Nissan Micra EV 2026 Punya Kejutan di Balik Bodinya yang Mungil

Nissan membekali Micra EV dengan baterai berkapasitas 52 kWh yang menggerakkan motor listrik berdaya 150 hp

Diterbitkan 02 September 2026, 16:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Evolusi Nissan Micra memasuki babak baru. Setelah dikenal sebagai salah satu mobil perkotaan ikonik sejak era 1980-an, Nissan Micra EV 2026 kini hadir sebagai kendaraan listrik murni dengan tetap mempertahankan karakter kompak yang menjadi ciri khasnya.

Mengusung kode bodi K15, hatchback listrik ini memiliki dimensi yang tetap berada di bawah 4 meter. Ukuran tersebut membuat Nissan Micra EV 2026 menjadi salah satu opsi menarik untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, terutama di tengah lingkungan jalan yang semakin padat.

Mengutip laman ArenaEV, Rabu (2/9/2026), pengujian terhadap varian dengan jarak tempuh lebih jauh menunjukkan bahwa transformasi Micra tidak sekadar mengganti mesin konvensional dengan motor listrik.

Nissan membekali Micra EV dengan baterai berkapasitas 52 kWh yang menggerakkan motor listrik berdaya 150 hp pada roda depan. Kombinasi tersebut diklaim mampu membawa mobil menempuh jarak lebih dari 400 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Secara teknis, Nissan Micra EV memiliki hubungan erat dengan Renault 5 E-Tech. Keduanya berbagi platform dan sebagian besar rancangan interior.

Meski demikian, Nissan tidak sekadar melakukan rebadge. Pabrikan Jepang tersebut memberikan karakter tersendiri melalui racikan motor listrik, penyetelan suspensi, hingga desain eksterior.

Bodi Micra EV tampil dengan bentuk yang lebih membulat dan elegan. Desain tersebut tetap mempertahankan kesan sebagai mobil perkotaan yang mudah dikenali, tetapi dengan sentuhan modern untuk era elektrifikasi.

Penggunaan platform bersama Renault 5 E-Tech juga memberikan keuntungan dari sisi pengembangan. Namun, karakter berkendara Nissan Micra EV dibuat berbeda sehingga mobil ini memiliki identitas tersendiri ketika digunakan di jalan.

Salah satu kejutan terbesar Nissan Micra EV terletak pada aspek kepraktisan kabin. Meskipun memiliki bodi kurang dari 4 meter, ruang baris keduanya tergolong lapang.

Bahkan, empat penumpang dewasa dapat ditempatkan dengan nyaman. Kondisi tersebut terbilang jarang ditemukan pada mobil kompak di kelasnya.

Kelegaan kabin menjadi nilai tambah penting untuk penggunaan sehari-hari. Nissan tampaknya berusaha memaksimalkan setiap ruang yang tersedia tanpa harus membuat dimensi bodi menjadi lebih besar.

Namun, bukan berarti Micra EV terbebas dari kekurangan. Mobil ini tidak memiliki bagasi depan atau frunk. Selain itu, ketika kursi belakang dilipat, permukaan lantai bagasi belum sepenuhnya rata.

Kualitas kamera parkir juga dinilai masih terasa seperti teknologi dari generasi sebelumnya. Kendati demikian, kekurangan tersebut tidak sampai menghilangkan keunggulan Micra EV sebagai hatchback listrik perkotaan.

Di balik ukurannya yang mungil, performa Nissan Micra EV 2026 justru menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian.

Pengendalian mobil terasa stabil ketika diajak melewati tikungan tajam. Respons setir juga memberikan umpan balik yang baik sehingga pengemudi dapat merasakan karakter mobil secara lebih natural.

Nissan turut membekali Micra EV dengan radius putar yang kecil. Fitur tersebut sangat berguna ketika mobil harus bermanuver di jalan perkotaan yang sempit maupun saat melakukan parkir.

Suspensinya juga menjadi salah satu keunggulan. Kemampuan meredam guncangan ketika melewati jalan berlubang terasa halus sehingga kenyamanan penumpang tetap terjaga.

Kombinasi antara handling yang stabil, setir responsif, radius putar kecil, dan suspensi nyaman membuat Micra EV tidak hanya cocok sebagai kendaraan praktis, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan.

 

Kelengkapan Lainnya

Dari sisi teknologi, Nissan Micra EV 2026 dibekali sistem infotainment yang terintegrasi dengan ekosistem Google.

Sistem tersebut mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel. Pengemudi pun dapat mengakses berbagai fungsi konektivitas tanpa harus selalu menghubungkan smartphone menggunakan kabel.

Pengoperasian sejumlah fitur keselamatan juga dibuat lebih sederhana. Nissan menyediakan mode Perso yang dapat diakses hanya dengan dua kali sentuhan tombol pada lingkar kemudi.

Kemudahan tersebut membuat pengemudi dapat menyesuaikan pengaturan kendaraan dengan lebih praktis tanpa harus terlalu sering masuk ke berbagai menu di layar infotainment.

Kelahiran kembali Nissan Micra sebagai mobil listrik menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak harus menghilangkan karakter khas kendaraan mungil.

Dengan dimensi di bawah 4 meter, baterai 52 kWh, motor listrik 150 hp, dan klaim jarak tempuh lebih dari 400 km, Micra EV menawarkan kombinasi yang cukup menarik untuk kebutuhan mobilitas modern.

Lebih dari itu, Nissan mampu mempertahankan keunggulan mobil kompak melalui kabin yang lapang dan kemampuan bermanuver di ruang terbatas. Suspensi yang nyaman serta handling stabil juga membuatnya tidak kehilangan unsur kesenangan berkendara.

Jika melihat keseluruhan paket yang ditawarkan, Nissan Micra EV 2026 berpotensi menjadi salah satu tolok ukur baru bagi city car listrik di pasar global.

Mobil ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik berukuran kecil tetap dapat menawarkan kenyamanan, teknologi, efisiensi, sekaligus karakter berkendara yang matang.