Andil Turki di Balik Kepulangan 9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla

Kesembilan WNI yang sempat ditangkap pasukan Israel kini dalam kondisi sehat dan selamat di Turki.

Diterbitkan 22 Mei 2026, 17:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pembebasan dan kepulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sempat ditahan Israel, tidak lepas dari pertolongan pemerintah Turki. Kapal-kapal yang mengangkut para WNI ini diserang pasukan Israel saat berada di perairan internasional pada Senin (18/5/2026) dan Selasa (19/5).

"Republik Turki memfasilitasi pembebasan dan kepulangan aktivis Indonesia dengan selamat. Sembilan warga negara Indonesia, yang ditahan setelah serangan terhadap GSF oleh pasukan keamanan Israel... telah tiba di Istanbul dengan selamat pada tanggal 21 Mei 2026 setelah dibebaskan," sebut pernyataan tertulis Kedutaan Besar (Kedubes) Turki di Jakarta, Jumat (22/5).

"Menyikapi penahanan warga negara Indonesia tersebut, pemerintah Republik Turki dan Pemerintah Republik Indonesia (RI) bekerja sama dan berkoordinasi untuk pembebasan para tahanan."

Lebih lanjut, Kedubes Turki menyatakan pihaknya sepenuhnya mendukung proses repatriasi WNI dan menyediakan semua fasilitas yang diperlukan.

"Turki telah mengirimkan tiga pesawat yang disediakan oleh Turkish Airlines untuk kepulangan yang aman bagi seluruh anggota organisasi non-pemerintah dari 41 negara yang berpartisipasi dalam GSF. Kementerian Luar Negeri Republik Turki menyatakan bahwa 422 relawan bantuan kemanusiaan telah dipulangkan dengan selamat dan cepat. Sembilan warga negara Indonesia termasuk di antara mereka telah kembali ke Turki," ungkap Kedubes Turki.

Konsulat Jenderal RI di Istanbul turut menyambut para WNI saat kedatangan mereka.

Kedubes Turki di Jakarta dengan tulus berharap agar para WNI dapat kembali ke Indonesia dengan selamat.

"Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk bekerja sama secara erat dengan pihak berwenang terkait di semua area," ujar Kedubes Turki.

Menanggapi kepulangan sembilan WNI yang difasilitasi oleh Turki, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan, "Kami berterima kasih kepada pemerintah Turki atas dukungan penuh mereka dalam membantu kepulangan sembilan WNI."

Identitas 9 WNI yang Ditangkap Israel

Adapun sembilan WNI yang dimaksud antara lain:

  1. Thoudy Badai, jurnalis Republika
  2. Hendro Prasetyo, aktivis SMART 171
  3. Andre Prasetyo, jurnalis Tempo
  4. Andi Angga Prasadewa, relawan Rumah Zakat
  5. Ronggo Wirasanu, relawan Dompet Dhuafa
  6. Herman Budianto, relawan Dompet Dhuafa
  7. As'ad Aras, aktivis Spirit of Aqsa
  8. Rahendro Herubowo, jurnalis iNews
  9. Bambang Nuroyono, jurnalis Republika

Pihak Kementerian Luar Negeri RI belum dapat memastikan kapan para WNI tersebut akan tiba di tanah air. Namun, dikonfirmasi bahwa sebelum kepulangan, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan.