Bukan Cuma Baterai Jumbo, Denza N8L EV Punya Kejutan Lain

Denza N8L EV merupakan SUV besar dengan konfigurasi enam penumpang.

Diterbitkan 09 September 2026, 06:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan otomotif asal China, BYD, kembali menghadirkan gebrakan di pasar kendaraan listrik. Melalui merek premium miliknya, Denza, perusahaan tersebut bersiap meluncurkan Denza N8L versi listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) di China pada 14 September 2026.

Mengutip laman CarNewsChina, Selasa (8/9/2026), Denza N8L EV merupakan SUV besar dengan konfigurasi enam penumpang.

Mobil listrik ini dibekali baterai berkapasitas 130,15 kWh yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 960 kilometer berdasarkan pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).

Denza N8L EV menjadi anggota baru dalam keluarga N8L yang sebelumnya hadir dalam format plug-in hybrid (PHEV).

Untuk versi listrik murni, Denza N8L EV menggunakan Blade Battery berteknologi lithium iron phosphate (LFP). Baterai tersebut dipasok oleh FinDreams Battery, perusahaan baterai yang masih berada di bawah BYD.

Dengan kapasitas 130,15 kWh, Denza mengklaim N8L EV mampu menempuh jarak hingga 960 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC.

Sementara jika menggunakan standar Worldwide Harmonized Light-Duty Vehicles Test Cycle (WLTC), jarak tempuhnya diperkirakan berada di kisaran 785 km.

Meski demikian, angka tersebut tetap perlu dipahami sebagai hasil pengujian dalam kondisi tertentu.

Jarak tempuh aktual di penggunaan sehari-hari dapat berbeda, tergantung berbagai faktor seperti kecepatan, kondisi jalan, cuaca, beban kendaraan, serta gaya berkendara.

Kapasitas baterai besar tersebut sejalan dengan dimensi Denza N8L EV yang tergolong bongsor.

SUV listrik ini memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.820 mm. Sementara jarak sumbu rodanya mencapai 3.075 mm.

Dengan ukuran tersebut, bobot kosong Denza N8L EV tercatat mencapai 3.110 kilogram.

Menariknya, meski mengusung bodi besar, Denza membekali N8L EV dengan konfigurasi penggerak roda belakang yang relatif sederhana.

 

Kelengkapan Lainnya

Berbeda dengan versi plug-in hybrid, Denza N8L EV hanya mengandalkan satu motor listrik permanent magnet synchronous yang ditempatkan di bagian belakang.

Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 370 kW atau sekitar 503 hp. Sementara kecepatan maksimum SUV listrik ini diklaim mencapai 240 km per jam.

Konfigurasi penggerak belakang tersebut juga memberikan keuntungan berupa ruang tambahan di bagian depan kendaraan.

Denza memanfaatkannya sebagai frunk atau bagasi depan dengan kapasitas mencapai 208 liter.

Tak sekadar menjadi ruang penyimpanan tambahan, frunk Denza N8L EV memiliki penutup yang dilengkapi saluran pembuangan air.

Dengan demikian, area tersebut memungkinkan untuk dibersihkan menggunakan air dan dapat dimanfaatkan membawa perlengkapan untuk aktivitas luar ruang, seperti berkemah maupun kegiatan di pantai.

Untuk menunjang kenyamanan sekaligus kemampuan bermanuver, Denza N8L EV dilengkapi sistem DiSus-A dual-chamber air suspension.

SUV listrik ini juga mendapatkan fitur active rear-wheel steering. Sistem tersebut memungkinkan roda belakang berbelok hingga 10 derajat ke masing-masing arah.

Berkat teknologi tersebut, radius putar Denza N8L EV tercatat hanya 4,58 meter. Angka ini cukup menarik mengingat mobil memiliki dimensi bodi yang mencapai lebih dari lima meter.

Kemampuan tersebut diharapkan membuat N8L EV lebih mudah bermanuver ketika digunakan di area perkotaan maupun saat melakukan parkir.

 

Konfigurasi Tempat Duduk

Masuk ke bagian interior, Denza N8L EV menawarkan konfigurasi enam kursi dengan susunan 2+2+2.

Konfigurasi tersebut membuat SUV listrik ini menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan berukuran besar dengan ruang kabin lebih lega serta kapasitas penumpang yang cukup banyak.

Dengan tiga baris kursi, N8L EV menawarkan karakter sebuah SUV keluarga premium yang mengutamakan kenyamanan penumpang.

Dari sisi teknologi, Denza N8L EV dibekali sistem bantuan pengemudi DiPilot 300, yang di pasar China juga dikenal sebagai God’s Eye B.

Sistem tersebut didukung perangkat sensor yang cukup lengkap, terdiri dari satu sensor LiDAR, lima radar gelombang milimeter, 12 radar ultrasonik, serta 12 kamera.

Kombinasi berbagai sensor tersebut memungkinkan sistem bantuan pengemudi menjalankan sejumlah fungsi.

Di antaranya bantuan berkendara di jalan tol dan perkotaan, navigasi dari titik ke titik, parkir otomatis, hingga kemampuan membantu menghindari berbagai rintangan.

Menjelang peluncurannya, Denza masih belum mengungkap harga resmi N8L EV untuk pasar China.

Informasi mengenai harga serta detail spesifikasi lainnya diperkirakan akan diumumkan ketika SUV listrik tersebut resmi meluncur pada 14 September 2026.

Jika melihat spesifikasi yang ditawarkan, Denza N8L EV hadir sebagai SUV listrik berukuran besar dengan kombinasi baterai berkapasitas besar, tenaga lebih dari 500 hp, kabin enam penumpang, serta teknologi bantuan pengemudi yang cukup lengkap.