Deretan Mobil BYD yang Dirakit Lokal di Pabrik Subang

Di pabrik BYD sendiri, memang Denza D9 sudah terlihat terparkir bersama model BYD lainnya, seperti Atto 1 dan M6 DM

Diterbitkan 04 September 2026, 17:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat telah merakit dua model, yaitu M6 DM dan Atto 1. Jenama asal China ini, juga berencana untuk bisa produksi berbagai kendaraannya, terlebih yang cukup populer di pasar otomotif nasional.

Pantauan Liputan6.com saat mengikuti tour pabrik,  Atto 1 dan M6 DM sudah berada di jalur produksi. Berdasarkan keterangan salah satu staf BYD yang menemani melihat pabrik yang terletak di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, M6 EV dan juga Denza D9 saat ini tengah dilakukan persiapan, dan trial untuk bisa diproduksi massal.

"Kemungkinan tahun ini juga, tapi kapan waktu tepatnya (produksi M6 EV dan Denza D9) saya belum bisa memberikan informasi detail," jelasnya.

Di pabrik BYD sendiri, Denza D9 sudah terlihat terparkir bersama model BYD lainnya, seperti Atto 1. Hal tersebut, menjadi indikasi yang cukup kuat, jika MPV mewah listrik Tiongkok ini, juga siap diproduksi secara lokal.

Mencoba mengkonfirmasi kepada Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan, saat peresmian pabrik BYD Subang, dirinya menegaskan untuk model yang diproduksi lokal, memang kendaraan yang benar-benar memberikan volume yang cukup signifikan.

Artinya, mobil tersebut, merupakan yang diterima cukup baik oleh konsumen di Indonesia.

"Pada saat ini, kami memang secara perlahan-lahan mulai membuat produk-produk itu diproduksi secara domestik, khususnya yang menyumbang volume cukup signifikan, yaitu Atto 3 dan M6," jelas Luther.

Denza D9 Menyusul Diproduksi Lokal

Sementara itu, ketika ditanya terkait kehadiran Denza D9 yang sudah ikut dipajang dan terparkir di pabrik BYD Subang, Luther tidak membantah, jika model mewah bertenaga baterai ini kemungkinan juga siap diproduksi massal.

"Nah, mungkin itu (Denza)," tukas Luther.

Sebagai informasi, pabrik BYD Subang berdiri di atas lahan sekitar 126 hektare dengan nilai investasi mencapai Rp 11,7 triliun.

Jika ditotal dengan seluruh ekosistem pendukungnya, tidak hanya pabrik, total mencapai Rp 16 triliun.

Fasilitas perakitan ini sendiri, memiliki kapasitas produksi hingga 150 ribu unit kendaraan per tahun.

Apabila beroperasi pada kapasitas penuh, fasilitas produksi tersebut berpotensi menyerap lebih dari 20 ribu tenaga kerja lokal.