Prabowo dan PM Singapura Berbisik Sebelum Berpisah

Prabowo dan PM Wong tampak saling berbisik disertai senyum hangat.

Diterbitkan 06 Juli 2026, 19:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kehangatan hubungan Indonesia dan Singapura tidak hanya tercermin dalam rangkaian pertemuan resmi di Istana Merdeka, namun juga pada momen perpisahan yang berlangsung penuh keakraban.

Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengantar keberangkatan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Prabowo dan PM Wong tampak saling berbisik disertai senyum hangat. Keduanya saling berjabat tangan dan berbincang sejenak yang mencerminkan hubungan baik antara kedua pemimpin.

Prabowo dan PM Wong kemudian berjalan beriringan menuju tangga pesawat, diiringi penghormatan dari pasukan jajar kehormatan yang berbaris di sisi kiri dan kanan.

Prabowo kemudian mengantar PM Wong hingga ke tangga pesawat. Momen tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus penegasan eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Singapura yang semakin berkembang.

Turut melepas keberangkatan PM Wong antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Hotmangaradja Pandjaitan, Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Seng, serta Atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Singapura di Republik Indonesia, ME7 Gan Chee Weng Melvin.

Prosesi pelepasan tersebut menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja PM Lawrence Wong di Indonesia yang menghasilkan berbagai capaian strategis melalui Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan dirinya dan Lawrence Wong berbicara dari hati ke hati serta berorientasi ke masa depan dalam Leaders' Retreat di Istana Merdeka Jakarta.

Prabowo menekankan kedua negara sepakat bahwa salah paham dan persepsi diselesaikan secara persahabatan dan terbuka.

"Kita telah melakukan pertemuan intensif dan sangat produktif, dari hati kehati etrbuka dan berorientasi kedepan. Kita sepakat kalau ada salah paham atau salah persepsi kita akan selesaikan sebagai sahabat dengan terbuka," kata Prabowo dalam konferensi pers usai melakukan pertemuan bilateral dengan PM Wong di Istana Merdeka.

Menurut dia, Leaders' Retreat atau pertemuan pemimpin Indonesia-Singapura menunjukkan betapa istimewanya dua negara tersebut. Prabowo menuturkan Indonesia-Singapura bukan hanya mitra dekat, namun juga memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran di kawasan ASEAN.

"Sebagai tetangga dekat, Indonesia dan Singapura sudah menjadi mitra dekat. Kita punya kepentingan bersama karena kita berada di kawasan yang sama. Sehingga stabilitas dan kemakmuran menjadi kepentingan kita bersama," jelasnya.

Prabowo menyampaikan perdamaian dan stabilitas harus terus dijaga untuk mencapai kemakmuran di kawasan. Oleh sebab itu, Prabowo mengajak PM Wong untuk menjaga perdamaian dan stabilitas untuk kemakmuran serta kesejahteraan masing-masing negara.

"Stabilitas dan perdamaian bukan yang akan datang dengan sendiri, kita sepakat bahwa kepentingan kita harus sama-sama dijaga dan harus kita lakukan kerjasama terus meneerus untuk menguntungkan dua belah pihak," tuturnya.

Prabowo menyampaikan terima kasih kepada PM Wong dan delegasi yang berkomitmenmemelihara persahabatan kerja sama dan kolaborasi dengan Indonesia.

"Sekali lagi saya tegaskan disini bahwa leaders retreat menunjukan kematangan kepercayaan dan nilai strategis hubunga Indonesia dan Singapura," pungkas Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6