Menlu Sugiono: 9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan

Kepastian ini disampaikan oleh Menlu Sugiono dalam rekaman video yang disiarkan lewat akun MoFA Indonesia.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 20:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 kini telah meninggalkan wilayah Israel.

Kini, sembilan WNI ini tengah menuju Istanbul, Turki, sebelum dipulangkan ke Tanah Air.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono melalui rekaman video yang diunggah di kanal YouTube Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis (21/5/2026).

“Pemerintah Indonesia dengan penuh rasa syukur menyampaikan bahwa sembilan warga negara Indonesia yang ditangkap oleh militer Israel saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air,” kata Sugiono.

Sugiono menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Turki yang disebut berperan aktif dalam membantu proses pembebasan dan pemulangan para WNI tersebut.

Menurutnya, perkembangan itu merupakan hasil koordinasi intensif yang dilakukan pemerintah Indonesia sejak menerima laporan pencegatan armada Global Sumud Flotilla 2.0 oleh militer Israel.

Kementerian Luar Negeri, kata dia, mengoptimalkan berbagai jalur diplomatik melalui sejumlah perwakilan RI di luar negeri, termasuk Kedutaan Besar RI di Ankara, Kairo, Roma, dan Amman, serta Konsulat Jenderal RI di Istanbul.

“Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi aktif dengan otoritas dan mitra internasional terkait guna memastikan keselamatan dan percepatan pembebasan seluruh warga negara Indonesia,” ujarnya.

 

Kecaman Pemerintah Indonesia

Sugiono kembali menegaskan kecaman Indonesia terhadap perlakuan yang diterima para relawan selama masa penahanan.

Ia menyebut tindakan yang merendahkan martabat relawan sipil dalam misi kemanusiaan sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

“Pemerintah Indonesia sekali lagi menegaskan kecamannya atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan,” kata Sugiono.

Pemerintah, lanjut dia, akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh WNI tiba di Indonesia dalam kondisi aman dan sehat.

Sugiono juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi I DPR RI, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses diplomasi dan pembebasan para WNI tersebut.

Sebelumnya, sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 ditangkap militer Israel setelah armada bantuan menuju Gaza dicegat di perairan internasional.