Liputan6.com, Jakarta - Trik menghilangkan bau gorengan menjadi informasi yang banyak dicari karena aroma minyak setelah memasak sering bertahan cukup lama di dalam rumah. Bau tersebut dapat menyebar ke ruang tamu, kamar, hingga menempel pada kain dan perabot sehingga membuat suasana rumah terasa kurang nyaman. Kondisi ini biasanya muncul ketika sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik selama proses menggoreng.
Bau gorengan sebenarnya tidak selalu harus diatasi dengan produk khusus. Banyak cara yang dapat dilakukan menggunakan bahan yang sudah tersedia di rumah. Langkah sederhana yang dilakukan sesaat setelah memasak sering kali membantu mengurangi bau sebelum menyebar ke seluruh ruangan.
Melalui beberapa langkah yang mudah diterapkan, bau bekas gorengan dapat berkurang tanpa memerlukan banyak biaya. Berikut Liputan6 hadirkan 8 cara yang dapat dicoba beserta penyebab munculnya bau, langkah mengatasinya, dan upaya yang dapat dilakukan agar aroma gorengan tidak mudah kembali memenuhi rumah, Senin (6/7).
Advertisement
1. Buka Pintu dan Jendela Setelah Menggoreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288713/original/029466400_1783330937-Trik_Menghilangkan_Bau_Gorengan_yang_Menempel_di_Rumah_Model_Buka_Pintu_dan_Jendela_Setelah_Menggoreng.jpg)
Bau gorengan biasanya muncul karena asap hasil memasak tertahan di dalam ruangan. Ketika pintu dan jendela tetap tertutup, udara bercampur dengan aroma minyak lalu menyebar ke berbagai sudut rumah. Kondisi tersebut membuat bau bertahan lebih lama meski proses memasak telah selesai. Trik menghilangkan bau gorengan dapat dimulai dengan membuka jalur keluar masuk udara.
Cara menghilangkannya cukup sederhana. Setelah selesai menggoreng, segera buka pintu dan jendela agar udara di dalam rumah berganti dengan udara dari luar. Langkah ini membantu membawa keluar bau yang masih berada di sekitar dapur sehingga penyebarannya dapat berkurang.
Sebagai antisipasi, biasakan membuka ventilasi sejak mulai memasak. Kebiasaan ini membantu menjaga pertukaran udara selama proses menggoreng sehingga aroma minyak tidak mudah berkumpul di dalam rumah.
Advertisement
2. Nyalakan Kipas untuk Mengarahkan Udara Keluar
Bau gorengan dapat bertahan ketika udara di dapur tidak bergerak. Asap hasil menggoreng akan terus berada di dalam ruangan lalu perlahan menyebar ke ruang lain. Kondisi tersebut sering terjadi pada rumah yang memiliki sedikit bukaan udara.
Cara menghilangkannya adalah menyalakan kipas angin yang diarahkan menuju pintu atau jendela terbuka. Aliran udara membantu mendorong asap keluar sehingga bau tidak terus berada di dalam ruangan. Trik menghilangkan bau gorengan ini mudah dilakukan tanpa memerlukan perlengkapan tambahan.
Untuk mencegah bau muncul kembali, gunakan kipas sejak proses memasak dimulai hingga beberapa saat setelah selesai. Cara ini membantu mengurangi penumpukan udara yang membawa aroma minyak.
3. Rebus Air dengan Irisan Lemon atau Jeruk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288715/original/056846200_1783330937-Trik_Menghilangkan_Bau_Gorengan_yang_Menempel_di_Rumah_Model_Rebus_Air_dengn_Irisan_Lemon.jpg)
Salah satu penyebab bau gorengan bertahan adalah aroma minyak yang masih berada di udara setelah memasak selesai. Jika tidak segera ditangani, bau tersebut dapat bertahan selama beberapa jam bahkan lebih lama.
Cara mengatasinya yaitu merebus air bersama irisan lemon atau jeruk selama beberapa menit. Uap dari rebusan membantu mengurangi bau yang masih berada di dalam ruangan. Trik menghilangkan bau gorengan ini dapat dilakukan menggunakan bahan yang mudah ditemukan di rumah.
Sebagai langkah pencegahan, rebusan dapat dibuat setelah selesai memasak setiap kali menggoreng dalam jumlah banyak. Cara tersebut membantu menjaga udara di sekitar dapur tetap nyaman digunakan.
Advertisement
4. Letakkan Mangkuk Berisi Cuka di Dapur
Bau gorengan sering kali bertahan karena masih ada sisa aroma minyak yang berada di udara. Semakin lama dibiarkan, bau tersebut dapat menyebar ke ruangan lain dan menempel pada berbagai benda di dalam rumah.
Cara menghilangkannya yaitu meletakkan mangkuk berisi cuka di area dapur setelah selesai menggoreng. Diamkan selama beberapa waktu agar bau yang masih tersisa berkurang. Trik menghilangkan bau gorengan ini dapat dilakukan tanpa langkah yang rumit.
Sebagai antisipasi, lakukan cara tersebut setiap selesai memasak makanan yang menggunakan banyak minyak. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi bau sebelum menyebar lebih jauh.
5. Bersihkan Kompor dan Area Sekitarnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288716/original/064981200_1783330937-Trik_Menghilangkan_Bau_Gorengan_yang_Menempel_di_Rumah_Model_Bersihkan_Kompor_dan_Area_Sekitar.jpg)
Sisa minyak yang menempel pada kompor, meja dapur, atau dinding menjadi penyebab bau gorengan bertahan lebih lama. Ketika tidak segera dibersihkan, sisa minyak terus mengeluarkan aroma meski proses memasak telah selesai.
