Liputan6.com, Taipei - Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) memperingatkan bahwa iklan makanan yang secara tersirat mengklaim khasiat medis tetap dianggap melanggar hukum. Pelanggar terancam dikenai denda hingga 5 juta dolar Taiwan atau sekitar Rp2,8 miliar. Aturan ini tetap berlaku mengikat meskipun pengiklan menggunakan taktik terselubung seperti metafora, permainan kata, homofon, atau sengaja menggunakan salah eja dalam promosinya.
Langkah tegas ini didukung dengan perilisan pedoman kepatuhan iklan makanan terbaru oleh TFDA. Panduan tersebut memuat penjelasan mengenai bentuk-bentuk pelanggaran umum, contoh kasus, beserta alur penilaian kepatuhan. Melalui pedoman ini, pemerintah berharap dapat membantu pelaku usaha, agensi periklanan, dan pekerja pemasaran memahami batasan hukum yang jelas dalam promosi produk pangan.
Kepala Divisi Perencanaan dan Manajemen Teknologi TFDA Cheng Wei-chih mengatakan bahwa iklan makanan merupakan salah satu jenis pelanggaran iklan terbesar di Taiwan saat ini. Menurut laporan dari Central News Agency (CNA), tujuan utama pemerintah meluncurkan pedoman ini bukan semata-mata untuk menjatuhkan sanksi, melainkan memberikan pembinaan sejak awal kepada para pelaku industri.
Advertisement
Cheng Wei-chih menjelaskan lebih lanjut bahwa seluruh bentuk promosi produk yang ditujukan kepada publik kini masuk dalam radar pengawasan. Hal ini mencakup promosi oleh pemengaruh (influencer) maupun testimoni penggunaan produk oleh konsumen biasa. Jika aktivitas tersebut mengarahkan khalayak pada produk, saluran penjualan, atau metode pembelian tertentu demi keuntungan komersial, maka konten tersebut resmi dikategorikan sebagai iklan. Oleh karena itu, isi materi promosi sama sekali tidak boleh mengandung informasi palsu, berlebihan, menyesatkan, ataupun mengklaim khasiat medis.
Penilaian pelanggaran sendiri akan didasarkan pada keseluruhan penyajian iklan secara utuh, mulai dari teks, gambar, animasi, hingga video pendukung. Petugas akan memeriksa secara jeli apakah unsur-unsur tersebut dapat menggiring opini dan membuat konsumen menganggap produk pangan memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit layaknya obat.
Sebagai contoh, iklan dikategorikan berisiko tinggi jika menggunakan istilah penyakit kronis seperti "tiga tinggi" (tekanan darah, kolesterol, dan gula darah tinggi). Hal ini juga berlaku untuk istilah tradisional seperti "darah kotor" atau "panas hati". Istilah-istilah tersebut akan langsung ditindak jika disertai visual pendukung seperti animasi pembuluh darah atau narasi yang menyiratkan perubahan fungsi tubuh atau pengobatan penyakit. Cheng menegaskan bahwa ketika sakit, masyarakat seharusnya mencari pengobatan langsung dari dokter dan bukan menggantungkan harapan kesembuhan pada makanan kesehatan.
Berdasarkan Undang-Undang Keamanan dan Sanitasi Pangan Taiwan, skema sanksi dibagi menjadi dua kategori berat. Iklan makanan yang dianggap mengandung informasi palsu, berlebihan, atau menyesatkan dapat dikenai denda sebesar 40.000 hingga 4 juta dolar Taiwan. Sementara itu, iklan yang berani mengklaim khasiat medis akan dijatuhi denda yang jauh lebih berat, yaitu 600.000 hingga 5 juta dolar Taiwan, serta menghadapi sanksi tambahan berupa penghentian usaha atau pencabutan izin usaha secara permanen.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290480/original/063078400_1783482944-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-08T105431.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4664205/original/036987700_1701055405-fredrick-suwandi-csXTAyTiESo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8873443/original/045632400_1782932659-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263723/original/057446500_1781969115-WhatsApp_Image_2026-06-20_at_22.19.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977742/original/073362000_1648519878-AP22081294676460.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257230/original/041860300_1781232364-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1592251/original/098062600_1494590046--mayat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1585242/original/068966200_1493957090-Ilustrasi_Kecerdasan_Buatan_Kredit_Geralt_via_Pixabay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5938288/original/058030700_1778835603-WhatsApp_Image_2026-05-15_at_15.42.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512011/original/074759100_1626349085-xandreaswork-rI4pPSmKdus-unsplash.jpg)