BYD Kuasai Pasar Kendaraan Elektrifikasi Indonesia, Ini Model Terlarisnya

Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat sepanjang 2026

Diterbitkan 23 September 2026, 06:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia, terus menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat di sepanjang tahun ini. Selama periode Januari–Agustus 2026, penjualan NEV telah melampaui 110 ribu unit dengan kenaikan konsisten setiap bulan, dan pada Agustus penjualannya melonjak 22 persen dibandingkan Juli tahun ini.

Di tengah momentum tersebut, BYD Indonesia mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di pasar NEV nasional. Hingga Agustus 2026, pabrikan asal Tiongkok ini mencatatkan wholesales atau dari pabrik ke dealer, lebih dari 40.600 unit dengan pangsa pasar sekitar 37 persen.

Kontribusi terbesar datang dari performa Atto 1 dan M6 DM, yang mencatat hasil kuat di segmen masing-masing.

Pertumbuhan pasar juga didorong oleh lonjakan penjualan Battery Electric Vehicle (BEV). Pada semester pertama 2026, penjualan BEV nasional telah menembus 84 ribu unit atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, segmen Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) turut mencatat pertumbuhan pesat. Selama semester pertama 2026, penjualannya mencapai sekitar 7.000 unit atau lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia menjelaskan, Agustus 2026 menjadi momentum yang menggembirakan bagi perkembangan kendaraan energi baru di Indonesia.

"Ketika sebuah kendaraan energi baru telah menjadi model dengan penjualan tertinggi secara nasional, hal tersebut menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak lagi menjadi solusi alternatif, tetapi mulai menjadi bagian dari arus utama mobilitas masyarakat Indonesia," ujar Luther.

BYD Atto 1 Pimpin Penjualan Nasional

Berdasarkan model, BYD Atto 1 berhasil jadi yang terlaris pada Agustus 2026, setelah membukukan wholesales 5.560 unit.

Angka tersebut menjadikannya model kendaraan dengan penjualan tertinggi secara nasional pada bulan itu, melampaui seluruh model lain yang dipasarkan di Indonesia.

Penjualannya juga tumbuh 31 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan berhasil menguasai 44 persen pangsa pasar di segmen Low & LCGC Hatchback.

"Kami menyambut positif perkembangan pasar BEV di Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan. Pada semester pertama 2026, penjualan BEV telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan tren positif tersebut berlanjut hingga Agustus," tambah Luther.

Di segmen PHEV, BYD M6 DM menjadi salah satu kontributor terbesar sejak diperkenalkan pada Mei 2026.

MPV keluarga berteknologi Dual Mode ini menguasai 47 persen pangsa pasar PHEV pada semester pertama 2026, dengan penjualan kumulatif melampaui 4.400 unit hingga Agustus 2026.

Selama tiga bulan berturut-turut, BYD M6 DM juga menjadi model terlaris di segmen DM, dengan pangsa pasar mencapai 69 persen.

Memasuki Agustus, penjualan BYD M6 DM kembali meningkat 34 persen dibandingkan bulan sebelumnya.