Cara menghilangkannya adalah membersihkan seluruh permukaan yang terkena cipratan minyak menggunakan kain yang dibasahi air dan sabun. Langkah sederhana ini membantu mengangkat sisa minyak yang menjadi sumber bau. Trik menghilangkan bau gorengan akan lebih efektif jika dilakukan segera setelah memasak.
Sebagai pencegahan, biasakan membersihkan dapur setiap selesai digunakan. Dengan begitu, sisa minyak tidak menumpuk dan bau gorengan tidak mudah muncul kembali.
Advertisement
6. Cuci Lap Dapur dan Kain yang Terkena Asap
Bau gorengan juga dapat menempel pada lap dapur, serbet, atau kain yang berada di sekitar kompor. Jika kain tersebut terus digunakan tanpa dicuci, aroma minyak akan kembali menyebar ke ruangan.
Cara menghilangkannya yaitu segera mencuci kain yang digunakan selama memasak. Setelah bersih, jemur hingga kering sebelum dipakai kembali. Trik menghilangkan bau gorengan ini membantu mengurangi sumber bau yang sering tidak disadari.
Sebagai langkah antisipasi, sediakan beberapa lap dapur agar dapat diganti secara bergantian. Kebiasaan tersebut membantu menjaga area memasak tetap nyaman digunakan setiap hari.
7. Buang Sampah Dapur Setelah Memasak
Sisa bahan makanan dan minyak yang masuk ke tempat sampah dapat menjadi penyebab bau gorengan bertahan di dalam rumah. Aroma tersebut akan semakin terasa apabila sampah dibiarkan hingga keesokan hari.
Cara mengatasinya adalah membuang sampah dapur segera setelah selesai memasak. Pastikan tempat sampah ditutup dan dibersihkan secara berkala agar tidak menjadi sumber bau baru. Trik menghilangkan bau gorengan ini sering kali memberikan perubahan yang cepat.
Untuk mencegah bau kembali muncul, jangan menunggu tempat sampah penuh sebelum membuang isinya. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga udara di sekitar dapur tetap nyaman.
Advertisement
8. Gunakan Tutup Wajan Saat Menggoreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5685887/original/029096200_1778559586-6b0ff938-0638-4be1-b3a6-ad8349acdb87.jpg)
Bau gorengan muncul karena asap dan percikan minyak menyebar selama proses memasak. Semakin banyak asap yang keluar, semakin besar kemungkinan aroma menyebar ke seluruh ruangan.
Cara menghilangkannya dimulai sejak proses memasak dengan menggunakan tutup wajan ketika diperlukan. Langkah ini membantu mengurangi penyebaran asap sehingga bau tidak cepat memenuhi rumah. Trik menghilangkan bau gorengan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana saat memasak.
Sebagai antisipasi, lakukan cara ini setiap kali menggoreng makanan dalam jumlah banyak. Dipadukan dengan membuka ventilasi dan membersihkan dapur setelah memasak, bau gorengan akan lebih mudah dikendalikan sehingga rumah tetap nyaman digunakan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Menghilangkan Bau Gorengan yang Menempel di Rumah
1. Bagaimana cara menghilangkan bau gorengan yang menempel di rumah?
Bau gorengan dapat dikurangi dengan membuka pintu dan jendela, menyalakan kipas, membersihkan area dapur, serta membuang sampah setelah memasak agar sumber bau tidak bertahan di dalam rumah.
2. Kenapa bau gorengan bertahan lama di dalam rumah?
Bau gorengan bertahan karena asap dan uap minyak terperangkap di dalam ruangan, kemudian menempel pada kain, dinding, perabot, dan permukaan dapur.
3. Apakah cuka dapat membantu mengurangi bau gorengan?
Ya. Meletakkan mangkuk berisi cuka di dapur setelah memasak sering digunakan sebagai cara sederhana untuk membantu mengurangi bau yang masih berada di udara.
4. Kapan waktu terbaik membersihkan dapur setelah menggoreng?
Waktu terbaik adalah segera setelah proses memasak selesai agar sisa minyak tidak menempel lebih lama dan tidak menjadi sumber bau.
5. Bagaimana mencegah bau gorengan muncul kembali?
Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga sirkulasi udara, membersihkan kompor dan meja dapur, mencuci lap dapur, serta membuang sampah secara rutin setelah memasak.
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288679/original/049780600_1783330551-Trik_Menghilangkan_Bau_Gorengan_yang_Menempel_di_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5698350/original/065818200_1778577265-Gemini_Generated_Image_ol3pdcol3pdcol3p.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557087/original/094749700_1776317583-Gemini_Generated_Image_r99x24r99x24r99x.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542338/original/053422100_1774940568-TPS_Rawadas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530265/original/086022600_1773398391-unnamed_-_2026-03-13T173921.996.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2978102/original/020791100_1574756671-20191126-SPBU-Pertamina-Sudah-Jual-Solar-Campur-Sawit-ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506412/original/035765800_1771462528-Pasang_Kawat_Kassa_di_Lubang_Ventilasi__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499816/original/048553300_1770795561-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465564/original/037089600_1767771007-Gemini_Generated_Image_j3lfruj3lfruj3lf.png)