, memberi jarak adalah bentuk sayang pada diri sendiri. Fokuslah melanjutkan hidup dengan lebih positif.
Advertisement
Langkah Membantu Cowok Gamon Perlahan Move On
Kalau kamu memilih bertahan dan dia mau berusaha, proses move on bisa dijalani bersama. Ini urutan yang bisa kamu dorong secara bertahap.
- Bantu dia menerima dan memvalidasi perasaannya, bukan memendam atau menyangkalnya.
- Dorong untuk membatasi kontak dan berhenti memantau media sosial mantan.
- Alihkan energinya ke pengembangan diri, hobi, dan target baru.
- Bangun kebiasaan serta kenangan baru berdua agar fokusnya berpindah.
- Sarankan bantuan profesional jika ia kesulitan melewati masa putus cinta yang berat.
Tips: jangan memaksa dia melupakan mantan dalam semalam. Move on butuh waktu dan konsistensi, jadi hargai progres kecil yang muncul.
Pada akhirnya, mengenali ciri-ciri di atas membantumu mengambil keputusan yang sehat, entah untuk membimbing pasangan atau menjaga jarak. Yang terpenting, jangan korbankan kesehatan mentalmu demi menunggu seorang cowok gamon yang belum siap melepaskan masa lalunya.
Pertanyaan tentang Ciri Ciri Cowok Gamon yang Sering Dicari
Apa saja ciri ciri cowok gamon?
Ciri ciri cowok gamon antara lain masih sering membicarakan mantan, stalking media sosialnya, menyimpan barang kenangan, membandingkan pasangan dengan mantan, serta sulit berkomitmen dalam hubungan baru.
Kenapa cowok susah move on dari mantan?
Cowok bisa susah move on karena adanya ikatan emosional yang kuat, ketergantungan emosional, idealisasi hubungan masa lalu, trauma, rasa nyaman dengan masa lalu, atau kurangnya dukungan sosial.
Apakah cowok yang masih menyimpan barang mantan berarti gamon?
Menyimpan foto, hadiah, atau barang dari mantan dapat menjadi tanda bahwa seseorang belum sepenuhnya melepaskan masa lalu, terutama jika barang tersebut masih dianggap memiliki nilai emosional yang kuat.
Bagaimana cara menghadapi cowok yang belum move on dari mantan?
Komunikasikan kekhawatiran secara jujur, tetapkan batasan yang sehat, dan pastikan kamu bukan sekadar pelarian. Jika dia tidak mau berbenah dan hubungan terus membuatmu terluka, pertimbangkan untuk memberi jarak.
Bagaimana cara membantu cowok gamon agar bisa move on?
Bantu dia menerima perasaannya, dorong untuk membatasi kontak dengan mantan, mengurangi kebiasaan stalking, serta mengalihkan energi ke hobi, pengembangan diri, dan target baru. Jika diperlukan, bantuan profesional juga dapat dipertimbangkan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460497/original/046896300_1767254015-noah-silliman-gzhyKEo_cbU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2915987/original/061200800_1568880077-Photo_by_Ori_Song_on_Unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351161/original/065792800_1789642498-disruptivo-vIAGW486ewo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431227/original/006632000_1764732396-red-cat-studio-xzwk_z2yBo0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345862/original/024053100_1789097451-01M25PVFQKZT901Q6F1SKG1VNM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349505/original/072510400_1789530963-ChatGPT_Image_16_Sep_2026__10.53.57.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345864/original/009240600_1789097453-01M25PY4V7PHSXHA2WHCQZR10N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348889/original/029344100_1789462166-pexels-mjpedrajas-11814074.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352862/original/090002800_1611030657-beautiful-woman-with-shopping-list-buying-food-supermarket_342744-1125.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347105/original/076932900_1789272146-Nutritionist___Health_Expert__Dr._Rita_Ramayulis__DCN.__M.Kes.jpeg)