BYD Ungkap Fakta di Balik Kebakaran Pabrik Subang

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi akibat

Diterbitkan 12 Juni 2026, 19:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT BYD Motor Indonesia kembali memberikan klarifikasi terkait insiden kebakaran yang terjadi di area pabrik mereka di Subang, Jawa Barat, pada 3 Juni 2026. Pabrikan kendaraan listrik asal Tiongkok tersebut memastikan kejadian itu hanya merupakan insiden kecil yang tidak berdampak pada aktivitas pembangunan maupun persiapan operasional fasilitas produksi.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi akibat kelalaian dari salah satu pihak kontraktor yang tengah bekerja di area proyek.

"(Kebakaran) itu hanya insiden kecil. Memang ada sedikit keteledoran dari oknum pihak kontraktor sehingga menyebabkan bagian kecil di posisi atap yang terbakar," ujar Luther Panjaitan di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Menurut Luther, material yang terbakar terdiri dari bahan tertentu yang menghasilkan asap cukup tebal. Meski demikian, proses pemadaman berlangsung cepat berkat penanganan mandiri dan dukungan fasilitas pemadam yang tersedia di lokasi.

"Namun memang terlihat asapnya ngebul karena material yang terbakar berbahan plastik dan karet. Aktivitas pabrik tetap berjalan, tidak terganggu, termasuk persiapan finalisasinya," jelasnya.

Ia menambahkan, insiden tersebut berhasil ditangani dalam waktu sekitar 10 menit sehingga tidak menimbulkan gangguan signifikan terhadap proyek pembangunan pabrik.

Munculnya asap tebal saat kejadian sempat menarik perhatian masyarakat dan beredar luas di media sosial. Namun, BYD menegaskan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh karakteristik material yang terbakar, bukan karena besarnya skala kebakaran.

Material berbahan plastik dan karet diketahui menghasilkan asap pekat ketika terbakar. Karena itu, visual asap yang terlihat cukup besar tidak mencerminkan tingkat kerusakan yang terjadi di lokasi.

BYD memastikan area yang terdampak hanya sebagian kecil pada bagian atap bangunan dan tidak memengaruhi struktur utama fasilitas produksi.

Pasca insiden tersebut, proses pembangunan pabrik BYD di Subang disebut telah kembali berjalan normal. Seluruh aktivitas proyek, termasuk tahap finalisasi fasilitas produksi kendaraan listrik, tetap berlangsung sesuai rencana.

 

Sekilas Tentang Pabrik BYD

Pabrik BYD berlokasi di kawasan Subang Smartpolitan, Kecamatan Cipeundeuy, Jawa Barat. Kawasan ini dipilih karena memiliki posisi strategis yang dekat dengan Pelabuhan Patimban serta berada dalam koridor industri otomotif yang terhubung dengan Karawang dan Cikarang.

Keberadaan akses logistik yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung distribusi kendaraan untuk pasar domestik maupun ekspor.

Pabrik BYD di Subang dibangun di atas lahan seluas sekitar 100 hektar dan akan menjadi pusat produksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) perusahaan di Indonesia.

Fasilitas tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun. Selain memenuhi permintaan pasar nasional, pabrik ini juga akan menjadi basis ekspor kendaraan listrik BYD ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.

Investasi yang digelontorkan untuk pembangunan fasilitas tersebut disebut mencapai nilai triliunan rupiah, sekaligus menegaskan komitmen BYD dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Meski belum diumumkan beroperasi secara penuh, BYD mengungkapkan bahwa fasilitas di Subang sebenarnya telah mulai memproduksi sejumlah kendaraan untuk kebutuhan tertentu.

Unit-unit yang diproduksi saat ini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari kendaraan display di jaringan showroom, armada test drive, hingga kebutuhan pengujian produk.

"Dan kita lihat bersama juga ada beberapa kendaraan khususnya untuk display, test drive, kemudian kepentingan pengujian semuanya sudah diproduksi di fasilitas tersebut," kata Luther.

Pernyataan tersebut sekaligus mengindikasikan bahwa proses persiapan produksi di pabrik BYD Subang telah memasuki tahap yang semakin matang menjelang operasional penuh dalam waktu mendatang.