Donald Trump Sebut AS Bakal Ambil Uranium Iran Jika Kesepakatan Tercapai

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negaranya akan mengambil uranium milik Iran, apabila nanti tercapai kesepakatan antara kedua negara.

Diterbitkan 24 Maret 2026, 05:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa negaranya akan mengambil uranium yang diperkaya milik Iran, apabila nanti tercapai kesepakatan antara kedua negara.

Pernyataan tersebut disampaikannya pada Senin, 23 Maret 2026, saat menanggapi pertanyaan wartawan mengenai cara AS memperoleh uranium yang selama ini menjadi sumber perselisihan dengan Iran.

Ketika ditanya bagaimana mekanismenya, Trump menjawab singkat. "Sangat mudah," tuturnya, dikutip Selasa (24/3/2026), seperti dilansir dari Antara.

"Jika kita memiliki kesepakatan dengan mereka, kita akan mengambilnya sendiri," tambah dia.

Trump juga mengungkapkan bahwa putaran pembicaraan terbaru antara Washington dan Teheran disebut terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 malam, meskipun klaim tersebut dibantah oleh pihak Iran.

"Mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Kami juga ingin membuat kesepakatan," kata Trump kepada wartawan sebelum bertolak menuju wilayah selatan Amerika Serikat.

"Kita akan bertemu hari ini mungkin melalui telepon," lanjutnya.

 

Klaim Bakal Terjadi Pertemuan

Trump turut menyebut bahwa pejabat Iran menghadapi kesulitan untuk bepergian ke luar negeri. Meski demikian, ia menyatakan bahwa pertemuan langsung antara pejabat Amerika Serikat dan Iran akan segera terjadi.

Selain itu, dalam pengumumannya terkait jeda lima hari dalam serangan terhadap fasilitas energi Iran, Trump menyampaikan bahwa langkah tersebut masih bersifat sementara.

"Kita akan lihat bagaimana hasilnya, dan jika berjalan dengan baik, kita akan menyelesaikan masalah ini. Jika tidak, kita akan terus membombardir sesuka hati kita."

Sumber: Anadolu