Liputan6.com, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan "operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun" yang ditujukan kepada Iran. Langkah tegas ini diambil di tengah kebuntuan negosiasi untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lebih dari lima bulan antara kedua negara tersebut.
Dikutip dari Al Jazeera, Kamis (20/8/2026), melalui unggahan di platform Truth Social pada hari Rabu, Trump menyatakan bahwa Iran telah "gagal mengambil" kesempatan untuk mencapai kesepakatan.
Akibatnya, Iran kini menghadapi "perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya."
Advertisement
Tidak hanya menyasar Iran secara langsung, Trump juga mengumumkan sanksi bagi negara mana pun yang nekat menjalin hubungan bisnis dengan negara tersebut.
“NEGARA MANA PUN yang mengizinkan lembaga keuangan, bisnis, bandara, atau entitas pemerintahnya untuk memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada Iran, akan menghadapi Konsekuensi Ekonomi yang SANGAT BESAR bagi dirinya sendiri. Penyelundupan minyak, jalur swap, transfer tunai, tempat penukaran uang, pendaftaran kapal, perusahaan cangkang — Semuanya harus berhenti SEKARANG. Anda tahu siapa diri Anda. Ini akan menjadi ECONOMIC D-DAY, dan kami membutuhkan seluruh Sekutu kami untuk berdiri bersama Amerika Serikat guna mengisolasi dan mengalahkan ancaman Iran,” tulis Trump.
Dalam pernyataan tersebut, Trump mengklaim bahwa posisi Iran saat ini sudah "terdesak" (on the ropes) dan meyakini bahwa langkah-langkah bersejarah yang digagasnya akan mampu melumpuhkan negara tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1597384/original/022591300_1543917172-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516526/original/082099100_1772322543-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2840823/original/083380000_1561946232-koka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327511/original/000225800_1787113027-Natalie_Harp_dan_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)