Brand Indonesia Mencuri Perhatian di MotoGP Jepang

Logo Cargloss sudah terlihat sejak sesi latihan. Penempatannya pun berbeda pada masing-masing pembalap.

Diterbitkan 05 Oktober 2026, 06:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ada pemandangan menarik dalam gelaran MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi. Brand asal Indonesia, Cargloss, mulai terlihat menghiasi helm dua pembalap muda Tanah Air yang berkompetisi bersama Honda Team Asia, yakni Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3.

Logo Cargloss sudah terlihat sejak sesi latihan. Penempatannya pun berbeda pada masing-masing pembalap. Pada helm Mario Aji, logo Cargloss berada di bagian visor, sedangkan pada helm Veda Ega Pratama logo tersebut ditempatkan pada bagian chin bar, tepatnya area bawah helm yang melindungi mulut dan dagu.

Kehadiran logo Cargloss di panggung balap dunia menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk memperluas eksistensinya di kancah internasional melalui dukungan terhadap pembalap Indonesia.

Selama 40 tahun, Cargloss Group telah berkembang menjadi produsen dengan ekosistem industri otomotif yang terintegrasi. Bisnisnya mencakup produksi cat, bahan kimia otomotif, manufaktur helm, jaringan distribusi, hingga lini ritel gaya hidup.

Tidak hanya mengandalkan produk helm, Cargloss juga memiliki lini perawatan kendaraan melalui Cargloss Autocare. Beragam produk ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan, mulai dari Chain Lube, Air Radiator, Brake Cleaner, hingga MC40 Multi Purpose.

CEO Cargloss Group Eric Saputra mengatakan, dukungan kepada Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap perkembangan dunia motorsport, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Kerja sama dengan Mario Aji dan Veda Ega Pratama melanjutkan peran Cargloss Group yang secara konsisten mendukung dunia balap motor di Indonesia," ujar Eric.

Menurutnya, Cargloss juga memiliki komitmen dalam mendukung proses pembinaan pembalap nasional. Salah satunya melalui keterlibatan sebagai sponsor di Kejurnas Mandalika Racing Series.

Ajang tersebut menjadi salah satu wadah pembinaan dan pencarian prestasi pembalap Indonesia sebelum melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.

"Tahun ini kita mulai penjajakan agar Cargloss bisa menjadi bagian dari perjalanan dua rider Indonesia di kancah balap dunia dan kesempatannya datang mulai dari Jepang sampai akhir musim MotoGP 2026," kata Eric.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memberikan dukungan bagi perjalanan karier kedua pembalap, tetapi juga membantu Cargloss memperkenalkan produk dan mereknya ke pasar yang lebih luas.

Bagian dari Pengembangan Bisnis

Eric berharap kemitraan dengan Mario dan Veda dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi keduanya sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis Cargloss hingga pasar internasional.

"Apalagi nanti mereka juga bakal tampil di Mandalika yang diharapkan bisa memberikan penampilan terbaik di hadapan penonton di rumah sendiri," tuturnya.

Selain memperkuat eksistensi melalui motorsport, Cargloss Group juga terus mengembangkan bisnis di sektor aftermarket otomotif melalui Cargloss Autocare.

Lini produk tersebut menyasar kebutuhan pemilik kendaraan dengan menawarkan berbagai produk perawatan, seperti Chain Lube untuk kebutuhan rantai sepeda motor, Air Radiator, Brake Cleaner, serta MC40 Multi Purpose.

Strategi tersebut membuat Cargloss tidak hanya dikenal sebagai produsen helm, tetapi juga memiliki portofolio produk yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pengguna kendaraan sehari-hari.

Di sisi lain, perusahaan juga tengah mengampanyekan gerakan keselamatan berkendara melalui program Safety is Not Formality.

Kampanye tersebut mengajak para bikers untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan, salah satunya dengan tidak menggunakan helm yang tidak memiliki sertifikasi.

Melalui kombinasi dukungan terhadap pembalap nasional, pengembangan produk otomotif, serta kampanye keselamatan berkendara, Cargloss berupaya memperkuat posisi sebagai brand Indonesia yang tidak hanya berkiprah di pasar domestik, tetapi juga mulai menunjukkan eksistensinya di panggung motorsport dunia.