Liputan6.com, Jakarta - Warga Perumahan Villa Pamulang dikejutkan dengan teror pembakaran pagar rumah. Aksi terduga dua pelaku ini sempat terekam CCTV. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua orang memasuki area perumahan. Keduanya mendatangi lokasi sekitar rumah korban dengan menggunakan sepeda motor.
Kedua pelaku sempat melihat situasi rumah korban dan sempat berhenti tidak jauh dari rumah korban. Setelah itu, keduanya mendekati rumah korban menggunakan sepeda motor yang digunakannya.
Satu pelaku mengenakan pakaian hitam tanpa penutup kepala mencoba mendatangi rumah korban, sedangkan pelaku kedua menggunakan sweater dan helm menunggu di depan rumah korban.
Advertisement
Pelaku yang tidak mengenakan penutup kepala, mendatangi rumah korban setelah memastikan situasi di sekitarnya sepi. Tidak lama berselang, dia membakar rumah korban diduga menggunakan bensin dan korek api.
“Dari Polsek (Bojongsari) sudah cek TKP ke lokasi, sekarang masih dalam proses penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra, Senin (6/7/2026).
Hendra menjelaskan, polisi bersama warga pada saat kejadian mendatangi lokasi dan berusaha mematikan api, untuk mencegah terjadinya kebakaran.
“Korban tidak kenal (tersangka), satu (tersangka pembakaran),” jelas Hendra.
Berdasarkan penyelidikan sementara kepolisian, pelaku membakar rumah korban dengan cara dibakar menggunakan bensin. Pada saat kejadian korban sempat mencium adanya bau bensin dan melihat api sudah membakar pagar rumahnya.
“Posisi sudah menyala (terbakar), ada bau bensin, langsung menghubungi Polsek,” tutur Hendra.
Sebelumnya pada hari yang sama namun berbeda lokasi, Rumah pengacara Novianus Martin Bau (38) di Perumahan Daun Hijau Residence, Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, diduga menjadi sasaran teror.
Dugaan pengancaman itu terjadi setelah sebuah drone menjatuhkan benda menyerupai granat beserta surat ancaman di halaman rumah Novianus.
“Benar, petugas telah menerima laporan adanya benda mencurigakan yang menempel pada drone dan diduga menyerupai granat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Senin (6/7/2026).
“Petugas langsung mendatangi lokasi, mengamankan TKP, memasang police line, serta berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob dan Inafis untuk penanganan lebih lanjut,” sambungnya.
Hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan Tim Gegana Brimob memastikan benda yang semula dicurigai sebagai bahan peledak itu bukan bom.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan penanganan oleh Tim Gegana Brimob, benda yang semula dicurigai sebagai bahan peledak dipastikan merupakan barang yang menyerupai atau replika granat, bukan bahan peledak,” ujarnya.
Saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut. Polisi telah meminta keterangan pelapor dan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa, termasuk dugaan motif di balik aksi tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288860/original/017557600_1783337882-VID-20260706-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287363/original/043854100_1783221063-rumah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4297255/original/095129700_1674198688-ilustrasi_tabrakan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8218308/original/037943300_1781077965-warga-ketakutan-beruang-masuk-permukiman-hingga-kampus-di-jepang-e38646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6221599/original/042171800_1779098693-IMG_20260518_143258.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5687936/original/063369200_1778562368-InShot_20260512_075925441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570553/original/090989100_1777530618-1001211833.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/842540/original/088747700_1427977385-Theodore_Kaczynski.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542483/original/088102000_1774944480-IMG_9785__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536779/original/037147900_1774341957-Teror_Bom_Molotov_di_Palembang.jpg)